Roboguru

Mengapa pengobatan penyakit yang disebabkan oleh Amoeba harus benar-benar tuntas? Jelaskan!

Pertanyaan

Mengapa pengobatan penyakit yang disebabkan oleh Amoeba harus benar-benar tuntas? Jelaskan!undefined 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Pengobatan pada penyakit yang disebabkan oleh Amoeba, ataupun penyakit-penyakit yang disebabkan oleh mikroba lainnya seperti bakteri dan virus harus benar-benar tuntas. Hal ini dikarenakan mayoritas mikroba memiliki mekanisme pertahanan yang mampu membuatnya menjadi tidak aktif sementara contohnya dengan membentuk kista pada amoeba apabila kondisi lingkungan pertumbuhannya tidak memadai, seperti saat kita mengonsumsi antibiotik. Saat dalam kondisi tidak aktif, mikroba terkadang dapat mengelabui sistem imun sehingga tubuh seperti terasa sudah tidak terdapat benda asing dan gejala infeksi yang muncul menjadi hilang dan pengobatan dengan antibiotik dihentikan. Namun hal tersebut justru berbahaya dikarenakan karena mikroba hanya dalam kondisi tidak aktif, menyebabkan suatu saat apabila kondisi lingkungan sudah mendukung pertumbuhan, mikroba tersebut dapat aktif kembali dan bahkan menjadi lebih kebal terhadap dosis antibiotik yang sebelumnya. Hal tersebut menyebabkan untuk membasmi mikroba yang aktif kembali tersebut memerlukan dosis antibiotik lebih tinggi yang justru mungkin saja dapat menimbulkan dampak buruk bagi tubuh.

Dengan demikian, pengobatan penyakit infeksi oleh Amoeba atau mikroba lainnya harus sampai tuntas karena mikroba dapat membuat tubuhnya menjadi tidak aktif sementara dan nantinya dapat menjadi lebih kebal terhadap pengobatan jika kembali aktif. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

R. Yumna

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan gambar berikut! Jelaskan cara organisme tersebut memperoleh makanan!

Pembahasan Soal:

Gambar yang terdapat pada soal merupakan organisme dari filum Rhizopoda. Rhizopoda merupakan protista mirip hewan (protozoa) yang memiliki kaki semu atau pseudopodia untuk bergerak dan menangkap mangsa. Salah satu contoh Rhizpoda yaitu Amoeba. Cara Amoeba makan yaitu dengan cara fagositosis. Mekanisme Amoeba memperoleh makanan yaitu :

  1. Ketika makanan, misalnya bakteri atau bahan organik lain ada di dekatnya, pseudopodia akan dijulurkan sehingga Amoeba bergerak ke arah makanan tersebut.
  2. Setelah sampai di dekat makanan, pseudopodia akan mengelilingi makanannya hingga terbentuk rongga makanan yang disebut vakuola makanan. 
  3. Makanan yang ada di dalamnya kemudian dicerna. Sari-sari makanan dimasukkan ke dalam sitoplasma, sedangkan sisa-sisa makanan yang berbentuk padat tetap berada di vakuola. 
  4. Vakuola yang berisi sisa makan padat akan menepi, kemudian membran plasma pecah sehingga sisa makanan dapat dikeluarkan. Untuk sisa makanan yang berbentuk cair akan dikeluarkan melalui vakuola berdenyut (vakuola kontraktil).space space 

0

Roboguru

Pada Amoeba, makanan diambil dari lingkungan dan kemudian diedarkan di dalam sitoplasmanya. Proses tersebut dinamakan ....

Pembahasan Soal:

Amoeba termasuk ke dalam filum Rhizopoda. Rhizopoda atau Sarcodina adalah Protozoa yang bergerak dengan menggunakan pseudopodia (kaki palsu atau semu). Kaki semu sebenarnya merupakan penjuluran protoplasma sel. Selain sebagai alat gerak, pseudopodia juga digunakan untuk menangkap mangsa. Rhizopoda pada umumnya hidup bebas di alam, tetapi ada pula yang hidup sebagai parasit di tubuh hewan dan manusia.

Rhizopoda bersifat heterotrof. Proses pengambilan dan pengedaran makanan disebut absorpsi dan sirkulasi. Rhizopoda mendekati sumber makanan dengan menjulurkan kaki semu. Kaki semu akan mengelilingi sumber makanan hingga permukaan membran yang mengelilingi makanan tersebut bertetpu. Dengan demikian, terbentuklah rongga makanan di dalam tubuh Rhizopoda. Rongga makanan tersebut disebut vakuola makanan. Vakuola makanan akan mencerna makanan di dalamnya sambil beredar di sitoplasma. Sari makanan hasil pencernaan akan masuk ke sitoplasma secara difusi, sedangkan sisa-sisa makanan yang tidak tercerna dan berbentuk padat tetap berada di dalam vakuola.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A.space 

0

Roboguru

Perhatikan gambar berikut! Tuliskan ciri-ciri dari kelas anggota Protozoa tersebut!

Pembahasan Soal:

Anggota Protozoa pada gambar soal termasuk ke dalam Rhizopoda (Sarcodina). Salah satu contoh Rhizpoda adalah Amoeba. Ciri-ciri Rhizopoda yaitu :

  1. Alat gerak berupa pseudopodia atau kaki semu.
  2. Pseudopodia merupakan penjuluran sitoplasma untuk bergerak dan mendekati sumber makanan.
  3. Reproduksi aseksual dengan cara pembelahan biner.
  4. Bentuk sel dapat berubah-ubah.
  5. Bersifat heterotrof.
  6. Umumnya hidup di air tawar atau air laut.
  7. Memiliki vakuola makanan dan juga vakuola kontraktil.space space 

0

Roboguru

Perhatikan organisme dibawah ini! Ciri yang tepat untuk menggambarkan makhluk hidup tersebut adalah ….

Pembahasan Soal:

Gambar pada soal adalah organisme dengan spesies Amoeba yang masuk kedalam kelas Rhizopoda. Organisme tersebut memiliki ciri uniseluler dan eukariotik atau memiliki membran inti sel. Memiliki ciri khusus dari kelompok Rhizopoda diantaranya adalah adanya kaki semu, dan tidak memiliki pelikel (struktur yang memberi bentuk) sehingga bentuk tubuh kelompok rhizopoda tidak tetap.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang benar adalah D.undefined 

0

Roboguru

Perhatikan gambar Protozoa berikut! Protozoa yang bersifat parasit adalah ....

Pembahasan Soal:

Protozoa (protista mirip hewan) merupakan protista heterotrof yang memperoleh makanan dari organisme lain dengan cara menelan atau memasukkan makanan tersebut ke dalam sel tubuhnya (intraseluler). Protozoa meliputi kelompok Mastigophora/ Flagellata (Protista berbulu cambuk), Sarcodina (Protista berkaki semu), Ciliophora/ Ciliata (Protista bersilia), dan Sporozoa (Protista berspora). Berdasarkan gambar yang disajikan pada soal, protozoa nomor 1-5 adalah sebagai berikut.

  1. Amoeba sp., merupakan kelompok Rhizopoda, beberapa hidup pada tubuh hewan dan manusia sebagai parasit penyebab penyakit disentri.
  2. Paramecium sp., merupakan kelompok Ciliophora, bersifat parasit atau hidup bebas di air tawar sebagai pemangsa bakteri.
  3. Euglena sp., merupakan kelompok Flagellata, selain itu dapat digolongkan ke dalam protista mirip tumbuhan kelompok Euglenophyta. Berperan sebagai produsen di perairan.
  4. Trypanosoma sp., merupakan kelompok Mastigophora, penyebab penyakit pada manusia dan hewan.
  5. Vorticella sp., merupakan kelompok Ciliophora, bersifat ektoparasit yang menyerang organisme perairan.

Oleh karena itu, protozoa yang bersifat parasit nomor 1, 2, 4, dan 5. 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved