Iklan

Pertanyaan

Kisah-Kisah Pembawa Bahagia Ludgwig van Beethoven, seorang komponis terbesar dunia, lahir pada 16 Desember 1770. Ia berhasil menggelar konser pertamanya pada usia tujuh tahun.Ia diramalkan oleh guru komponis pertamanya, Christian Gottlob Neefe, akan menjadi sosok sehebat Mozart se-andainya Beethoven meneruskan kariernya.Mozart yang diidolakannya pun terkagum-kagum dengan permainan pianonya ketika keduanya bertemu untuk pertama kalinya di Wina, Austria. Namun, jalan takdir rupanya tak semulus yang dibayangkan. Pada pertengahan 1801, daya pendengaran Beethoven mulai berkurang akibat otoslerosis , yang menghambat kariernya sebagai musisi. Kisah Beethoven kemudian “dituangkan” dalam buku Kisah Pembawa Kebahagiaan. Dengan gaya bahasa bercerita, buku setebal tiga ratus satu halaman ini dapat ”dikunyah” dan dinikmati pembaca dari beragam generasi dan segala lapisan sosial. Meski demikian, menu yang dihidangkannya tetap sarat gizi yang dapat menyehatkan jiwa. Beethoven yang dikisahkan merupakan orang yang telah menemukan tujuan hidupnya yang ditugaskan Tuhan.Menurut Arvan, kita dikirim Tuhan ke dunia ini dengan satu maksud, dengan sebuah misi suci, dan tugas kita adalah menemukan masing-masing misi yang ditugaskan dan menjalankannya. Dengan demikian, kehadiran kita akan menjadi manfaat bagi umat manusia. Itulah kebahagiaan sejati. (Halaman 19). Noval Maliki Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Tinggal di Cirebon Kalimat fakta yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah…

Kisah-Kisah Pembawa Bahagia

Ludgwig van Beethoven, seorang komponis terbesar dunia, lahir pada 16 Desember 1770. Ia berhasil menggelar konser pertamanya pada usia tujuh tahun. Ia diramalkan oleh guru komponis pertamanya, Christian Gottlob Neefe, akan menjadi sosok sehebat Mozart se-andainya Beethoven meneruskan kariernya. Mozart yang diidolakannya pun terkagum-kagum dengan permainan pianonya ketika keduanya bertemu untuk pertama kalinya di Wina, Austria. Namun, jalan takdir rupanya tak semulus yang dibayangkan. Pada pertengahan 1801, daya pendengaran Beethoven mulai berkurang akibat otoslerosis, yang menghambat kariernya sebagai musisi. 

Kisah Beethoven kemudian “dituangkan” dalam buku Kisah Pembawa Kebahagiaan. Dengan gaya bahasa bercerita, buku setebal tiga ratus satu halaman ini dapat ”dikunyah” dan dinikmati pembaca dari beragam generasi dan segala lapisan sosial. Meski demikian, menu yang dihidangkannya tetap sarat gizi yang dapat menyehatkan jiwa. Beethoven yang dikisahkan merupakan orang yang telah menemukan tujuan hidupnya yang ditugaskan Tuhan. Menurut Arvan, kita dikirim Tuhan ke dunia ini dengan satu maksud, dengan sebuah misi suci, dan tugas kita adalah menemukan masing-masing misi yang ditugaskan dan menjalankannya. Dengan demikian, kehadiran kita akan menjadi manfaat bagi umat manusia. Itulah kebahagiaan sejati. (Halaman 19). 

Noval Maliki 
Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Tinggal di Cirebon

Kalimat fakta yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah…

  1. Beethoven sempat ditolak di sekolah formal karena dianggap mengalami keterbelakangan mental

  2. Pada pertengahan 1801, daya pendengaran Beethoven mulai berkurang akibat osteoporosis

  3. Ludgwig van Beethoven, seorang komponis terbesar dunia, lahir pada 16 Desember 1771

  4. Christian Gottlob Neefe meramalkan bahwa Beethoven akan menjadi sosok sehebat Mozart

  5. Ludgwig van Beethoven berhasil menggelar konser pertamanya pada usia sepuluh tahun

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

13

:

56

Klaim

Iklan

R. Indriani

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Kalimat fakta yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah Christian Gottlob Neefe meramalkan bahwa Beethoven akan menjadi sosok sehebat Mozart. Sementara itu, pernyataan lain salah. Opsi A keliru karena di teks tidak disebutkan bahwa Beethoven sempat ditolak di sekolah formal karena dianggap mengalami keterbelakangan mental. Opsi B salah karena Pada pertengahan 1801, daya pendengaran Beethoven mulai berkurang akibat penyakit otoslerosis , bukannya osteoporosis. Opsi C kurang tepat karena Ludgwig van Beethoven, seorang komponis terbesar dunia, lahir pada 16 Desember 1770. Opsi E tidak benar karena Ludgwig van Beethoven berhasil menggelar konser pertamanya pada usia tujuh tahun, bukannya sepuluh tahun.

Kalimat fakta yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah Christian Gottlob Neefe meramalkan bahwa Beethoven akan menjadi sosok sehebat Mozart. Sementara itu, pernyataan lain salah. Opsi A keliru karena di teks tidak disebutkan bahwa Beethoven sempat ditolak di sekolah formal karena dianggap mengalami keterbelakangan mental. Opsi B salah karena Pada pertengahan 1801, daya pendengaran Beethoven mulai berkurang akibat penyakit otoslerosis, bukannya osteoporosis. Opsi C kurang tepat karena Ludgwig van Beethoven, seorang komponis terbesar dunia, lahir pada 16 Desember 1770. Opsi E tidak benar karena Ludgwig van Beethoven berhasil menggelar konser pertamanya pada usia tujuh tahun, bukannya sepuluh tahun.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

32

Iklan

Pertanyaan serupa

Dalam Hidup, yang Penting Go ! Kata ”motivasi” sekarang ini bagai mantra untuk meraih kesuksesan. Sejatinya, supaya lebih maju, kita memerlukan motivasi. Motivasi itu bisa bersumber dari diri sendi...

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia