Iklan

Pertanyaan

Masyarakat pada masa praaksara telah mengenal teknik penguburan. Bagaimana tata cara penguburan tidak langsung?

Masyarakat pada masa praaksara telah mengenal teknik penguburan. Bagaimana tata cara penguburan tidak langsung?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

07

:

15

:

40

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

tata cara penguburan tidak langsung dilakukan dengan cara sebagai berikut.

tata cara penguburan tidak langsung dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Pembahasan

Kepercayaan manusia purba mulai muncul sejak masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut. Munculnya kepercayaan ini mempengaruhi pola kehidupan masyarakat. Selain melakukan berbagai ritual atau pemujaan, masyarakat mengenal sistem penguburan bagi orang meninggal. Terdapat dua sistem penguburan pada masa ini, yakni penguburan primer (langsung) dan penguburan sekunder (tidak langsung). Dalam penguburan sekunder (tidak langsung) tata cara penguburan dilakukan dengan cara mayat dikubur langsung dalam tanah tanpa upacara penguburan. Setelah mayat menjadi kerangka, kuburnya digali dan kerangka diambil untuk dibersihkan. Setelah dibersihkan, kerangka di letakan dalam wadah berupa tempayan atau sarkofagus dan dikubur kembali dengan disertai upacara penguburan. Cara penguburan ini ditemukan di Melo, Sumba (NTT), Gilimanuk (Bali) dan Lesung Batu (Sumatra Barat). Dengan demikian, tata cara penguburan tidak langsung dilakukan dengan cara sebagai berikut. Mengubur mayat di tanah tanpa upacara. Jika mayat sudah menjadi kerangka, kerangka diangkat kemudian dibersihkan. Setelah dibersihkan, kerangka disimpan di dalam wadah berupa tempayan atau sarkofagus. Kemudian, kerangka yang sudah ditempatkan di dalam wadah dikubur kembali di dalam tanah disertai dengan upacara.

Kepercayaan manusia purba mulai muncul sejak masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut. Munculnya kepercayaan ini mempengaruhi pola kehidupan masyarakat. Selain melakukan berbagai ritual atau pemujaan, masyarakat mengenal sistem penguburan bagi orang meninggal. Terdapat dua sistem penguburan pada masa ini, yakni penguburan primer (langsung) dan penguburan sekunder (tidak langsung). Dalam penguburan sekunder (tidak langsung) tata cara penguburan dilakukan dengan cara mayat dikubur langsung dalam tanah tanpa upacara penguburan. Setelah mayat menjadi kerangka, kuburnya digali dan kerangka diambil untuk dibersihkan. Setelah dibersihkan, kerangka di letakan dalam wadah berupa tempayan atau sarkofagus dan dikubur kembali dengan disertai upacara penguburan. Cara penguburan ini ditemukan di Melo, Sumba (NTT), Gilimanuk (Bali) dan Lesung Batu (Sumatra Barat).

Dengan demikian, tata cara penguburan tidak langsung dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  1. Mengubur mayat di tanah tanpa upacara.
  2. Jika mayat sudah menjadi kerangka, kerangka diangkat kemudian dibersihkan.
  3. Setelah dibersihkan, kerangka disimpan di dalam wadah berupa tempayan atau sarkofagus.
  4. Kemudian, kerangka yang sudah ditempatkan di dalam wadah dikubur kembali di dalam tanah disertai dengan upacara.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Iklan

Pertanyaan serupa

Bagaimana manusia purba Indonesia menjalankan kehidupannya sehari-hari dari segi budaya dan kepercayaan, jelaskan 2 alasan

28

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia