Roboguru

Pada Maret 1619, VOC di bawah pimpinan Gubernur Jenderal J.P. Coen merebut Jayakarta dari tangan Pangeran Wijayakrama. Setelah merebut Jayakarta, J.P. Coen kemudian membangun kota Batavia di atas puing-puing reruntuhan Jayakarta. Setelah berhasil menguasai Batavia, J.P. Coen memindahkan kantor pusat dagang VOC dari Ambon ke Batavia. Sejak saat itu Batavia menjadi markas besar perdagangan VOC. J.P. Coen berpendapat bahwa perdagangan di Asia harus dipertahankan sekali pun dengan perang, seperti juga perang tidak dapat dipertahankan tanpa perdagangan. Hal apakah yang dapat disimpulkan dari peristiwa di atas ...

Pertanyaan

Pada Maret 1619, VOC di bawah pimpinan Gubernur Jenderal J.P. Coen merebut Jayakarta dari tangan Pangeran Wijayakrama. Setelah merebut Jayakarta, J.P. Coen kemudian membangun kota Batavia di atas puing-puing reruntuhan Jayakarta. Setelah berhasil menguasai Batavia, J.P. Coen memindahkan kantor pusat dagang VOC dari Ambon ke Batavia. Sejak saat itu Batavia menjadi markas besar perdagangan VOC. J.P. Coen berpendapat bahwa perdagangan di Asia harus dipertahankan sekali pun dengan perang, seperti juga perang tidak dapat dipertahankan tanpa perdagangan. Hal apakah yang dapat disimpulkan dari peristiwa di atas ...undefined 

  1. J.P. Coen memindahkan kantor pusat dagang VOC ke Batavia karena dianggap relatif aman dan strategis untuk perdagangan.undefined 

  2. Kota Batavia dipilih sebagai kantor pusat VOC yang baru untuk memudahkan perdagangan rempah-rempah VOC.undefined 

  3. Setelah kantor pusat VOC berpindah ke Batavia, komoditas utama VOC tidak lagi rempah-rempah, melainkan senjata api.undefined 

  4. Pembumihangusan kota Batavia semata-mata untuk mengukuhkan posisi J.P. Coen sebagai Gubernur Jendral VOC.undefined 

  5. Perpindahan kantor pusat dagang VOC ke Batavia mengakibatkan akses VOC untuk melakukan penyerangan wilayah lain semakin mudah.undefined 

Pembahasan:

Setelah berhasil menguasai Batavia, J.P. Coen memindahkan kantor pusat dagang VOC dari Ambon ke Batavia. Sejak saat itu Batavia menjadi markas besar perdagangan VOC. Hal itu merupakan langkah paling penting yang ditempuh oleh bangsa Belanda, mengingat dari Batavia, VOC mampu membangun pusat militer dan administrasi. Batavia menjadi tempat yang relatif aman bagi pergudangan dan pertukaran barang. Selain itu, letak Batavia juga memudahkan VOC mencapai jalur-jalur perdagangan daerah timur Nusantara dan Asia. Pada Desember 1650, VOC tercatat mempunyai 74 kapal dagang di seluruh wilayah Asia. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan jumlah armada para pesaingnya, Inggris, Portugis dan Spanyol. Kapal-kapal dagang VOC dipersenjatai relatif lebih lengkap daripada kapal milik bangsa lain. Oleh karena itu kapal-kapal Belanda lebih memungkinkan untuk melakukan berbagai manuver dengan lebih hebat.

Dengan demikian, jawaban yang tepat A.undefined 

Jawaban terverifikasi

Dijawab oleh:

A. Maryam

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Terakhir diupdate 04 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan serupa

Berikut ini yang merupakan faktor pendorong penjelajahan samudra adalah ....

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved