Iklan

Pertanyaan

Pada kondisi equilibrium , supply curve pesawat, ceteris paribus , tidak akan bergeser menjauhi sumbu Y bila harga titanium mengalami kenaikan. SEBAB Total cost adalah kuantitas produksi dikali dengan penjumlahan biaya tetap rata-rata dan biaya variabel rata-rata. Soal terdiri dari 3 bagian, yaitu PERNYATAAN, kata SEBAB, dan ALASAN yang disusun berurutan. Pilihlah:

Pada kondisi equilibrium, supply curve pesawat, ceteris paribus, tidak akan bergeser menjauhi sumbu Y bila harga titanium mengalami kenaikan.

SEBAB

Total cost adalah kuantitas produksi dikali dengan penjumlahan biaya tetap rata-rata dan biaya variabel rata-rata.

 

Soal terdiri dari 3 bagian, yaitu PERNYATAAN, kata SEBAB, dan ALASAN yang disusun berurutan.

Pilihlah:

  1. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab dan akibat

  2. Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat

  3. Jika pernyataan benar dan alasan salah

  4. Jika pernyataan salah dan alasan benar

  5. Jika pernyataan dan alasan keduanya salah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

54

:

24

Iklan

P. Rahayu

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Titanium, alumunium, dan baja merupakan bahan baku utama dalam memproduksi pesawat. Jika harga salah satu atau bahkan semua bahan tambang tersebut meningkat, pada kondisi keseimbangan pasar ( market equilibrium), ceteris paribus (faktor lain konstan) , maka harga jual pesawat akan ikut meningkat sedangkan kuantitasnya menurun. Hal ini ditunjukkan dalam kurva berikut. Jadi benar, pergeseran kurva penawaran tidak menjauhi sumbu Y. Selain TC = AC x Q, nilai biaya total juga dapat diperoleh dengan rumus TC = FC + VC. Karena FC = AFC x Q dan VC = AVC x Q, lalu TC = (AFC x Q) + (AVC x Q), maka TC = Q(AFC + AVC). Keterangan: AFC adalah average fixed cost atau biaya tetap rata-rata, AVC adalah average variable cost atau biaya variabel rata-rata, dan Q adalah kuantitas output produksi yang dihasilkan.

Titanium, alumunium, dan baja merupakan bahan baku utama dalam memproduksi pesawat. Jika harga salah satu atau bahkan semua bahan tambang tersebut meningkat, pada kondisi keseimbangan pasar (market equilibrium), ceteris paribus (faktor lain konstan), maka harga jual pesawat akan ikut meningkat sedangkan kuantitasnya menurun. Hal ini ditunjukkan dalam kurva berikut. Jadi benar, pergeseran kurva penawaran tidak menjauhi sumbu Y.

Selain TC = AC x Q, nilai biaya total juga dapat diperoleh dengan rumus TC = FC + VC. Karena FC = AFC x Q dan VC = AVC x Q, lalu TC = (AFC x Q) + (AVC x Q), maka TC = Q(AFC + AVC). Keterangan: AFC adalah average fixed cost atau biaya tetap rata-rata, AVC adalah average variable cost atau biaya variabel rata-rata, dan Q adalah kuantitas output produksi yang dihasilkan.

Buka akses jawaban yang telah terverifikasi

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

31

Iklan

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!