Iklan

Pertanyaan

Kitab hukum undang-undang pidana maupun perdata Kesultanan Demak disebut dengan...

Kitab hukum undang-undang pidana maupun perdata Kesultanan Demak disebut dengan...

  1. ...

  2. ...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

02

:

17

:

39

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

Kitab hukum undang-undang pidana maupun perdata Kesultanan Demak yaituAngger-Angger Suryangalam.

 Kitab hukum undang-undang pidana maupun perdata Kesultanan Demak yaitu Angger-Angger Suryangalam.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Demak merupakan Kerajaan Islam pertama dan terbesar di pantai utara Jawa. Sebelum menjadi kerajaan, Demak merupakan kadipaten dari Kerajaan Majapahit. Kerajaan Demak merupakan pelopor penyebaran agama Islam di Jawa dan Nusantara umumnya. Pendiri kerajaan ini adalah Raden Patah, putra Kerthabumi (Brawijaya V). Dalam bidang keagamaan, kesultanan Demak berperan sebagai pusat penyebaran agama Islam. Di Pulau Jawa, penyebaran Islam didukung oleh para wali yang dikenal dengan Wali Songo. Kehidupan ekonomi masyarakat Demak bersumber pada pertanian, perdagangan dan pelayaran. Pengalihan jalur perdagangan setelah jatuhnya Malaka ke tangan Portugis, membuat pelabuhan-pelabuhan di wilayah kesultanan Demak seperti Jepara, Tuban, Sedayu, dan Gresik berkembang menjadi pelabuhan transito (penghubung) dengan daerah-daerah penghasil rempah-rempah. Dalam bidang hukum, Angger-Angger Suryangalam adalahundang-undangresmikerajaan Demakyang berisi mengenai ketentuan perdata, pidana, dan hukum acara yang bersumber pada tata hukumIslam. Dengan demikianKitab hukum undang-undang pidana maupun perdata Kesultanan Demak yaituAngger-Angger Suryangalam.

Demak merupakan Kerajaan  Islam pertama dan terbesar di pantai utara Jawa. Sebelum menjadi kerajaan,  Demak merupakan kadipaten dari Kerajaan Majapahit. Kerajaan Demak merupakan pelopor penyebaran agama Islam di Jawa dan Nusantara umumnya. Pendiri kerajaan ini adalah Raden Patah, putra Kerthabumi (Brawijaya V).

Dalam bidang keagamaan, kesultanan Demak berperan sebagai pusat penyebaran agama Islam. Di Pulau Jawa, penyebaran Islam didukung oleh para wali yang dikenal dengan Wali Songo.

Kehidupan ekonomi masyarakat Demak bersumber pada pertanian, perdagangan dan pelayaran. Pengalihan jalur perdagangan setelah jatuhnya Malaka ke tangan Portugis, membuat pelabuhan-pelabuhan di wilayah kesultanan Demak seperti Jepara, Tuban, Sedayu, dan Gresik berkembang menjadi pelabuhan transito (penghubung) dengan daerah-daerah penghasil rempah-rempah.

Dalam bidang hukum, Angger-Angger Suryangalam adalah undang-undang resmi kerajaan Demak yang berisi mengenai ketentuan perdata, pidana, dan hukum acara yang bersumber pada tata hukum Islam.

Dengan demikian Kitab hukum undang-undang pidana maupun perdata Kesultanan Demak yaitu Angger-Angger Suryangalam.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Islam berasal dari negara?

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2025 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia