Roboguru

Mengapa hipotesis semikonservatif pada replikasi DNA lebih diterima, sebelum dilakukan percobaan oleh Meselson-Stahl ?

Pertanyaan

Mengapa hipotesis semikonservatif pada replikasi DNA lebih diterima, sebelum dilakukan percobaan oleh Meselson-Stahl ? space 

Pembahasan Soal:

Ada tiga hipotesis tentang replikasi yang menjelaskan bagaimana pita double helix DNA membuat salinannya yaitu

  1. Hipotesis konservatif, menjelaskan bahwa pita double helix DNA membentuk pita baru dalam keadaan utuh.
  2. Hipotesis semikonservatif, menjelaskan bahwa kedua pita DNA terbuka dan masing-masing pita tersebut mencetak pita baru yang merupakan pelengkapnya.
  3. Hipotesis dispersal,  menjelaskan bahwa kedua pita terpotong-potong dan setiap potongan membentuk pita baru sebagai pengganti potongan pita sebelahnya yang terpotong. Dengan demikian, pita double helix yang baru merupakan campuran antara potongan pita lama dengan yang baru dibentuk.

Pada tahun 1950-an, Franklin Stahl dan Matthew Meselson menguji ketiga hipotesis replikasi DNA dengan menggunakan bakteri E. coli. Berdasarkan hasil percobaan yang mereka lakukan diketahui bahwa hanya hipotesis semikonservatif yang dianggap tepat untuk menjelaskan replikasi DNA. Sementara itu, hipotesis konservatif dan dispersal tidak terbukti. Hal ini dikarenakan terbukanya dua rantai DNA masing-masing berfungsi sebagai cetakan.

Jadi, hipotesis semikonservatif pada replikasi DNA lebih diterima karena masing-masing pita DNA dapat berfungsi sebagai cetakan. space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Berikut ini pernyataan yang benar mengenai molekul DNA anak yang terbentuk dari replikasi DNA secara semikonservatif adalah ....

Pembahasan Soal:

DNA (Deoxyribonucleic Acid) merupakan biomolekul terpenting di dalam sel karena berperan sebagai pembawa informasi genetik yang memberi sifat pada suatu organisme. DNA tersusun atas nukleotida. Satu nukleotida tersusun atas tiga komponen, yaitu deoksiribosa, gugus fosfat, dan basa nitrogen. DNA berbentuk double helix. DNA dapat melakukan replikasi atau penggandaan diri. Hasil replikasi yaitu berupa utas DNA yang baru. Terdapat 3 kemungkinan cara replikasi DNA, yaitu konservatif, semikonservatif, dan dispersif.

  1. Konservatif, yaitu ketika dua utas DNA lama (DNA induk) tidak mengalami pemisahan. Namun, keduanya dapat membuat DNA double helix yang baru sehingga pada akhir replikasi akan terbentuk dua DNA double helix.
  2. Semikonservatif, yaitu ketika utas DNA induk akan saling memisah kemudian tiap utas akan berfungsi sebagai cetakan untuk menyintesis utas DNA yang baru. Pada akhir replikasi, setiap utas DNA baru (anakan) akan membawa utas DNA lama (induk).
  3. Dispersif, yaitu ketika utas DNA induk terputus-putus kemudian segmen DNA induk akan bergabung dengan segmen-segmen utas DNA yang baru. Pada akhir replikasi akan dihasilkan dua DNA double helix dimana masing-masing utas terdiri dari segmen utas DNA lama dan segmen utas DNA baru.

Berdasarkan uraian tersebut, dapat diketahui bahwa replikasi DNA secara semikonservatif menghasilkan DNA baru yang terdiri dari satu utas DNA baru dan satu utas DNA lama (induk).

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.space space 

0

Roboguru

Berikut ini pernyataan yang benar mengenai molekul DNA anak yang terbentuk dari replikasi DNA secara semikonservatif adalah .....

Pembahasan Soal:

Replikasi DNA adalah proses pembuatan DNA yang identik dengan sebelumnya. Tujuan dari replikasi DNA adalah untuk membawa informasi genetik yang identik pada saat pembelahan sel secara mitosis. Model semi-konservatif adalah hipotesis bahwa model ini menghasilkan DNA yang berisi dua helai, yaitu satu rantai DNA induk dan satu rantai DNA baru (hasil sintesis). Proses replikasi terjadi dengan pemisahan dua rantai DNA induk yang masing-masing menjadi cetakan untuk sintesis rantai baru.space space 

Jadi, jawaban yang tepat adalah Bspace space 

0

Roboguru

Model semikonservatif merupakan model replikasi DNA yang sesuai dengan  replikasi DNA yang terjadi dalam sel, Hal tersebut dikemukakan oleh…..

Pembahasan Soal:

Terdapat 3 model atau hipotesis dalam replikasi DNA, yaitu semikonservatif, dispersif, dan konservatif.  Berdasarkan percobaan Matt Meselson dan Franklin Stahl, model replikasi DNA di dalam sel adalah model semikonservatif karena setiap untai pada DNA digunakan sebagai template atau cetakan untuk membentuk untai baru pada replikasi DNA. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Model replikasi DNA yang menghasilkan DNA baru yang tidak mengandung polinukleotida lama adalah ....

Pembahasan Soal:

Replikasi DNA adalah salah satu proses pada peristiwa sintesis DNA. Terdapat tiga model mengenai replikasi DNA, untuk penjelasannya sebagai berikut :

  • Model konservatif, pada model ini rantai DNA yang terbentuk merupakan DNA baru dan tidak mengandung polinukleotida lama.
  • Model semikonservatif, pada model ini rantai DNA yang terbentuk terdiri dari rantai heliks ganda yang mengandung masing-masing satu untai polinukleotida lama dan satu untai polinukleotida baru.
  • Model dispersif, pada model ini rantai DNA yang terbentuk membawa dua untai polinukleotida lama yang tersebar sebagai cetakan dan membuat bagian polinukleotida baru sebagai pelengkapnya. 

Dari informasi tersebut, dapat diketahui bahwa model replikasi DNA yang menghasilkan DNA baru yang tidak mengandung polinukleotida lama adalah model konservatif. 

Oleh karena itu, pilihan jawaban yang tepat adalah B.undefined 

 

0

Roboguru

Replikasi terjadi secara semikonservatif karena ....

Pembahasan Soal:

Peristiwa replikasi DNA pertarna kali diselidiki pada tahun 1957 oleh Taylor dan kawan-kawan. Percobaan Taylor dan kawan-kawan ini diperkuat oleh penelitian Matthew Meselson dan Franklin Stahl (1958). Mereka rnenggunakan nitrogen radioaktif dalarn bentuk N15O3 pada bakteri Escherichia coli; tenyata sel-sel anakan yang terbentuk rnengandung bahan radioaktif itu pula. Cara replikasi DNA berdasarkan percobaan Meselson dan Stahl ini disebut cara semikonservatif yang banyak diterirna oleh sebagian besar ahli biologi. Pada teori semikonservatif, dua pita dari double helix memisahkan diri dan masing-masing pita yang lama mendapatkan pasangan pita baru seperti pasangannya yang lama, sehingga terbentuklah dua DNA baru yang sarna persis.space space 

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E.

 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved