Diketahui:
Ditanyakan:
I1 dan I2?
Jawaban:
Hukum Ohm adalah suatu pernyataan bahwa besar arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar berbanding lurus dengan tegangan yang diterapkan kepadanya.
Untuk mencari arus yang pertama dan kedua ada beberapa hal yang harus kita ketahui terlebih dahulu, yaitu:
1. Mencari hambatan pengganti keseluruhan rangkaian:
Perhatikan pada gambar, R4 dan R6 tidak terhubung ke suatu tegangan, maka bisa dilepaskan. Untuk mencari hambatan penggantinya, kita harus mencarinya satu persatu dimulai dari hambatan paling kanan dengan menggunakan prinsip seri-paralel:
- R3, R5, dan R7 dirangkai secara seri:

- Rs1, dan R8 dirangkai secara paralel:
- Rp1, R2, dan R10 dirangkai secara seri:
- Rs2 dan R9 dirangkai secara paralel:
- Rp2, R1 dan R11 dirangkai secara seri:

2. Mencari arus total dan I1
Perhatikan pada gambar, I1 terletak di hambatan ke 11 (R11) yang merupakkan salah satu bagian hambatan total yang dirangkai secara seri dengan Rp2 dan R1. Pada rangkaian seri, arus yang mengalir akan sama di keseluruh hambatan, maka besar arus yang pertama (I1) akan sama dengan arus total:
3. Mencari tegangan pada rangkaian paralel yang ke-2:
Perhatikan pada gambar, I1 terletak di hambatan ke-10 (R10), dari gambar juga dapat kita ketahui, R10 merupakkan bagian dari Rs2 yang dirangkai secara paralel dengan R9. Pada rangkaian paralel, tegangannya akan sama untuk keseluruh hambatannya, jadi untuk mencari tegangan yang akan digunakkan pada rumus I2, kita bisa menggunakkan:
4. Mencari I2:

Jadi, besar arus yang pertama (I1) adalah 0,998 A dan arus yang kedua (I2) adalah 0,33 A