Roboguru

Masyarakat sekitar daerah pesisir, cenderung memiliki struktur sosial yang terbuka, lebih dinamis dan heterogen. Sedangkan masyarakat yang jauh dari pesisir, cenderung lebih tertutup, statis, dan homogen. Kemajemukan atau perbedaan sosial tersebut, disebabkan oleh faktor ....

Pertanyaan

Masyarakat sekitar daerah pesisir, cenderung memiliki struktur sosial yang terbuka, lebih dinamis dan heterogen. Sedangkan masyarakat yang jauh dari pesisir, cenderung lebih tertutup, statis, dan homogen. Kemajemukan atau perbedaan sosial tersebut, disebabkan oleh faktor ....

  1. kondisi geografis

  2. asal keturunan

  3. sumber penghidupan

  4. tradisi masyarakat

  5. penjajahan bangsa asing

Pembahasan Soal:

Masyarakat pesisir dikenal sebagai masyarakat yang terbuka, dinamis, dan mudah menerima perubahan. Kondisi ini didukung oleh keadaan geografis berupa lautan yang memungkinkan masyarakat pesisir menemui banyak orang baru setiap harinya. Misalnya nelayan dari pulau seberang atau bahkan wisatawan. Kontak dengan masyarakat lain yang intens dilakukan oleh masyarakat pesisir menumbuhkan sikap hidup yang terbuka dan dinamis.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acflsembilansembilan

Terakhir diupdate 16 Desember 2020

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Masyarakat sekitar daerah pesisir, cenderung memiliki struktur sosial yang terbuka, lebih dinamis dan heterogen. Sedangkan masyarakat yang jauh dari pesisir, cenderung lebih tertutup, statis dan homog...

Pembahasan Soal:

Kemajemukan atau perbedaan sosial di masyarakat dapat terjadi karena berbagai faktor salah satunya adalah kondisi geografis. Wilayah-wilayah yang terpisah dan berbagai jenis bentuknya menyebabkan perbedaan-perbedaan di masyarakat. berdasarkan soal masyarakat sekitar pesisir cenderung memiliki struktur sosial yang terbuka, lebih dinamis, dan heterogen. Sedangkan masyarakat yang jauh dari pesisir memiliki sikap tertutup, statis dan homogen. Hal itu terjadi karena wilayah atau keadaan bumi yang berbeda, selain itu masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan tentu memiiki bentuk rumah, agama, gaya hidup, dan mata pencaharian berbeda dengan di pesisir. Masyarakat yang tinggal di daerah yang dengan sumber daya alam melimpah akan berbeda dengan masyarakay yang memiliki sumber daya alam sedikit atau kekurangan yang identik dengan masyarakat rakus-rakus kasar dan sebagainya.

0

Roboguru

Masyarakat daerah pesisir, cenderung memiliki struktur sosial yang terbuka, lebih dinamis dan heterogen. Sedangkan masyarakat yang jauh dari pesisir, cenderung lebih tertutup, statis, dan homogen. Kem...

Pembahasan Soal:

Masyarakat daerah pesisir dikenal sangat dinamis dan terbuka dengan kebudayaan masyarakat lain. Kondisi sosial seperti ini didukung oleh kondisi wilayah geografis berupa pesisir, lepas pantai, dan lautan. Di mana dengan kondisi geografis seperti ini masyarakat pesisir dapat dengan mudah bertemu dengan orang baru. Misalnya pedagang yang memanfaatkan jalur laut biasanya akan bersinggah di pesisir untuk melakukan kegiatan sosial, seperti berdagang atau beristirahat. Kemudian juga masyarakat pesisir sangat akrab dengan kedatangan wisatawan yang tentu saja memiliki kebudayaan berbeda. Kondisi seperti ini memudahkan masyarakat pesisir bertemu, berinteraksi, dan akhirnya memiliki keterbukaan pada orang lain. Kondisi ini juga mendukung terbentuknya struktur sosial terbuka dan memungkinkan kehidupan masyarakat menjadi sangat dinamis.

0

Roboguru

Keragaman suku seperti Aceh, Alas, Alor, Ambon, Ampana, Asmat, dan Abung merupakan gambaran Indonesia sebagai negara multikultural yang memiliki keragaman budaya. Faktor penyebab timbulnya keragaman t...

Pembahasan Soal:

Kemajemukan atau perbedaan sosial di masyarakat dapat terjadi karena berbagai faktor salah satunya adalah kondisi wilayah indonesia. Kondisi wilayah indonesia berupa kepulauan yang terpisah satu dengan yang lainnya.Berdasarkan soal menyebutkan indikator keragaman suku,seperti aceh, alas, alor, ambon, ampana, asmat, dan abung,  suku merupakan wujud diferensiasi berdasarkan budaya sehingga kita mengkaji dengan sudut pandang keragaman budaya. Kondisi wilayah indonesia berupa kepualauan yang terpisah dan berbagai jenis bentuknya menyebabkan perbedaan-perbedaan di masyarakat. Hal itu terjadi karena wilayah atau keadaan bumi yang berbeda, sehingga mendiami wilayah yang berbeda mengakibatkan penduduk yang menempati pulau pulau itu tumbuh menjadi kesatuan suku bangsa yang terisolasi dengan yang lain, kemudian mereka mengembangkan bahasa, ikatan ikatan kebudayaan yang berbeda satu sama lain.

0

Roboguru

Kemajemukan masyarakat Indonesia antara lain ditandai oleh kenyataan adanya keragaman budaya, suku bangsa, dan kelompok etnis. Faktor yang menyebabkan kemajemukan demikian adalah ....

Pembahasan Soal:

Kemajemukan masyarakat indonesia yang menciptakan banyak perbedaan perbedaan yang dapat dilihat secara langsung disebabkan oleh berbagai faktor.  Terbentuknya kemajemukan masyarakat di Indonesia disebabkan oleh letak wilayah Indonesia yang strategis, yakni di antara dua benua dan dua samudra. Oleh karena itu, letak wilayah yang strategis tersebut memungkinkan terjadinya kontak dengan bangsa lain. Kondisi wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan serta perbedaan iklim dan topografi antara satu daerah dengan daerah lain yang menyebabkan munculnya aneka budaya kelompok masyarakat serta sumber daya alam yang beragam. Kemajemukan masyarakat Indonesia dapat dilihat pada keberagaman agama, ras dan budaya, serta agama atau kepercayaan masyarakat Indonesia.

0

Roboguru

Masyarakat sekitar daerah pesisir, cenderung memiliki struktur sosial yang terbuka, lebih dinamis dan heterogen. Sedangkan masyarakat yang jauh dari pesisir, cenderung lebih tertutup, statis, dan homo...

Pembahasan Soal:

Secara sosiologis, terdapat perbedaan yang mencolok antara mata pencaharian masyarakat pesisir dengan masyarakat agraris (jauh dari pesisir). Hal ini diakibatkan oleh kondisi geografis yang berbeda. Sumber daya alam pada masyarakat pesisir sifatnya tidak bisa diprediksi dan open access (terbuka untuk semua). Sehingga, karakteristik sumber daya seperti ini membuat masyarakat pesisir mempunyai karakteristik yang keras, tegas, dinamis, heterogen, dan terbuka. Sebaliknya, masyarakat agraris cenderung mempunyai akses sumber daya alam yang terkontrol sehingga masyarakat agraris mempunyai sifat yang homogen, statis, dan tertutup. 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved