Iklan

Pertanyaan

Cermati paragraf berikut!


Seni batik berawal dari seni tradisional yang dibuat khusus untuk para petinggi keraton pada zaman kerajaan di nusantara. Seiring dengan perkembangannya: kini kain batik telah dipakai oleh berbagai kalangan/bahkan telah mendunia. Pada 2 Oktober 2009. UNESCO memberikan pengakuan dan mengesahkan secara resmi batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia?space

Pada paragraf tersebut terdapat kesalahan penggunaan tanda baca. Tulis dan perbaikilah paragraf tersebut menjadi paragraf yang benar!

Pada paragraf tersebut terdapat kesalahan penggunaan tanda baca. Tulis dan perbaikilah paragraf tersebut menjadi paragraf yang benar!space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

51

:

23

Klaim

Iklan

N. Juliana

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

perbaikan paragraf di atas menjadi paragraf yang benar adalah "Seni batik berawal dari seni tradisional yang dibuat khusus untuk para petinggi keraton pada zaman kerajaan di Nusantara. Seiring dengan perkembangannya, kini kain batik telah dipakai oleh berbagai kalangan, bahkan telah mendunia. Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO memberikan pengakuan dan mengesahkan secara resmi batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia."

perbaikan paragraf di atas menjadi paragraf yang benar adalah "Seni batik berawal dari seni tradisional yang dibuat khusus untuk para petinggi keraton pada zaman kerajaan di Nusantara. Seiring dengan perkembangannya, kini kain batik telah dipakai oleh berbagai kalangan, bahkan telah mendunia. Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO memberikan pengakuan dan mengesahkan secara resmi batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia."space

Pembahasan

Paragraf adalah gabungan beberapa kalimat yang saling berhubungan dan menghasilkan suatu tema tertentu. Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan. Tanda baca itu sendiri menurut aturan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) memiliki beberapa jenis, diantaranya: Tanda titik, yaitu tanda baca yang berfungsi untuk mengakhiri sebuah kalimat. Tanda koma, yaitu tanda baca yang dipakai untuk memisahkan kata seru, seperti o, ya, kasihan , atau kata-kata yang digunakan sebagai sapaan, seperti Pak, Bu, Mas , atau Dik dari kata lain yang terdapat di dalam kalimat. Tanda seru, yaitu tanda baca yang dipakai sesudah ungkapan dan pernyataan yang berupa seruan atau perintah, yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat. Tanda tanya, yaitu tanda baca yang berfungsi untuk menanyakan sesuatu. Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama nama geografi. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, serta setiap . Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap yang diikuti pemerincian atau penjelasan. Berikut ini adalah analisis kesalahan penggunaan tanda baca pada paragraf di atas, yaitu: Pada kalimat pertama, pada kata "nusantara" seharusnya menggunakan huruf kapital, yaitu "Nusantara" karena menunjukkan nama geografi. Pada kalimat kedua, setelah kata "perkembangannya:" seharusnya menggunakan tanda koma bukan titik dua, yaitu "perkembangannya," karena tidak menjelaskan perincian. Pada kalimat kedua, setelah kata "kalangan/" seharusnya menggunakan tanda koma bukan tanda miring, yaitu "kalangan," karena tidak ada kata hubung (dan, atau) yang mesti diganti. Pada kalimat ketiga, setelah kata "pada" seharusnya diberi tambahan kata "pada tanggal" karena kalimatnya dirasakan rancu. Pada kalimat ketiga, setelah kata "2009." seharusnya menggunakan tanda koma, yaitu "2009," karena kalimat tersebut masih berlanjut dan belum berakhir. Pada kalimat ketiga, setelah kata "dunia?" seharusnya menggunakan tanda titik, yaitu "dunia." karena menunjukkan akhir dari sebuah kalimat dan bukan berisi kalimat tanya. Dengan demikian, perbaikan paragraf di atas menjadi paragraf yang benar adalah "Seni batik berawal dari seni tradisional yang dibuat khusus untuk para petinggi keraton pada zaman kerajaan di Nusantara. Seiring dengan perkembangannya, kini kain batik telah dipakai oleh berbagai kalangan, bahkan telah mendunia. Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO memberikan pengakuan dan mengesahkan secara resmi batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia."

Paragraf adalah gabungan beberapa kalimat yang saling berhubungan dan menghasilkan suatu tema tertentu.

Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan.

Tanda baca itu sendiri menurut aturan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) memiliki beberapa jenis, diantaranya:

  • Tanda titik, yaitu tanda baca yang berfungsi untuk mengakhiri sebuah kalimat.
  • Tanda koma, yaitu tanda baca yang dipakai untuk memisahkan kata seru, seperti o, ya, kasihan, atau kata-kata yang digunakan sebagai sapaan, seperti Pak, Bu, Mas, atau Dik dari kata lain yang terdapat di dalam kalimat.
  • Tanda seru, yaitu tanda baca yang dipakai sesudah ungkapan dan pernyataan yang berupa seruan atau perintah, yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.
  • Tanda tanya, yaitu tanda baca yang berfungsi untuk menanyakan sesuatu.
  • Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama nama geografi.
  • Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, serta setiap.
  • Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap yang diikuti pemerincian atau penjelasan.

Berikut ini adalah analisis kesalahan penggunaan tanda baca pada paragraf di atas, yaitu:

  1. Pada kalimat pertama, pada kata "nusantara" seharusnya menggunakan huruf kapital, yaitu "Nusantara" karena menunjukkan nama geografi.
  2. Pada kalimat kedua, setelah kata "perkembangannya:" seharusnya menggunakan tanda koma bukan titik dua, yaitu "perkembangannya," karena tidak menjelaskan perincian.
  3. Pada kalimat kedua, setelah kata "kalangan/" seharusnya menggunakan tanda koma bukan tanda miring, yaitu "kalangan," karena tidak ada kata hubung (dan, atau) yang mesti diganti.
  4. Pada kalimat ketiga, setelah kata "pada" seharusnya diberi tambahan kata "pada tanggal" karena kalimatnya dirasakan rancu.
  5. Pada kalimat ketiga, setelah kata "2009." seharusnya menggunakan tanda koma, yaitu "2009," karena kalimat tersebut masih berlanjut dan belum berakhir.
  6. Pada kalimat ketiga, setelah kata "dunia?" seharusnya menggunakan tanda titik, yaitu "dunia." karena menunjukkan akhir dari sebuah kalimat dan bukan berisi kalimat tanya.


Dengan demikian, perbaikan paragraf di atas menjadi paragraf yang benar adalah "Seni batik berawal dari seni tradisional yang dibuat khusus untuk para petinggi keraton pada zaman kerajaan di Nusantara. Seiring dengan perkembangannya, kini kain batik telah dipakai oleh berbagai kalangan, bahkan telah mendunia. Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO memberikan pengakuan dan mengesahkan secara resmi batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia."space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Soal ujian telah disimpan rapat dalammap soal, agar keorisinilannya terjaga. Sinonim "orisinil" yaitu ....

2

1.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia