Iklan

Pertanyaan

Mengapa Belanda masih ingin berkuasa kembali di Indonesia?

Mengapa Belanda masih ingin berkuasa kembali di Indonesia?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

16

:

10

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

Belanda ingin berkuasa kembali di Indonesia karena Indonesia saat itu merupakan wilayah jajahan (koloni) Belanda yang paling besar dan paling menguntungkan, misalnya dari ekspor teh, kopi, karet, dan minyak bumi.

 Belanda ingin berkuasa kembali di Indonesia karena Indonesia saat itu merupakan wilayah jajahan (koloni) Belanda yang paling besar dan paling menguntungkan, misalnya dari ekspor teh, kopi, karet, dan minyak bumi.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, seiring dengan kekalahan Jepang di Perang Dunia II. Namun kemerdekaan Indoesia tidak serta merta diterima oleh Belanda, sebagai mantan penjajah Indonesia. Dalam berbagai upaya, mereka berusaha menjadikan kembali Indonesia sebagai wilayah kekuasaannya. Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan membonceng kedatangan pasukan Sekutu. Pasukan Sekutu ini awalnya bertujuan untuk melucuti pasukan Jepang di Indonesia dan mengembalikan pasukan Jepang ke negaranya. Namun kemudian pasukan Sekutu membebaskan dan mempersenjatai para tahanan Belanda, dan membantu Netherlands Indies Civil Administration (NICA) untuk membentuk kembali pemerintahan Hindia Belanda dan menjadikan kembali Indonesia sebagai wilayah jajahan Belanda. Pasukan Sekutu juga berupaya melucuti dan membubarkan pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Hal ini menyebabkan konflik dan berbagai pertempuran antara pasukan Sekutu dan terntara Indonesia di berbagai daerah. Belanda juga membentuk negara federal untuk memecah Indonesia menjadi negara kecil, seperti Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur dan Negara Sumatera Timur. Puncak upaya Belanda ini adalah diluncurkannya dua serangan besar yaitu Agresi Militer I (Operatie Product) dan Agresi Militer II (Operatie Kraai). Sebagai akibat agresi ini, banyak wilayah Indonesia yang dikuasai militer Belanda, termasuk ibu kota Jakarta. Ini membuat Presiden Sukarno harus mengungsi ke Yogyakarta. Dengan demikian,Belanda ingin berkuasa kembali di Indonesia karena Indonesia saat itu merupakan wilayah jajahan (koloni) Belanda yang paling besar dan paling menguntungkan, misalnya dari ekspor teh, kopi, karet, dan minyak bumi.

Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, seiring dengan kekalahan Jepang di Perang Dunia II. Namun kemerdekaan Indoesia tidak serta merta diterima oleh Belanda, sebagai mantan penjajah Indonesia. Dalam berbagai upaya, mereka berusaha menjadikan kembali Indonesia sebagai wilayah kekuasaannya. Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan membonceng kedatangan pasukan Sekutu. Pasukan Sekutu ini awalnya bertujuan untuk melucuti pasukan Jepang di Indonesia dan mengembalikan pasukan Jepang ke negaranya.  Namun kemudian pasukan Sekutu membebaskan dan mempersenjatai para tahanan Belanda, dan membantu Netherlands Indies Civil Administration (NICA) untuk membentuk kembali pemerintahan Hindia Belanda dan menjadikan kembali Indonesia sebagai wilayah jajahan Belanda. Pasukan Sekutu juga berupaya melucuti dan membubarkan pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Hal ini menyebabkan konflik dan berbagai pertempuran antara pasukan Sekutu dan terntara Indonesia di berbagai daerah. Belanda juga membentuk negara federal untuk memecah Indonesia menjadi negara kecil, seperti Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur dan Negara Sumatera Timur. Puncak upaya Belanda ini adalah diluncurkannya dua serangan besar yaitu Agresi Militer I (Operatie Product) dan Agresi Militer II (Operatie Kraai). Sebagai akibat agresi ini, banyak wilayah Indonesia yang dikuasai militer Belanda, termasuk ibu kota Jakarta. Ini membuat Presiden Sukarno harus mengungsi ke Yogyakarta.

Dengan demikian, Belanda ingin berkuasa kembali di Indonesia karena Indonesia saat itu merupakan wilayah jajahan (koloni) Belanda yang paling besar dan paling menguntungkan, misalnya dari ekspor teh, kopi, karet, dan minyak bumi.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Iklan

Pertanyaan serupa

Sebutkan faktor penyebab terjadinya konflik Indonesia dengan Belanda pasca kemerdekaan Indonesia?

6

4.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia