Roboguru

Kenaikan  titik  didih  molal  larutan tergantung pada ....

Pertanyaan

Kenaikan  titik  didih  molal  larutan tergantung pada ....

  1. molaritas larutanspace

  2. molalitas larutanspace

  3. jenis zat terlarutspace

  4. jenis zat pelarutspace

  5. titik didih pelarutspace

Pembahasan Soal:

Jika air murni dipanaskan pada tekanan 1 atm (760 mmHg), maka air akan mendidih pada suhu 100 space degree C. Jika pada suhu yang sama dilarutkan gula, maka tekanan uap air akan turun. Jika semakin banyak gula yang dilarutkan, maka makin banyak penurunan tekanan uapnya. Hal ini mengakibatkan larutan gula belum mendidih pada suhu 100 space degree C. Agar larutan gula cepat mendidih, diperlukan suhu yang cukup tinggi, sehingga tekanan uap jenuhnya sama dengan tekanan uap di sekitarnya. Selisih antara titik didih larutan dengan titik didih pelarut murni disebut kenaikan titik didih (ΔTb). Secara umum semakin banyak zat terlarut yang dilarutkan maka kenaikan titik didih akan semakin besar sehingga persamaan untuk menentukan perubahan titik didih sebanding dengan hasil kali molalitas (m) dengan nilai Kb pelarut. 


increment Tb double bond m cross times Kb


Jadi, kenaikan titik didih molal larutan bergantung pada molalitasnya.

Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

B. Rohmawati

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tentukan titik beku dan titik didih larutan yang dibuat dengan melarutkan 82,2 gram kalsium klorida CaCI2​ (Mr = 110,98) dalam 400 gram air jika diketahui  dan

Pembahasan Soal:

Penurunan titik beku (Tf) dan kenaikan titik didih (Tb) merupakan salah satu sifat koligatif, yaitu sifat-sifat fisis larutan yang hanya tergantung pada konsentrasi partikel dalam larutan, tetapi tidak tergantung pada jenisnya. Larutan CaCI2 merupakan elektrolit sehingga dalam rumus nanti perlu dimasukkan nilai faktor van't Hoff (i).

Untuk menyelesaikan soal diatas dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

1). Tentukan besarnya faktor van't Hoff (i)

Senyawa CaCI2 merupakan garam yang mudah larut dalam air sehingga diasumsikan terionisasi sempurna (α=1).


CaCl2ni=====Ca2++2Cljumlahion=31+(n1)α1+(31)11+23


2). Tentukan molalitas larutan (m)


m===Mrg×p1000110,9882,2×40010001,85m


3). Tentukan penurunan titik beku (Tf) dan titik beku larutan (Tf)


TfTfTf=======m×Kf×i1,85×1,86×310,33Ctitikbekuair=0C,maka:TfTf(010,33)C10,33C


4). Tentukan kenaikan titik didih (Tb) dan titik didih larutan (Tb)


TbTbTb=======m×Kb×i1,85×0,512×32,84Ctitikdidihair=100C,maka:Tb+Tb(100+2,84)C102,84C


Dengan demikian, titik beku dan titik didih larutan tersebut secara berturut-turut adalah 10,33C dan 102,84C. 

Roboguru

Jika di gelas pertama kita melarutkan 3 sendok teh gula dengan 500 ml air dan di gelas kedua kita melarutkan 5 sendok teh gula dengan 400 ml air maka mana larutan yang memiliki sifat koligatif paling ...

Pembahasan Soal:

Sifat koligatif merupakan sifat-sifat fisis larutan yang hanya tergantung pada konsentrasi partikel dalam larutan, tetapi tidak tergantung pada jenisnya. Oleh karena itu, untuk menentukan larutan yang memiliki sifat koligatif lebih besar dapat digunakan rumus konsentrasi, seperti molalitas. Moallitas (m) menyatakan banyaknya mol dalam 1000 gram pelarut.

Diasumsikan gula adalah sukrosa dengan rumus molekul C12H22O11 dengan masa molekul relatif (Mr) = 342, dan 1 sendok teh setara dengan 1 gram, maka molalitasnya yaitu:

  • 3 sendok teh gula dengan 500 ml air

    pm====massaair=volumeairMrg×p10003423×50010000,0175m
     
  • 5 sendok teh gula dengan 400 ml air

    m==3425×40010000,0365m
     

Dari asumsi perhitungan diatas, larutan yang terbuat dari 3 sendok teh gula dengan 500 ml air memiliki konsentrasi lebih besar sehingga sifat koligatifnya juga lebih besar.

Dengan demikian, larutan yang memiliki sifat koligatif paling besar adalah 3 sendok teh gula dengan 500 ml air. 

Roboguru

Asam sulfat 49% mempunyai massa jenis . Tentukan molaritas, molalitas, fraksi mol, titik beku, titik didih, serta tekanan osmotik larutan itu pada suhu . (, dan )

Pembahasan Soal:

Molaritas, molalitas, dan fraksi mol merupakan ukuran kadar zat. Penurunan titik beku, kenaikan titik didih, dan tekanan osmotik merupakan sifat koligatif larutan.

  1. Molaritas
    Molaritas (M) menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan. Berdasarkan data yang diketahui pada soal, molaritas asam sulfat (H subscript 2 S O subscript 4) dapat ditentukan sebagai berikut.
    a. Menentukan M subscript r space H subscript 2 S O subscript 4
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell M subscript r space H subscript 2 S O subscript 4 end cell equals cell left parenthesis 2 cross times A subscript r space H right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times A subscript r space S right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times A subscript r space O right parenthesis end cell row blank equals cell left parenthesis 2 cross times 1 right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times 32 right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times 16 right parenthesis end cell row blank equals cell 2 plus 32 plus 64 end cell row blank equals 98 end table

    b. Menentukan molaritas H subscript 2 S O subscript 4
    begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row italic M equals cell fraction numerator percent sign cross times italic rho cross times 10 over denominator italic M subscript r end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 49 cross times 1 comma 4 cross times 10 over denominator 98 end fraction end cell row blank equals cell 7 space M end cell end table end style 
     
  2. Molalitas
    Molalitas (m) menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1 kg pelarut. Penentuan molalitas larutan H subscript 2 S O subscript 4 dapat mengikuti langkah:
    a. Menentukan massa larutan H subscript 2 S O subscript 4
    Apabila volume larutan dimisalkan 1 liter, maka:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell massa subscript larutan space H subscript 2 S O subscript 4 end subscript end cell equals cell italic rho cross times V end cell row blank equals cell 1 comma 4 space kg space L to the power of negative sign 1 end exponent cross times 1 space L end cell row blank equals cell 1 comma 4 space kg end cell row blank equals cell 1400 space g end cell end table

    b. Menentukan massa H subscript 2 S O subscript 4 (zat terlarut)
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell massa subscript H subscript 2 S O subscript 4 end subscript end cell equals cell percent sign cross times massa subscript larutan space H subscript 2 S O subscript 4 end subscript end cell row blank equals cell 49 percent sign cross times 1400 space g end cell row blank equals cell 686 space g end cell end table

    c. Menentukan massa air (pelarut) 
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell massa subscript air end cell equals cell massa subscript larutan space H subscript 2 S O subscript 4 end subscript bond massa subscript H subscript 2 S O subscript 4 end subscript end cell row blank equals cell 1400 space g minus sign 686 space g end cell row blank equals cell 714 space g end cell end table

    d. Menentukan molalitas  H subscript 2 S O subscript 4
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row m equals cell massa subscript H subscript 2 S O subscript 4 end subscript over M subscript r cross times 1000 over massa subscript air end cell row blank equals cell 686 over 98 cross times 1000 over 714 end cell row blank equals cell 9 comma 8 space m end cell end table
     
  3. Fraksi mol
    Fraksi mol menyatakan perbandingan mol komponen dengan mol total larutan. Penentuan fraksi mol H subscript 2 S O subscript 4 adalah sebagai berikut.
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell X subscript H subscript 2 S O subscript 4 end subscript end cell equals cell fraction numerator n subscript H subscript 2 S O subscript 4 end subscript over denominator n subscript H subscript 2 S O subscript 4 end subscript and n subscript air end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator begin display style bevelled fraction numerator 686 space g over denominator 98 space g space mol to the power of negative sign 1 end exponent end fraction end style over denominator left parenthesis begin display style bevelled fraction numerator 686 space g over denominator 98 space g space mol to the power of negative sign 1 end exponent end fraction end style right parenthesis plus left parenthesis begin display style bevelled fraction numerator 714 space g over denominator 18 space g space mol to the power of negative sign 1 end exponent right parenthesis end fraction end style end fraction end cell row blank equals cell 0 comma 15 end cell end table
     
  4. Titik beku
    Titik beku adalah temperatur saat suatu zat cair tepat berubah menjadi bentuk padatnya. Penentuan titik beku larutan H subscript 2 S O subscript 4 adalah sebagai berikut.
    a. Menentukan penurunan titik beku larutan
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript f end cell equals cell K subscript f cross times m cross times i end cell row blank equals cell 1 comma 86 degree C space m to the power of negative sign 1 end exponent cross times 9 comma 8 space m cross times left curly bracket 1 plus left parenthesis 3 minus sign 1 right parenthesis 1 right curly bracket end cell row blank equals cell 54 comma 7 degree C end cell end table 

    b. Menentukan titik beku larutan
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell T subscript f end cell equals cell T subscript f degree minus sign increment T subscript f end cell row blank equals cell 0 degree C minus sign 54 comma 7 degree C end cell row blank equals cell negative sign 54 comma 7 degree C end cell end table 
     
  5. Titik didih
    Titik didih adalah temperatur saat suatu zat cair tepat berubah menjadi bentuk gasnya. Penentuan titik didih larutan H subscript 2 S O subscript 4 adalah sebagai berikut.
    a. Menentukan kenaikan titik didih larutan
     table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript b end cell equals cell K subscript b cross times m cross times i end cell row blank equals cell 0 comma 52 degree C space m to the power of negative sign 1 end exponent cross times 9 comma 8 space m cross times left curly bracket 1 plus left parenthesis 3 minus sign 1 right parenthesis 1 right curly bracket end cell row blank equals cell 15 comma 3 degree C end cell end table

    b. Menentukan titik didih larutan
     table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell T subscript b end cell equals cell T subscript b degree plus increment T subscript b end cell row blank equals cell 100 degree C plus 15 comma 3 degree C end cell row blank equals cell 115 comma 3 degree C end cell end table
     
  6. Tekanan osmotik
    Tekanan osmotik adalah besarnya tekanan yang harus diberikan pada permukaan suatu larutan untuk mencegah terjadinya osmosis. Penentuan tekanan osmotik larutan H subscript 2 S O subscript 4 adalah sebagai berikut.
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row pi equals cell M cross times R cross times T cross times i end cell row blank equals cell 7 space M cross times 0 comma 082 space bevelled fraction numerator L space atm over denominator mol space K end fraction cross times 298 space K cross times left curly bracket 1 plus left parenthesis 3 minus sign 1 right parenthesis 1 right curly bracket end cell row blank equals cell 513 comma 2 space atm end cell end table

Jadi, molaritas larutan H subscript bold 2 S O subscript bold 4 adalah 7 M; molalitasnya 9,3 m; fraksi molnya 0,15; titik bekunya bold minus sign bold 54 bold comma bold 7 bold degree C; titik didihnya bold 115 bold comma bold 3 bold degree C; dan tekanan osmotiknya bernilai 513,2 atm.

Roboguru

Pupuk urea, , sebanyak 12 gram dilarutkan ke dalam 250 gram air . Tentukan titik didih larutan.

Pembahasan Soal:

Kenaikan tiitk didih berbanding lurus dengan kemolalan larutan atau dapat dituliskan sebagai berikut.


table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript b end cell equals cell m cross times K subscript b end cell row cell increment T subscript b end cell equals cell T subscript b bond T subscript b degree end cell row blank blank cell Keterangan colon end cell row cell increment T subscript b end cell equals cell kenaikan space titik space didih end cell row cell T subscript b end cell equals cell titik space didih space larutan end cell row cell T subscript b degree end cell equals cell titik space didih space pelarut end cell row m equals molalitas row cell K subscript b end cell equals cell tetapan space kenaikan space titik space didih end cell end table


Titik didih larutan urea / C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 dapat dihitung dengan cara yaitu :


table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Mr space C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 end cell equals cell 1 point Ar space C and 1 point Ar space O and 2 point Ar space N and 4 point Ar space H end cell row blank equals cell 1.12 plus 1.16 plus 2.14 plus 4.1 end cell row blank equals cell 12 plus 16 plus 28 plus 4 end cell row blank equals 60 row blank blank blank row cell increment T subscript b end cell equals cell m cross times K subscript b end cell row blank equals cell fraction numerator massa space terlarut over denominator Mr end fraction cross times fraction numerator 1000 over denominator massa space pelarut end fraction cross times K subscript b end cell row blank equals cell 12 over 60 cross times 1000 over 250 cross times 0 comma 52 end cell row blank equals cell 0 comma 416 end cell row blank blank blank row cell T subscript b end cell equals cell T subscript b degree plus increment T subscript b end cell row blank equals cell 100 plus 0 comma 416 end cell row blank equals cell 100 comma 416 space degree C end cell end table


Jadi, titik didih larutan tersebut adalah 100 comma 416 space degree C.

Roboguru

Suatu larutan urea dalam air mengalami penurunan titik beku 0,372 . Bila  molal air = 1,86 dan  molal air = 0,52, maka titik didih larutan urea tersebut adalah ....

Pembahasan Soal:

Pada soal diketahui data titik beku dan diminta untuk menentukan nilai titik didih larutan. Titik beku dan titik didih larutan termasuk dalam sifat koligatif larutan. Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang hanya bergantung pada konsentrasi zat terlarutnya, tidak pada jenis zat terlarutnya.

Untuk penyelesaian soal ini, digunakan persamaan hubungan konsentrasi dengan titik beku dan titik didih larutan. 

Langkah 1: Menghitung molalitas larutan (m)

Urea merupakan larutan non elektrolit

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript f end cell equals cell m cross times K subscript f cross times i end cell row cell 0 comma 372 space degree C end cell equals cell m cross times 1 comma 86 cross times 1 end cell row m equals cell fraction numerator 0 comma 372 space degree C over denominator 1 comma 86 end fraction end cell row blank equals cell 0 comma 2 space molal end cell end table

Langkah 2: Menghitung kenaikan titik didih (increment T subscript b)

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript b end cell equals cell m cross times K subscript b cross times i end cell row blank equals cell 0 comma 2 space molal cross times 0 comma 52 cross times 1 end cell row blank equals cell 0 comma 104 space degree C end cell end table


Langkah 3: Menghitung titik didih larutan (T subscript b space larutan)

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript b end cell equals cell T subscript b space larutan bond T subscript b space pelarut end cell row cell 0 comma 104 space degree C end cell equals cell T subscript b space larutan minus sign 100 space degree C end cell row cell T subscript b space larutan end cell equals cell 0 comma 104 space degree C plus 100 space degree C end cell row cell T subscript b space larutan end cell equals cell 100 comma 104 space degree C end cell end table

Berdasarkan perhitungan tersebut, maka titik didih larutan urea tersebut adalah 100,104 degree C.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved