Iklan

Pertanyaan

Pada reaksi: Cl 2 ​ + 2 KOH → KCl + KClO + H 2 ​ O bilangan oksidasi Cl berubah dari...

Pada reaksi:

bilangan oksidasi Cl berubah dari ...

  1. 2 menjadi +1 dan –1

  2. 0 menjadi –1 dan +1

  3. 2 menjadi 0 dan –1

  4. 1 menjadi 0 dan –1

  5. –1 menjadi –1 dan 0

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

44

:

08

Klaim

Iklan

A. Acfreelance

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

atom Cl mengalami perubahan biloks dari 0 menjadi -1 dan +1.

atom Cl mengalami perubahan biloks dari 0 menjadi -1 dan +1.

Pembahasan

Jadi, jawaban yang benar adalah B. Reaksi autoredoks(reaksidisproporsionasi) adalahreaksiredoks di mana satu unsur mengalamireaksireduksi dan oksidasi sekaligus. Atom Cl pada Cl 2 ​ mengalami oksidasi dan reduksi sekaligus menjadi KCl dan KClO .Berikut ini adalah reaksi autoredoks: Cl 2 ​ + 2 KOH → KCl + KClO + H 2 ​ O Terdapat 8 aturan yang harus diketahui dalam menentukan bilangan oksidasi suatu atom, antara lain adalah sebagai berikut: 1. Bilangan oksidasi unsur bebas adalah 0. 2. Bilangan oksidasi ion monoatom (1 atom) dan poliatom (lebih dari 1 atom) sesuai dengan jenis muatan ionnya. 3. Bilangan oksidasi unsur pada golongan logam IA, IIA, dan IIIA sesuai dengan golongannya. 4. Bilangan oksidasi unsur golongan transisi (golongan B) lebih dari satu. 5. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk ion = jumlah muatannya. 6. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0. 7. Bilangan oksidasi hidrogen (H) bila berikatan dengan logam = -1. Bila H berikatan dengan non-logam = +1. 8. Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa proksida = -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa non-peroksida = -2. Biloks Cl dalam reaksi: biloks Cl 2 ​ Cl biloks KCl 0 Cl biloks KClO 0 Cl ​ = = = = = = = = ​ 0 0 biloks K + Cl + 1 + Cl − 1 biloks K + Cl + O + 1 + Cl − 2 + 1 ​ Jadi, atom Cl mengalami perubahan biloks dari 0 menjadi -1 dan +1.

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

Reaksi autoredoks (reaksi disproporsionasi) adalah reaksi redoks di mana satu unsur mengalami reaksi reduksi dan oksidasi sekaligus. Atom Cl pada  mengalami oksidasi dan reduksi sekaligus menjadi  dan . Berikut ini adalah reaksi autoredoks:

Terdapat 8 aturan yang harus diketahui dalam menentukan bilangan oksidasi suatu atom, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Bilangan oksidasi unsur bebas adalah 0.

2. Bilangan oksidasi ion monoatom (1 atom) dan poliatom (lebih dari 1 atom) sesuai dengan jenis muatan ionnya.

3. Bilangan oksidasi unsur pada golongan logam IA, IIA, dan IIIA sesuai dengan golongannya.

4. Bilangan oksidasi unsur golongan transisi (golongan B) lebih dari satu.

5. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk ion = jumlah muatannya.

6. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0.

7. Bilangan oksidasi hidrogen (H) bila berikatan dengan logam = -1. Bila H berikatan dengan non-logam = +1.

8. Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa proksida = -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa non-peroksida = -2.

Biloks Cl dalam reaksi:

Jadi, atom Cl mengalami perubahan biloks dari 0 menjadi -1 dan +1.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Callysta Adelia Nisvara

Makasih ❤️

Nailah Saskiya

Ini yang aku cari! Bantu banget Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Berapakah bilangan oksidasi masing-masing unsur dalam ion berikut? CrO 4 2 − ​

1

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia