Iklan
Pertanyaan
Bacalah puisi berikut untuk menjawab soal nomor 29 dan 30.
Doa Para Pelaut yang Tabah
(1) Kami telah berjanji kepada sejarah untuk pantang menyerah.
(2) Bukankah telah kami lalui pulau demi pulau, selaksa pulau dengan perahu yang semakin mengeras oleh air laut.
(3) Selalu bajakan otot-otot kami, ya Tuhan yang tetap mengayuh entah sejak kapan.
(4) Barangkali akan segera memutih rambut kami ini satu demi satu merasa letih, dan tersungkur mati.
(5) Tapi berlaksa anak-anak kami memegang dayung serta kemudi menggantikan kami.
Larik puisi yang menggambarkan harapan penyair ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Iklan
E. Iga
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Sanata Dharma
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia