Virgin Coconut Oil (VCO) terbuat dari daging kelapa segar. Menurut Codex Alimentarius, VCO adalah minyak dan lemak makan yang dihasilkan tanpa mengubah minyak, hanya diperoleh dengan perlakuan mekanis dan pemakaian panas minimal. VCO diperoleh dari daging buah kelapa yang sudah tua tetapi masih segar yang diproses tanpa pemanasan, tanpa penambahan bahan kimia apapun, diproses dengan cara sederhana sehingga diperoleh minyak kelapa murni yang berkualitas tinggi. Keunggulan dari VCO ini adalah jernih, tidak berwarna, tidak mudah tengik dan tahan hingga dua
tahun.
VCO merupakan minyak murni yang dalam proses pembuatannya tidak mengalami proses pemanasan atau tambahan bahan apapun sehingga komponen anti oksidannya tidak mengalami kerusakan. Dalam pembuatan VCO tidak ada proses fermentasi ataupun penambahan enzim, sehingga hasil yang diperoleh berupa VCO yang berwarna bening, tidak berbau tengik tetapi beraroma khas kelapa. Pembuatan VCO dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan pemanasan suhu rendah, cara pemancingan dan cara
pengadukan.
Dalam pembuatan VCO, teknik yang digunakan untuk mengolah buah kelapa dibagi menjadi dua kelompok yaitu teknik kering dan teknik basah. Yang dimaksud dengan teknik basah yaitu buah kelapa diekstraksi langsung menjadi santan dengan penambahan atau tanpa penambahan air. Teknik ini lebih sering digunakan di masyarakat, dimana terdapat tiga metode dalam teknik ini yaitu metode modified kitchen, metode fermentasi alami yang dimodifikasi dan metode
mekanik.
Proses pembuatan VCO diawali dengan ekstraksi buah kelapa menjadi santan. Untuk memperoleh minyak dari santan yang merupakan suatu emulsi minyak dalam air dan protein (lipoprotein) maka perlu dilakukan pemisahan dengan cara pengadukan, pemanasan atau aktivitas mikroba. Proses pengadukan dengan alat sederhana tanpa penambahan zat lain atau disebut dengan metode mekanik, menyebabkan protein terdenaturasi sehingga kelarutannya berkurang, terjadi koagulasi dan akhirnya akan mengalami pengendapan. Proses pengendapan menimbulkan terbentuknya tiga lapisan yakni minyak (VCO), blondo dan air. Selain itu dalam proses pembuatan tidak jarang ditemukan juga lima lapisan (blondo, minyak, blondo, air, dan gummy sedimen) yang disebabkan oleh kontaminasi, baik melalui residu sabun pada wadah atau adanya mikroorganisme. Oleh karena itu, sanitasi sangatlah penting dan harus diperhatikan dalam proses
pembuatan VCO.
Mengkonsumsi VCO juga akan mengaktifkan hormon anti-penuaan, mencegah serangan jantung, pikun, kegemukan, kanker dan penyakit-penyakit lainnya yang berhubungan dengan penuaan dini. VCO merupakan salah satu cooking oil terbaik karena sangat stabil terhadap panas tinggi. Dengan sifat-sifat seperti di atas minyak kelapa virgin dapat disimpan dengan mudah pada suhu kamar selama
bertahun-tahun.
Jadi, ada beberapa metode pembuatan VCO yang dapat digunakan diantaranya adalah pemanasan, fermentasi dan
pemancingan.