Roboguru

Mengapa kepuasan marginal dapat bernilai negatif?

Pertanyaan

Mengapa kepuasan marginal dapat bernilai negatif? space

Pembahasan Soal:

Kepuasan marginal dapat bernilai negatif karena tingkat kemampuan manusia dalam mengkonsumsi suatu barang juga terbatas dan juga karena berlakunya hukum kepuasan marginal yang semakin berkurang (the law of diminishing marginal utility) atau yang dikenal juga dengan sebutan Hukum Gossen. Dalam hukum ini disebutkan bahwa pada titik tertentu kepuasan manusia akan semakin berkurang jika konsumsinya semakin ditambah. Artinya jika semakin dipaksakan mengkonsumsi suatu barang, pada jumlah konsumsi tertentu kepuasan manusia bukan semakin bertambah melainkan semakin berkurang. space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

B. Setiawan

Mahasiswa/Alumni UIN Sumatera Utara

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Ada dua pendekatan dalam mengukur kepuasan konsumen, yaitu pendekatan kardinal dan ordinal. Pernyataan berikut yang benar adalah...

Pembahasan Soal:

Pendekatan kardinal menggunakan pendekatan satuan utilitas dalam menilai kepuasan seseorang dalam mengonsumsi barang dan jasa sehingga dikenal beberapa istilah seperti marginal utility dan total utility. Ada kecenderungan terjadi penurunan kepuasan saat konsumen terus menerus mengonsumsi barang atau jasa. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendekatan kardinal mengukur kepuasan dengan satuan tertentu yakni util. sedangkan pendekatan ordinal, kepuasan tidak dapat dihitung melainkan dapat dibandingkan dan dapat diurutkan sesuai dengan skala preferensi konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah menggunakan kurva indiferensi.

Roboguru

Berikut ini perbedaan pendekatan kardinal dan ordinal dalam menganalisis kepuasan konsumen terhadap suatu barang/jasa yang benar adalah ….

Pembahasan Soal:

Perbedaan pendekatan kardinal dan ordinal dalam mengetahui tingkat kepuasan konsumen adalah sebagai berikut.

  • Menurut pendekatan kardinal, kegunaan dapat dihitung secara nominal atau angka. Keputusan seseorang untuk mengonsumsi suatu barang berdasarkan perbandingan antara manfaat yang diperoleh dengan biaya yang harus dikeluarkan. Untuk tiap unit tambahan konsumsi, tambahan biaya yang harus dikeluarkan sama dengan harga barang per unit. Karena itulah, pendekatan kardinal menggunakan analisis kurva total utility dan marginal utility.
  • Menurut pendekatan ordinal, kegunaan tidak dapat dihitung, hanya dapat dibandingkan. Perbandingan tersebut dilihat dengan analisis kurva karena jika kita menggambar kurva, sumbu x dan sumbu y dapat menjadi alat bagi kita untuk membandingkan satu hal dengan hal lainnya. Perbandingan tersebut dapat diketahui melalui garis anggaran dan kurva indifferensi.

Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah poin B. undefined  

Roboguru

Teori perilaku konsumen bisa dijelaskan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan kardinal (cardinal utility) dan pendekatan ordinal (ordinal utility). Perbedaan antara pendekatan kardinal dengan pendeka...

Pembahasan Soal:

Pendekatan kardinal menganggap bahwa kepuasaan seseorang bisa diukur secara kuantitatif. Penilaiannya bersifat subjektif. Pendekatan ini dianalisis dengan menggunakan marginal utility. Sedangkan pendekatan ordinal menganggap kepuasan konsumen tidak bisa diukur secara kuantitatif melainkan hanya dapat diperbandingkan. Artinya hanya bisa diperbandingkan mana yang lebih rendah atau lebih tinggi tingkat kepuasannya. Pendekatan ordinal bersifat objektif.  Alat yang digunakan dalam teori pendekatan ordinal yaitu menggunakan kurva indiferensi. Kurva indiferensi menunjukan berbagai kombinasi dua jenis barang yang dapat memberikan ingkat kepuasan yang sama bagi konsumen.

Roboguru

Seorang konsumen membeli barang x dan barang Y, dan nilai guna total dari barang x dan barang Y tersebut adalah seperti yang ditunjukkan pada tabel dibawah ini : Dari tabel di atas, Misalkan harga ...

Pembahasan Soal:

Diketahui:

  • Px = Rp500,00
  • PY = Rp500,00
  • I = Rp3.500,00

Ditanya:

jumlah barang X dan barang Y yang akan dibeli?

Jawab:

Tabel TU dan MU

 

Mencari Q = 2 barang X dan Q = 3 barang Y

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank cell left parenthesis 2 space cross times space straight P subscript straight X right parenthesis space plus space left parenthesis 3 space cross times space straight P subscript straight Y right parenthesis left parenthesis 2 space cross times space 500 right parenthesis space plus space left parenthesis 3 space cross times space 500 right parenthesis 1.000 space plus space 1.500 2.500 end cell end table 

Mencari Q = 4 barang X dan Q = 4 barang Y

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank cell left parenthesis 4 space cross times space straight P subscript straight X right parenthesis space plus space left parenthesis 4 space cross times space straight P subscript straight Y right parenthesis left parenthesis 4 space cross times space 500 right parenthesis space plus space left parenthesis 4 space cross times space 500 right parenthesis 2.000 space plus space 2.000 4.000 end cell end table 

Kesimpulan

Jumlah barang X yang dapat dibeli sebanyak 2 unit dan barang Y yang dapat dibeli sebanyak 3 unit. Karena total pengeluarannya hanya Rp2.500,00 dari pendapatan Rp3.500 sehingga, seorang konsumen masih mampu untuk mengonsumsi pada titik tersebut. space 

Roboguru

Bunyi Hukum Gossen II yang tepat adalah ….

Pembahasan Soal:

Hukum Gossen II menjelaskan mengenai perilaku konsumen yang selalu berusaha memenuhi berbagai kebutuhannya hingga pada tingkat intensitas kepuasan yang sama. Hal tersebut dikarenakan adanya keterbatasan sumber daya (pendapatan) yang dimiliki konsumen.

Jadi, jawaban yang tepat adalah poin B. undefined 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved