Iklan

Pertanyaan

Pada rangkaian berikut, gunakan prinsip seri-paralel untuk menghitung besar kuat arus I 1 ​ dan I 2 ​ .

Pada rangkaian berikut, gunakan prinsip seri-paralel untuk menghitung besar kuat arus space 

  1. horizontal ellipsis undefined 

  2. horizontal ellipsis undefined 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

57

:

52

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

besar arus yang pertama (I 1 ) adalah 0,998 A dan arus yang kedua (I 2 ) adalah 0,33 A

besar arus yang pertama (I1) adalah 0,998 A dan arus yang kedua (I2) adalah 0,33 A

Pembahasan

Pembahasan
lock

Diketahui: Ditanyakan: I 1 dan I 2 ? Jawaban: Hukum Ohm adalah suatu pernyataan bahwa besar arus listrikyang mengalir melalui sebuah penghantarberbanding lurus dengan teganganyang diterapkan kepadanya. Untuk mencari arus yang pertama dan kedua ada beberapa hal yang harus kita ketahui terlebih dahulu, yaitu: 1. Mencari hambatan pengganti keseluruhan rangkaian: Perhatikan pada gambar, R 4 dan R 6 tidak terhubung ke suatu tegangan, maka bisa dilepaskan. Untuk mencari hambatan penggantinya, kita harus mencarinya satu persatu dimulai dari hambatan paling kanan dengan menggunakan prinsip seri-paralel: - R 3 , R 5 , dan R 7 dirangkai secara seri: - R s1 , dan R 8 dirangkai secara paralel: - R p1 , R 2 , dan R 10 dirangkai secara seri: - R s2 dan R 9 dirangkai secara paralel: - R p2 , R 1 dan R 11 dirangkai secara seri: 2. Mencari arus total dan I 1 Perhatikan pada gambar, I 1 terletak di hambatan ke 11 ( R 11 ) yang merupakkan salah satu bagian hambatan total yang dirangkai secara seri dengan R p2 dan R 1 . Pada rangkaian seri, arus yang mengalir akan sama di keseluruh hambatan, maka besar arus yang pertama ( I 1 ) akan sama dengan arus total: 3. Mencari tegangan pada rangkaian paralel yang ke-2: Perhatikan pada gambar, I 1 terletak di hambatan ke-10 ( R 10 ), dari gambar juga dapat kita ketahui, R 10 merupakkan bagian dari R s2 yang dirangkai secara paralel dengan R 9 . Pada rangkaian paralel, tegangannya akan sama untuk keseluruh hambatannya, jadi untuk mencari tegangan yang akan digunakkan pada rumus I 2 , kita bisa menggunakkan: 4. Mencari I 2 : Jadi, besar arus yang pertama (I 1 ) adalah 0,998 A dan arus yang kedua (I 2 ) adalah 0,33 A

Diketahui:

V equals 6 space straight V R subscript 1 equals 2 straight capital omega R subscript 2 equals 2 straight capital omega straight R subscript 3 equals 2 straight capital omega straight R subscript 4 equals 2 straight capital omega straight R subscript 5 equals 3 straight capital omega straight R subscript 6 equals 2 straight capital omega straight R subscript 7 equals 2 straight capital omega straight R subscript 8 equals 3 straight capital omega straight R subscript 9 equals 3 straight capital omega straight R subscript 10 equals 2 straight capital omega straight R subscript 11 equals 2 straight capital omega 

Ditanyakan:

I1 dan I2?

Jawaban:

Hukum Ohm adalah suatu pernyataan bahwa besar arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar berbanding lurus dengan tegangan yang diterapkan kepadanya.

Untuk mencari arus yang pertama dan kedua ada beberapa hal yang harus kita ketahui terlebih dahulu, yaitu:

 

1. Mencari hambatan pengganti keseluruhan rangkaian:
Perhatikan pada gambar, R4 dan R6 tidak terhubung ke suatu tegangan, maka bisa dilepaskan. Untuk mencari hambatan penggantinya, kita harus mencarinya satu persatu dimulai dari hambatan paling kanan dengan menggunakan prinsip seri-paralel:

- R3, R5dan R7 dirangkai secara seri:

R subscript s 1 end subscript equals R subscript 3 plus R subscript 5 plus R subscript 7 R subscript s 1 end subscript equals 2 plus 3 plus 2 R subscript s 1 end subscript equals 7 straight capital omega

- Rs1, dan R8 dirangkai secara paralel:

1 over R subscript p 1 end subscript equals 1 over R subscript s 1 end subscript plus 1 over R subscript 8 1 over R subscript p 1 end subscript equals 1 over 7 plus 1 third 1 over R subscript P 1 end subscript equals fraction numerator 3 plus 7 over denominator 21 end fraction 1 over R subscript p 1 end subscript equals 10 over 21 R subscript p 1 end subscript equals 21 over 10 R subscript p 1 end subscript equals 2 comma 1 space straight capital omega 

- Rp1, R2, dan R10 dirangkai secara seri:

R subscript s 2 end subscript equals R subscript p 1 end subscript plus R subscript 2 plus R subscript 10 R subscript s 2 end subscript equals 2 comma 1 plus 2 plus 2 R subscript s 2 end subscript equals 6 comma 1 space straight capital omega 

- Rs2 dan R9 dirangkai secara paralel:

1 over R subscript p 2 end subscript equals 1 over R subscript s 2 end subscript plus 1 over R subscript 9 1 over R subscript p 2 end subscript equals fraction numerator 1 over denominator 6 comma 1 end fraction plus 1 third 1 over R subscript p 2 end subscript equals fraction numerator 3 plus 6 comma 1 over denominator 18 comma 3 end fraction 1 over R subscript p 2 end subscript equals fraction numerator 9 comma 1 over denominator 18 comma 3 end fraction R subscript p 2 end subscript equals fraction numerator 18 comma 3 over denominator 9 comma 1 end fraction R subscript p 2 end subscript equals 2 comma 01 space straight capital omega 

- Rp2, R1 dan R11 dirangkai secara seri: 

R subscript t o t a l end subscript equals R subscript p 2 end subscript plus R subscript 1 plus R subscript 11 R subscript t o t a l end subscript equals 2 comma 01 plus 2 plus 2 R subscript t o t a l end subscript equals 6 comma 01 space straight capital omega

2. Mencari arus total dan I1

Perhatikan pada gambar, Iterletak di hambatan ke 11 (R11) yang merupakkan salah satu bagian hambatan total yang dirangkai secara seri dengan Rp2 dan R1. Pada rangkaian seri, arus yang mengalir akan sama di keseluruh hambatan, maka besar arus yang pertama (I1) akan sama dengan arus total:  

I subscript t o t a l end subscript equals V over R subscript t o t a l end subscript I subscript t o t a l end subscript equals fraction numerator 6 over denominator 6 comma 01 end fraction I subscript t o t a l end subscript equals 0 comma 998 space straight A I subscript italic 1 equals 0 comma 998 space straight A 

3. Mencari tegangan pada rangkaian paralel yang ke-2:

Perhatikan pada gambar, I1 terletak di hambatan ke-10 (R10), dari gambar juga dapat kita ketahui, R10 merupakkan bagian dari Rs2 yang dirangkai secara paralel dengan R9. Pada rangkaian paralel, tegangannya akan sama untuk keseluruh hambatannya, jadi untuk mencari tegangan yang akan digunakkan pada rumus I2, kita bisa menggunakkan: 

V subscript p 2 end subscript equals I subscript t o t a l end subscript cross times R subscript p 2 end subscript V subscript p 2 end subscript equals 0 comma 998 cross times 2 comma 01 V subscript p 2 end subscript equals 2 comma 006 space straight V 

4. Mencari I2:

I subscript 2 equals V subscript p 2 end subscript over R subscript s 2 end subscript I subscript 2 equals fraction numerator 2 comma 006 over denominator 6 comma 1 end fraction I subscript 2 equals 0 comma 33 space straight A

Jadi, besar arus yang pertama (I1) adalah 0,998 A dan arus yang kedua (I2) adalah 0,33 A

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

19

Iklan

Pertanyaan serupa

Rangkaian sederhana 3 hambatan identik R seperti gambar. Jika titik A dan C diberi beda potensial 120 volt, maka potensial V AB adalah ....

116

4.8

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia