Roboguru

Mengapa semua raja-raja atau tokoh masyarakat menolak dan melawan penjajah, padahal belum ada alat komunikasi yang bagus untuk bersama-sama melawan penjejajah. Analisalah!

Pertanyaan

Mengapa semua raja-raja atau tokoh masyarakat menolak dan melawan penjajah, padahal belum ada alat komunikasi yang bagus untuk bersama-sama melawan penjejajah. Analisalah!

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Penjajah adalah orang yang menguasai suatu daerah, tapi dalam arti orang tersebut berasal dari daerah lain dan hanya ingin memanfaatkan sumber daya alam dari daerah kekuasaannya tersebut untuk wilayah aslinya. Berikut dampak negatif penjajahan  antara lain:

  1. Kehidupan bangsa yang dijajaha menjadi sangat miskin, terbelakang, dan memprihatikan karena berbagai penindasan  oleh pemerintah kolonial yang selalu bersikap sewenang - wenang terhadap bangsa yang dijajah.
  2. Banyaknya peperangan di berbagai daerah  yang dilakukan pemerintah kolonial mengakibatkan banyaknya penduduk yang meninggal.
  3. Terpecahnya masyarakat karena politik pemerintah kolonial.
  4. Kehidupan bangsa yang terkekang karena dikendalikan oleh pemerintah kolonial.

Para raja atau tokoh masyarakat merasa dirugikan oleh penjajah meskipun pada saat itu belum ada alat komunikasi tetapi pada zaman penjajahan sudah banyak gerakan atau organisasi persatuan yang terbentuk untuk melawan penjajah.

Dengan demikian, tokoh masyarakat menolak dan melawan penjajah karena bangsa Indonesia tidak ingin dijajah oleh bangsa lain yang dapat menyebabkan kesengsaraan bagi rakyat indonesia.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Mengapa berbagai bentuk perlawanan terhadap Belanda sering mengalami kegagalan?

Pembahasan Soal:

Perlawanan terhadap penjajahan Belanda dilakukan di setiap daerah di Nusantara. Namun, perlawanan ini sering mengalami kegagalan dan sulit mengusir Belanda dari Nusantara. Hal ini karena perjuangan pada masa itu masih bersifat kedaerahan. Perlawanan tidak dilakukan secara serentak dan masih bergantung pimpinan yang jika pemimpin tertangkap, perlawanan pun akan berhenti. Selain itu, faktor persenjataan juga menjadi penyebab sering gagalnya perlawanan dan juga Belanda menerapkan politik adu domba (devide et impera). Dengan demikian, jawabannya adalahbelum adanya semangat nasionalisme dalam mengusir penjajah dan masi menggunakan semangat kedaerahan.

 

Roboguru

Mengapa perlawanan pada masa kerajaan belum dapat mengusir penjajah dari bumi Indonesia?

Pembahasan Soal:

Kedatangan bangsa-bangsa Eropa pada abad ke-16 awalnya hanya untuk berdagang rempah-rempah dan disambut baik. Namum lama-lama mereka menerapkan kolonialisme dan imperalisme yang ingin menguasai Indonesia. Karena pada masa itu Indonesia merupakan negara penghasil rempah-rempah di dunia yang dimiliki nilai jual tinggi. Sehingga muncul perlawanan kepada negara penjajah di berbagai daerah. Kondisi tersebut berlangsung cukup lama sebelumnya akhirya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Hanya saja perjuangan yang dilakukan di berbagai daerah mengalami kegagalan dan mampu ditaklukan. Sebelum abad ke-20 perjuangan dan perlawanan bangsa Indonesia masih mengalami kegagalan dalam mengusir penjajahan karena masih bersifat kedaerahan dan efektifnya politik adu domba. Berbagai macam Perlawanan tidak menampakkan hasilnya. Bahkan selalu gagal dan dapat diberantas oleh penjajah. Pada waktu itu mereka berjuang bukan untuk Indonesia merdeka. Tapi bagaimana cara untuk mengusir penjajah dari daerahnya. Sehingga mereka dengan mudah bisa diadu domba oleh penjajah. Korban pun banyak berjatuhan di pihak Indonesia. 

Dengan demikian,  perlawanan pada masa kerajaan belum dapat mengusir penjajah dari bumi Indonesia karena pada waktu itu mereka berjuang bukan untuk Indonesia merdeka. Tapi bagaimana cara untuk mengusir penjajah dari daerahnya. Sehingga mereka dengan mudah bisa diadu domba oleh penjajah. Korban pun banyak berjatuhan di pihak Indonesia.space

Roboguru

Tokoh-tokoh memimpin perjuangan melawan Belanda di bawah ini yang tidak berasal dari pulau Sumatera adalah ....

Pembahasan Soal:

Perlawanan rakyat melawan Belanda terjadi di sejumlah daerah di Kepulauan Indonesia, tak terkecuali Sumatra. Perlawanan rakyat Sumatra terhadap Belanda sudah berlangsung sejak abad ke-18 dan tersebar di sejumlah wilayah. Beberapa perlawanan rakyat Sumatra terhadap Belanda yakni Perlawanan Tuanku Imam Bonjol atau Perlawanan Padri, Perlawanan Teuku Umar, Perlawanan Cut Nyak Dien, Perlawanan Cut Meutiah, hingga Perlawanan Sisingamangaraja XII.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.

Roboguru

Sebutkan 7 bentuk perlawanan terhadap kolonialisme dan imperalisme, dan masing-masing nama pemimpinnya.

Pembahasan Soal:

Perlawanan bersenjata terhadap kolonialisme dan imperialisme terhadap VOC dan pemerintah kolonial belanda dimulai sejak awal abad XVII sampai awal abad XX. Perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia terhadap pemerintah kolonial Belanda pada abad XIX sampai awal abad XX diantaranya adalah:

  1. Perlawanan rakyat Maluku yang dipimpin oleh Pattimura (1817)
  2. Perlawanan rakyat dari Tanah Minang yang dipimpin oleh Imam Bonjol (1822-1837)
  3. Perlawanan rakyat Jawa yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro (1825-1830)
  4. Perlawanan rakyat Bali yang dipimpin oleh I Gusti Ketut Jelantik (1850)
  5. Perlawanan rakyat Kalimantan yang dipimpin oleh Pangeran Antasari (1860)
  6. Perlawanan rakyat Aceh yang dipimpin oleh Teuku Umar, Cut Nyak Dien (1873-1904)
  7. Perlawanan rakyat Tapanuli yang dipimpin oleh Raja Sisingamangaraja XII (1900)

Dengan demikian perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme dilakukan oleh rakyat di Maluku (Pattimura), Tanah Minang (Imam Bonjol), Jawa (Pangeran Diponegoro), Bali (I Gusti Ketut Jelantik), Kalimantan (Pangeran Antasari), Aceh (Teuku Umar), dan Tapanuli (Raja Sisingamangaraja XII).

Roboguru

Perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda juga dilakukan oleh kaum buruh. Pada bulan Nopember 1918, berdiri Personeel Fabriek Bond (PFB) yang beranggotakan buruh tetap, sarekat tani dengan anggo...

Pembahasan Soal:

Pada November 1918, Suryopranoto menyatakan tentang berdirinya Personeel Fabriek Bond atau PFB yang memiliki anggota dari kalangan buruh tetap, perkumpulan tani dan koperasi. Setelah itu, organisasi PFB ini lebih dikenal dengan nama Sarekat Tani yang memiliki anggota kuli kenceng atau pemilik tanah yang disewa oleh pabrik dan Perserikatan Kaoem Boeroeh Oemoem atau PKBO. Di tahun 1918, Adi Dharma bergabung dengan Sarekat Islam sehingga PFB yang ada dibawahnya juga menjadi bagian dari Central Sarekat Islam atau CSI.pengaruh Soerjopranoto di SI kian menguat. Terlebih setelah ia menggagas Personeel Fabrieks Bond (PFB) pada 1917 selain tetap memimpin Adhi Dharma. Soerjopranoto muncul sebagai salah satu pemimpin SI yang paling diperhitungkan selain Tjokroaminoto, sekaligus motor gerakan kaum buruh yang memusingkan pemerintah kolonial. Sepanjang 1918 dan 1919, Soerjopranoto memimpin kaum buruh melakukan aksi mogok kerja. Julukan “Si Raja Mogok” pun melekat pada dirinya. Menyandang status pangeran Pakualaman membuat Soerjopranoto sangat dihormati di kalangan akar rumput. Ia pun gigih memperjuangkan nasib kaum buruh yang diupah sangat rendah.

 

Dengan demikian metode perlawanan dari kaum buruh Personeel Fabriek Bond (PFB) adalah dengan aksi mogok kerja.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved