Iklan

Pertanyaan

Pada masa Abdurrahman Wahid terjadi disintegrasi Timor-Timur yang pada awalnya merupakan salah satu provinsi di wilayah Indonesia. SEBAB Timor-Timur memilih memerdekaan diri dari Indonesia melalui proses referendum.

Pada masa Abdurrahman Wahid terjadi disintegrasi Timor-Timur yang pada awalnya merupakan salah satu provinsi di wilayah Indonesia.

SEBAB

Timor-Timur memilih memerdekaan diri dari Indonesia melalui proses referendum.

  1. Jika pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat

  2. Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat

  3. Jika pernyataan benar, alasan salah

  4. Jika pernyataan salah, alasan benar

  5. Jika pernyataan dan alasan, keduanya salah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

02

:

02

:

54

Klaim

Iklan

M. Ifdlol

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pernyataan pada soal salah, karena disintegrasi (lepasnya) Timor-Timur yang pada awalnya merupakan salah satu provinsi di wilayah Indonesia terjadi pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie (1998-1999). Alasan pada soal benar. Timor-Timur memilih memerdekaan diri dari Indonesia melalui proses referendum (jajak pendapat). Pada 30 Agustus 1999, rakyat Timor Timur diajukan dua pertanyaan. Pertama, apakah menerima otonomi khusus untuk Timor Timur dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kedua, apakah menolak otonomi khusus yang diusulkan untuk Timor Timur, yang menyebabkan pemisahan Timor Timur dari Indonesia. Hasilnya, dari total 438,968 suara, sebanyak 344.580 atau 78,50 persen rakyat Timor Timur memilih opsi kedua. Mereka menolak otonomi khusus dan memilih berpisah dengan Indonesia. Sisanya sebanyak 94.388 suara atau 21,50 persen memilih menerima otonomi khusus dan bergabungnya Timor Timur ke Indonesia.

Pernyataan pada soal salah, karena disintegrasi (lepasnya) Timor-Timur yang pada awalnya merupakan salah satu provinsi di wilayah Indonesia terjadi pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie (1998-1999).

Alasan pada soal benar. Timor-Timur memilih memerdekaan diri dari Indonesia melalui proses referendum (jajak pendapat). Pada 30 Agustus 1999, rakyat Timor Timur diajukan dua pertanyaan. Pertama, apakah menerima otonomi khusus untuk Timor Timur dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kedua, apakah menolak otonomi khusus yang diusulkan untuk Timor Timur, yang menyebabkan pemisahan Timor Timur dari Indonesia. Hasilnya, dari total 438,968 suara, sebanyak 344.580 atau 78,50 persen rakyat Timor Timur memilih opsi kedua. Mereka menolak otonomi khusus dan memilih berpisah dengan Indonesia. Sisanya sebanyak 94.388 suara atau 21,50 persen memilih menerima otonomi khusus dan bergabungnya Timor Timur ke Indonesia.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Partai yang melakukan usaha untuk mendukungupayamemisahkan diri dari NKRI pada saat upaya lepasnya Timor Timur tahun 1999 adalah…. Apodeti Fretilin UDT CNRT

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia