Iklan

Pertanyaan

Para pemimpin Indonesia dianggap cerdik dalam menjalankan organisasi bentukan Jepang, mereka cenderung melakukan hal sebaliknya dari yang diperintah Jepang. Hal cerdik apakah yang dilakukan oleh pemimpin Indonesia pada saat itu ?

Para pemimpin Indonesia dianggap cerdik dalam menjalankan organisasi bentukan Jepang, mereka cenderung melakukan hal sebaliknya dari yang diperintah Jepang. Hal cerdik apakah yang dilakukan oleh pemimpin Indonesia pada saat itu ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

55

:

05

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

hal cerdik yang dilakukan pemimpin Indonesia pada saat itu adalah memanfaatkan fasilitas-fasilitas milik Jepang untuk mempersiapkanrakyat Indonesia dalam menyambut kemerdekaan.

hal cerdik yang dilakukan pemimpin Indonesia pada saat itu adalah memanfaatkan fasilitas-fasilitas milik Jepang untuk mempersiapkan rakyat Indonesia dalam menyambut kemerdekaan.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Di masa penjajahan Hindia Belanda, organisasi sosial diprakarsai para tokoh pergerakan nasional. Namun di era pendudukan Jepang, organisasi dibentuk serta dikendalikan Jepang. Jepang memprakarsai Pusat Tenaga Rakyat atau Putera. Putera dipimpin oleh tokoh nasional yang kerap dijuluki Empat Serangkai, sebagai ganti Gerakan Tiga A yang dibubarkan karena tidak efektif.Empat Serangkai terdiri dari Soekarno, Moh Hatta, KH Mas Mansyur, dan Ki Hajar Dewantara. Mereka berpendapat sikap kooperatif dan kerja sama adalah langkah terbaik ketika perang. Dengan restu Jepang, Putera pun didirikan pada 16 April 1943. Gerakan ini tidak dibiayai pemerintah Jepang. Walaupun demikian, para pemimpin bangsa diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas Jepang seperti koran dan radio. Tujuan Putera adalah membangun dan menghidupkan kembali hal-hal yang dihancurkan Belanda. Menurut Jepang, Putera bertugas untuk memusatkan segala potensi rakyat guna membantu Jepang dalam perang. Selain tugas propaganda, Putera juga bertugas memperbaiki bidang sosial ekonomi. Dengan cara ini, para pemimpin dapat berkomunikasi secara leluasa kepada rakyat. Pada akhirnya, gerakan ini ternyata berhasil mempersiapkan mental masyarakat untuk menyambut kemerdekaan dua tahun kemudian. Dengan demikian, hal cerdik yang dilakukan pemimpin Indonesia pada saat itu adalah memanfaatkan fasilitas-fasilitas milik Jepang untuk mempersiapkanrakyat Indonesia dalam menyambut kemerdekaan.

Di masa penjajahan Hindia Belanda, organisasi sosial diprakarsai para tokoh pergerakan nasional. Namun di era pendudukan Jepang, organisasi dibentuk serta dikendalikan Jepang. Jepang memprakarsai Pusat Tenaga Rakyat atau Putera. Putera dipimpin oleh tokoh nasional yang kerap dijuluki Empat Serangkai, sebagai ganti Gerakan Tiga A yang dibubarkan karena tidak efektif. Empat Serangkai terdiri dari Soekarno, Moh Hatta, KH Mas Mansyur, dan Ki Hajar Dewantara. Mereka berpendapat sikap kooperatif dan kerja sama adalah langkah terbaik ketika perang. Dengan restu Jepang, Putera pun didirikan pada 16 April 1943.

Gerakan ini tidak dibiayai pemerintah Jepang. Walaupun demikian, para pemimpin bangsa diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas Jepang seperti koran dan radio. Tujuan Putera adalah membangun dan menghidupkan kembali hal-hal yang dihancurkan Belanda. Menurut Jepang, Putera bertugas untuk memusatkan segala potensi rakyat guna membantu Jepang dalam perang. Selain tugas propaganda, Putera juga bertugas memperbaiki bidang sosial ekonomi. Dengan cara ini, para pemimpin dapat berkomunikasi secara leluasa kepada rakyat. Pada akhirnya, gerakan ini ternyata berhasil mempersiapkan mental masyarakat untuk menyambut kemerdekaan dua tahun kemudian.

Dengan demikian, hal cerdik yang dilakukan pemimpin Indonesia pada saat itu adalah memanfaatkan fasilitas-fasilitas milik Jepang untuk mempersiapkan rakyat Indonesia dalam menyambut kemerdekaan.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Tokoh-tokoh nasional yang memilih jalan kooperatif menjadikan organisasi kerjasama yang dibentuk Jepang untuk .…

2

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia