Iklan

Pertanyaan

Mengapa gerakan DI/TII yang dipimpin oleh Kartosoewirjo tidak mendapat dukungan dari mayoritas umat Islam?

Mengapa gerakan DI/TII yang dipimpin oleh Kartosoewirjo tidak mendapat dukungan dari mayoritas umat Islam?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

14

:

48

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

beberapa faktor utama yang menyebabkan mayoritas islam tidak mendukung gerakan DI/TII adalah cara-cara yang digunakan DI seperti gerakan separatisme dan pengrusakan. Kartosoewirjo selaku pemimpin DI tidak memiliki latar belakang sebagai santri sehingga menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi penganut islam.

 beberapa faktor utama yang menyebabkan mayoritas islam tidak mendukung gerakan DI/TII adalah cara-cara yang digunakan DI seperti gerakan separatisme dan pengrusakan. Kartosoewirjo selaku pemimpin DI tidak memiliki latar belakang sebagai santri sehingga menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi penganut islam.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Gerakan DI/TII tidak dapat lepas dari berdirinya NII (Negara Islam Indonesia) yang lebih familiar disebutDI(Darul Islam)merupakan gerakan politik yang diproklamasikan pada 7 Agustus 1949. DI dibentuk oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo di Desa Cisampah, Kecamatan Ciawiligar, Kawedanan Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Untuk mendukung mobilisasi, DI dibantu oleh tentaranya yang dinamakan TII (Tentara Islam Indonesia). Dalam aksinya DI menggunakan cara-caraseperti gerakan separatisme dan pengrusakan. Selain itu, Kartosoewirjo selaku pemimpin DI tidak memiliki latar belakang sebagai santri. Dengan demikian,beberapa faktor utama yang menyebabkan mayoritas islam tidak mendukung gerakan DI/TII adalah cara-cara yang digunakan DI seperti gerakan separatisme dan pengrusakan. Kartosoewirjo selaku pemimpin DI tidak memiliki latar belakang sebagai santri sehingga menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi penganut islam.

Gerakan DI/TII tidak dapat lepas dari berdirinya NII (Negara Islam Indonesia) yang lebih familiar disebut DI (Darul Islam) merupakan gerakan politik yang diproklamasikan pada 7 Agustus 1949. DI dibentuk oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo di Desa Cisampah, Kecamatan Ciawiligar, Kawedanan Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Untuk mendukung mobilisasi, DI dibantu oleh tentaranya yang dinamakan TII (Tentara Islam Indonesia). Dalam aksinya DI menggunakan cara-cara seperti gerakan separatisme dan pengrusakan. Selain itu, Kartosoewirjo selaku pemimpin DI tidak memiliki latar belakang sebagai santri. 

Dengan demikian, beberapa faktor utama yang menyebabkan mayoritas islam tidak mendukung gerakan DI/TII adalah cara-cara yang digunakan DI seperti gerakan separatisme dan pengrusakan. Kartosoewirjo selaku pemimpin DI tidak memiliki latar belakang sebagai santri sehingga menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi penganut islam.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Pimpinan dari organisasi pemberontakan ini adalah..

2

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia