Iklan

Pertanyaan

Mantan pemimpin pasukan Diponegoro yang gagal diadu domba Belanda dengan Pasukan Paderi adalah ...

Mantan pemimpin pasukan Diponegoro yang gagal diadu domba Belanda dengan Pasukan Paderi adalah ...

  1. Pangeran Dipokusumo

  2. Pangeran Mangkubumi

  3. Kyai Mojo

  4. Sentot Prawirodirdjo

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

00

:

56

:

50

Klaim

Iklan

A. Jasmine

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah E.

jawaban yang tepat adalah E.

Pembahasan

Sentot Alibasah Prawirodirdjo adalah keponakan dari Sultan Hamengkubuwono IV yang memiliki dendam kepada Belanda. Hal ini membuatnya bergabung dengan Pangeran Diponegoro dalam melawan Belanda. Disana, ia menjabat sebagai panglima perang dan berhasil memenangkan berbagai peperangan. Namun, berbagai bentuk kemenangan tersebut tidak membuat pasukan Diponegoro menang telak melawan Belanda. Akhirnya, Belanda mengeluarkan sebuah janji pemberian wilayah kepada pasukan Diponegoro jika mereka menyerah. Belanda juga menjamin bahwa pasukan yang menyerah kepada Belanda akan diperlakukan secara hormat. Melihat kesempatan ini, akhirnyaSentotberunding dengan pasukannya karena melihat tanda-tanda kemenangan dari Belanda. Hasil dari perundingan itu adalah pasukannya menyerah kepada Belanda dengan syarat wilayah yang akan dikuasaiSentotakan dijadikan sebagai wilayah meluaskan agama Islam. Penyerahan diri ini terjadi pada tanggal 24 Oktober 1829. Sayangnya, Belanda tidak menepati janjinya. Pada saat yang sama, Belanda juga terlibat dalam perang hebat di Sumatra, yaitu Perang Paderi. Belanda pun memfitnah pasukan Paderi yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol dengan kaum yang menganut agama Islam dengan ajaran sesat. Belanda juga memintaSentot untuk memerangi kaum Paderi dan menjanjikan daerah yang luas untuk menjadi wilayah kekuasaannya, yaitu XIII Koto di Minangkabau serta pemberian pangkat.Sentot menyanggupi tawaran tersebut. Sentot dengan pasukannya berangkat ke Minangkabau pada tahun 1832. Setelah berperang dengan beberapa pasukan Paderi, terdengar suara adzan di medan perang. Hal ini membuat kedua pasukan, yaitu pasukan Paderi dan pasukan Sentot terkejut. Mereka akhirnya tersadar bahwa mereka merupakan saudara seiman. Akhirnya, kedua pasukan tersebut menjalin hubungan yang baik.Sentot pun berkhianat kepada Belanda dan memasok senjata bagi pasukan Paderi. Hal ini pun diketahui oleh Belanda sehingga ia diasingkan ke Bengkulu. Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

Sentot Alibasah Prawirodirdjo adalah keponakan dari Sultan Hamengkubuwono IV yang memiliki dendam kepada Belanda. Hal ini membuatnya bergabung dengan Pangeran Diponegoro dalam melawan Belanda. Disana, ia menjabat sebagai panglima perang dan berhasil memenangkan berbagai peperangan. Namun, berbagai bentuk kemenangan tersebut tidak membuat pasukan Diponegoro menang telak melawan Belanda.

Akhirnya, Belanda mengeluarkan sebuah janji pemberian wilayah kepada pasukan Diponegoro jika mereka menyerah. Belanda juga menjamin bahwa pasukan yang menyerah kepada Belanda akan diperlakukan secara hormat. Melihat kesempatan ini, akhirnya Sentot berunding dengan pasukannya karena melihat tanda-tanda kemenangan dari Belanda. Hasil dari perundingan itu adalah pasukannya menyerah kepada Belanda dengan syarat wilayah yang akan dikuasai Sentot akan dijadikan sebagai wilayah meluaskan agama Islam. Penyerahan diri ini terjadi pada tanggal 24 Oktober 1829. 

Sayangnya, Belanda tidak menepati janjinya. Pada saat yang sama, Belanda juga terlibat dalam perang hebat di Sumatra, yaitu Perang Paderi. Belanda pun memfitnah pasukan Paderi yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol dengan kaum yang menganut agama Islam dengan ajaran sesat. Belanda juga meminta Sentot untuk memerangi kaum Paderi dan menjanjikan daerah yang luas untuk menjadi wilayah kekuasaannya, yaitu XIII Koto di Minangkabau serta pemberian pangkat. Sentot menyanggupi tawaran tersebut.

Sentot dengan pasukannya berangkat ke Minangkabau pada tahun 1832. Setelah berperang dengan beberapa pasukan Paderi, terdengar suara adzan di medan perang. Hal ini membuat kedua pasukan, yaitu pasukan Paderi dan pasukan Sentot terkejut. Mereka akhirnya tersadar bahwa mereka merupakan saudara seiman. Akhirnya, kedua pasukan tersebut menjalin hubungan yang baik. Sentot pun berkhianat kepada Belanda dan memasok senjata bagi pasukan Paderi. Hal ini pun diketahui oleh Belanda sehingga ia diasingkan ke Bengkulu.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Iklan

Pertanyaan serupa

Pada fase pertama Perang Padri, Belanda berhasil mengajak kaum Padri mengadakan kesepakatan. Akan tetapi, dalam perkembangannya kaum Padri membatalkan kesepakatan tersebut karena....

7

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia