Roboguru

Nama kimia dari KOH adalah ....

Pertanyaan

Nama kimia dari KOH adalah ....

Pembahasan Soal:

KOH merupakan basa kuat. Penamaaan senyawa basa dengan menyebutkan kation/ion logam terlebih dahulu lalu diikuti dengan "hidroksida".

K O H left parenthesis italic a italic q right parenthesis yields K to the power of plus sign left parenthesis italic a italic q right parenthesis plus O H to the power of minus sign left parenthesis italic a italic q right parenthesis 

Ion logamnya adalah Kalium. 

Maka, KOH memiliki nama Kalium Hidroksida.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

Y. Kartika

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tuliskan rumus kimia senyawa berikut.       a. Karbon monoksida       b. Dinitrogen tetraoksida        c. Difosfor trioksida        d. Asam sulfida        e. Asam fosfit       f. Kalium sianida

Pembahasan Soal:

Senyawa Biner

Senyawa biner merupakan senyawa yang terdiri atas dua macam unsur yang berbeda. Senyawa biner digolongkan menjadi dua, yaitu senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam (ionik) serta senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam (kovalen). Tata nama kedua jenis senyawa tersebut sebagai berikut. 

Penamaan senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam(ionik) mengikuti aturan berikut.

  1. Unsur yang berada di depan (unsur logam) sebagai kation diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut.
  2. Unsur yang berada di belakang (unsur nonlogam) sebagai anion diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut dengan mengganti akhiran unsur menjadi akhiran -ida. 
  3. Penyebutan senyawa dari unsur logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi disertai muatan kationnya dalam angka Romawi, lalu diikuti nama unsur anion. Kation (ion positif) merupakan unsur logam, sedangkan anion (ion negatif) merupakan unsur nonlogam. Angka Romawi ditulis dalam tanda kurung.

Penamaan senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam (kovalen) mengikuti aturan berikut.

  1. Aturan penamaan senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam diawali dengan menyebutkan angka Yunani yang menyatakan jumlah atom nonlogam pertama, lalu diikuti dengan nama unsur pertama tersebut. Penamaan unsur nonlogam kedua mengikuti aturan yang sama, tetapi akhiran namanya diganti dengan -ida
  2. Awalan "mono" hanya dipakai pada unsur nonlogam yang kedua. 
  3. Tata nama senyawa biner antar unsur nonlogam dapat pula mengunakan angka Romawi. Nama unsur yang di depan disebutkan dahulu, diikuti penulisan bilangan oksidasi dalam angka Romawi. Angka tersebut berada di dalam kurung. Selanjutnya, nama unsur di belakang disebutkan dan akhiran nama unsurriya diganti dengan akhiran -ida. 

Senyawa Asam
Asam adalah zat yang larut dalam air dan terurai menghasilkan ion hidrogen (H to the power of plus sign) dan ion negatif. Secara umum, tata nama untuk senyawa asam yaitu:

  1. Senyawa Asam yang Tidak Mengandung Oksigen
    Penamaan senyawa asam yang tidak rnengandung oksigen cukup dengan menuliskan kata asam dan diikuti anion atau sisa asam dengan akhiran -ida.
  2. Senyawa Asam yang Mengandung Oksigen
    Tidak ada aturan baku dalam penamaan senyawa asam yang mengandung oksigen. Penamaan hanya tergantung pada jenis anionnya. 

Rumus kimia untuk soal di atas yaitu:

a. Karbon monoksida

  • Karbon monoksida termasuk dalam senyawa biner sehingga rumus kimianya adalah C O.
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Unsur space 1 space end cell equals cell Karbon double bond C end cell row cell Unsur space 2 space end cell equals cell Oksigen and ida space open parentheses Oksida close parentheses double bond O end cell row Mono equals cell Jumlah space 1 end cell row cell Karbon space monoksida space end cell equals cell C O end cell end table

b. Dinitrogen tetraoksida 

  • Dinitrogen tetraoksida termasuk dalam senyawa biner sehingga rumus kimianya adalah N subscript 2 O subscript 4
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Unsur space 1 end cell equals cell Nitrogen double bond N end cell row Di equals cell jumlah space 2 end cell row cell Unsur space 2 end cell equals cell Oksida space left parenthesis oksigen and ida right parenthesis equals O end cell row Tetra equals cell jumlah space 4 end cell row cell Dinitrogen space pentaoksida end cell equals cell N subscript 2 O subscript 4 end cell end table

c. Difosfor trioksida 

  • Difosfor trioksida termasuk dalam senyawa biner sehingga rumus kimianya adalah P subscript 2 O subscript 3
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Unsur space 1 end cell equals cell Fosfor double bond P end cell row Di equals cell jumlah space 2 end cell row cell Unsur space 2 end cell equals cell Oksida left parenthesis oksigen and ida right parenthesis equals O end cell row Tri equals cell jumlah space 3 end cell row cell Difosfor space trioksida end cell equals cell P subscript 2 O subscript 3 end cell end table

d. Asam sulfida 

  • Asam sulfida termasuk senyawa asam sehingga rumus kimianya adalah H subscript 2 S
    H to the power of plus sign and S to the power of 2 minus sign yields H subscript 2 S Asam double bond H double bond H to the power of plus sign Sulfida double bond S double bond S to the power of 2 minus sign

e. Asam fosfit

  • Asam fosfit termasuk senyawa asam sehingga rumus kimianya adalah H subscript 3 P O subscript 4
    H to the power of plus sign and P O subscript 4 to the power of 3 minus sign yields H subscript 3 P O subscript 4 Asam double bond H double bond H to the power of plus sign Fosfit double bond P O subscript 4 to the power of 3 minus sign

f. Kalium sianidaspace

  • Kalium sinadia termasuk senyawa biner (ionik) sehingga rumus kimianya adalah K C N
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell K to the power of plus sign and C N to the power of minus sign end cell rightwards arrow cell K C N end cell row cell Unsur space 1 end cell equals cell Kalium double bond K double bond K to the power of plus sign end cell row cell Unsur space 2 end cell equals cell Sianida double bond C N double bond C N to the power of minus sign end cell end table


Jadi, rumus kimia untuk senyawa pada soal di atas adalah 

  • Karbon monoksida = C O
  • Dinitrogen tetraoksida = N subscript 2 O subscript 4
  • Difosfor trioksida = P subscript 2 O subscript 3
  • Asam sulfida = H subscript 2 S
  • Asam fosfit = H subscript 3 P O subscript 4
  • Kalium sianidaspaceK C N space

0

Roboguru

Nama yang tepat untuk senyawa dengan rumus kimia   adalah...

Pembahasan Soal:

Pb memiliki bilangan oksidasi lebih dari satu, maka penamaaannya mengikuti aturan:

  • Untuk senyawa oksida yang tersusun atas unsur logam yang mempunyai bilangan oksidasi lebih dari satu macam, pemberian nama dilakukan dengan menyebutkan nama unsur logamnya yang diikuti dengan tingkat bilangan oksidasinya yang ditulis dengan·angka Romawi dalam kurung dan diikuti kata oksida.

 begin mathsize 14px style Pb O subscript 2 yields Pb to the power of 4 plus sign and 2 O to the power of 2 minus sign end style 

Maka namanya adalah Timbal (IV) Oksida.

Jadi, jawaban yang benar adalah D.

0

Roboguru

Tuliskan persamaan reaksi senyawa berikut! Gas nitrogen bereaksi dengan gas hidrogen menghasilkan gas amonia

Pembahasan Soal:

Dalam persamaan reaksi kimia, zat-zat yang bereaksi dituliskan pada ruas kiri tanda panah, sementara zat hasil reaksi / produk berada di ruas sebelah kanan.

Gas nitrogen memiliki rumus senyawa N subscript 2, sedangkan gas hidrogen memiliki rumus H subscript 2. Gas amonia memiliki rumus senyawa N H subscript 3.

Dengan demikian, persamaan reaksi dari gas nitrogen bereaksi dengan gas hidrogen menghasilkan gas amonia yaitu :


N subscript 2 space plus space H subscript 2 space rightwards arrow space N H subscript 3


Reaksi setaranya yaitu : 


N subscript 2 space plus space 3 H subscript 2 space rightwards arrow space 2 N H subscript 3


Jadi, persamaan reaksi tersebut adalah N subscript 2 space plus space 3 H subscript 2 space rightwards arrow space 2 N H subscript 3.space 

0

Roboguru

Tuliskan nama senyawa dari rumus kimia berikut!

Pembahasan Soal:

Senyawa kovalen biner dibentuk dari dua unsur nonlogam. Berikut adalah tata nama senyawa kovalen, di antaranya:

  • menuliskan jumlah unsur pertama, nama unsur, jumlah unsur kedua, dan nama unsur kedua diikuti akhiran -ida. 
  • Jumlah atom yang dimiliki oleh senyawa biner disebutkan dengan cara memberi awalan bahasa Latin (1=mono, 2=di, 3= tri, 4=tetra, 5=penta, 6=heksa, 7=hepta, 8=okta, 9= nona, 10=deka). Pada senyawa kovalen yang jumlah unsur pertamanya satu, awalan mono tidak dicantumkan.
     

begin mathsize 14px style C Cl subscript 4 end style

  • unsur pertama C (Karbon)
  • unsur kedua Cl (Klorin)

Dengan demikian nama senyawa dari rumus kimia begin mathsize 14px style C Cl subscript 4 end style adalah karbon tetraklorida.

0

Roboguru

Tuliskan nama senyawa berikut!

Pembahasan Soal:

Kation = C to the power of 4 plus sign (Karbon)

Anion = Br to the power of minus sign (Brom)

Nama Senyawa = Karbon tetrabromida

Jadi, jawaban yang benar adalah Karbon tetrabromida.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved