Iklan

Pertanyaan

Mengapa bumi baru dapat ditempati pada masa Pleistosen ?

Mengapa bumi baru dapat ditempati pada masa Pleistosen ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

13

:

15

:

22

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

bumi dapat ditempati pada masa pleistosen dikarenakan pada masa ini iklim dan kondisi sudah aman bagi manusia, reptil-reptil berukuran besar yang hidup dizaman sebelumnya sudah punah sehingga kondisi ini sudah aman bagi manusia dan mereka dapat melakukan aktivitas kehidupan dengan lebih baik.

bumi dapat ditempati pada masa pleistosen dikarenakan pada masa ini iklim dan kondisi sudah aman bagi manusia, reptil-reptil berukuran besar yang hidup dizaman sebelumnya sudah punah sehingga kondisi ini sudah aman bagi manusia dan mereka dapat melakukan aktivitas kehidupan dengan lebih baik.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Zaman Neozoikum berlangsung lebih dari 65 juta tahun. Zaman ini dibagi ke dalam beberapa masa periodenya, yakni zaman tersier dan kuarter, dimana pada setiap periode dibagi lagi dalam beberapa kala. Zaman tersier dibagi ke kala Paleosen, Eosen, Miosen, Oligosen, dan Pliosen, zaman tersier ini dimulai sejak 65 juta tahun yang lalu hingga 600.000 tahun yang lalu. Sedangkan zaman kuarter berlangsung dari akhir zaman terseier hingga sekarang, yang dibagi ke dalam kala pleistosen (600.000-10.000 tahun yang lalu), dan kala holosen (10.000 tahun yang lalu-sekarang). Pada zaman Neozoikum ini, jenis manusia purba telah muncul. Manusia merupakan makhluk hidup yang muncul paling terakhir di dunia. Sebelumnya, dunia ini telah dihuni oleh makhluk-makhluk seperti hewan menyusui dan jenis kera atau kera-manusia. Selain itu, sebelumnya pun telah muncul jenis reptil purba seperti dinosaurus dan atlantasaurus. Hewan raksasa ini ada yang menjadi pemakan tumbuhan dan ada juga yang menjadi pemakan daging. Jenis hewan seperti ini pada jutaan tahun yang lalu telah punah. Pada zaman Neozoikum, bebarengan dengan mamalia yang memulai eksistensinya, manusia juga mulai bermunculan dan dapat menghuni bumi dengan leluasa. Iklim dan kondisi sudah aman bagi manusia sehingga mereka bebas hidup tanpa gangguan berbahaya di zaman sebelumnya seperti reptil-reptil yang berukuran besar, sehingga pada zaman Neozoikum bisa melakukan aktivitas kehidupan dengan baik. Manusia jenis Homo Sapiens pun mulai hidup pada zamanini, tepatnya pada masa Pleistosen. Kala Pleistosen ini merupakan dimulainya zaman es yang silih berganti (glasial dan interglasial), terbentuk pada 600.000 tahun yang lalu. Homo Sapiens menggantikan manusia purbapada masa ini. Hal inikarena Homo Sapiens lebih bisa menyesuaikan diri dengan alam. Pada masa ini pula iklim bumi berbah kembali ke normal dengan mencairnya es kutub ang memberi dampak pada terpecahnya beberapa pulau dan benua karena kenaikan permukaan air laut. Dengan demikian, bumi dapat ditempati pada masa pleistosen dikarenakan pada masa ini iklim dan kondisi sudah aman bagi manusia, reptil-reptil berukuran besar yang hidup dizaman sebelumnya sudah punah sehingga kondisi ini sudah aman bagi manusia dan mereka dapat melakukan aktivitas kehidupan dengan lebih baik.

Zaman Neozoikum berlangsung lebih dari 65 juta tahun. Zaman ini dibagi ke dalam beberapa masa periodenya, yakni zaman tersier dan kuarter, dimana pada setiap periode dibagi lagi dalam beberapa kala. Zaman tersier dibagi ke kala Paleosen, Eosen, Miosen, Oligosen, dan Pliosen, zaman tersier ini dimulai sejak 65 juta tahun yang lalu hingga 600.000 tahun yang lalu. Sedangkan zaman kuarter berlangsung dari akhir zaman terseier hingga sekarang, yang dibagi ke dalam kala pleistosen (600.000-10.000 tahun yang lalu), dan kala holosen (10.000 tahun yang lalu-sekarang). Pada zaman Neozoikum ini, jenis manusia purba telah muncul. Manusia merupakan makhluk hidup yang muncul paling terakhir di dunia. Sebelumnya, dunia ini telah dihuni oleh makhluk-makhluk seperti hewan menyusui dan jenis kera atau kera-manusia. Selain itu, sebelumnya pun telah muncul jenis reptil purba seperti dinosaurus dan atlantasaurus. Hewan raksasa ini ada yang menjadi pemakan tumbuhan dan ada juga yang menjadi pemakan daging. Jenis hewan seperti ini pada jutaan tahun yang lalu telah punah.

Pada zaman Neozoikum, bebarengan dengan mamalia yang memulai eksistensinya, manusia juga mulai bermunculan dan dapat menghuni bumi dengan leluasa. Iklim dan kondisi sudah aman bagi manusia sehingga mereka bebas hidup tanpa gangguan berbahaya di zaman sebelumnya seperti reptil-reptil yang berukuran besar, sehingga pada zaman Neozoikum bisa melakukan aktivitas kehidupan dengan baik. Manusia jenis Homo Sapiens pun mulai hidup pada zaman ini, tepatnya pada masa Pleistosen. Kala Pleistosen ini merupakan dimulainya zaman es yang silih berganti (glasial dan interglasial), terbentuk pada 600.000 tahun yang lalu. Homo Sapiens menggantikan manusia purba pada masa ini. Hal ini karena Homo Sapiens lebih bisa menyesuaikan diri dengan alam. Pada masa ini pula iklim bumi berbah kembali ke normal dengan mencairnya es kutub ang memberi dampak pada terpecahnya beberapa pulau dan benua karena kenaikan permukaan air laut.  

Dengan demikian, bumi dapat ditempati pada masa pleistosen dikarenakan pada masa ini iklim dan kondisi sudah aman bagi manusia, reptil-reptil berukuran besar yang hidup dizaman sebelumnya sudah punah sehingga kondisi ini sudah aman bagi manusia dan mereka dapat melakukan aktivitas kehidupan dengan lebih baik.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Iklan

Pertanyaan serupa

Sebutkan 4 zaman pembagian praaksara secara geologi!

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia