Roboguru

Kedatangan Spanyol di Maluku memicu terjadinya konflik antara Portugis dan Spanyol. Mengapa demikian?

Pertanyaan

Kedatangan Spanyol di Maluku memicu terjadinya konflik antara Portugis dan Spanyol. Mengapa demikian?

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Perjanjian Saragosa yang ditandatangani pada tanggal 22 April 1529 oleh kedua kepala pemerintahan yaitu Raja John III dan Kaisar Charles V, adalah perjanjian antara Spanyol dan Portugis. Perjanjian Saragosa berisi penentuan pembagian wilayah belahan bumi bagian timur, dimana bagian tersebut kemudian dibagi di antara kedua kerajaan tersebut dengan batas garis bujur yang melalui 297,5 marine leagues atau 17° di sebelah timur Kepulauan Maluku. Perjanjian Saragosa merupakan kelanjutan dari Perjanjian Tordesillas, dimana Perjanjian Tordesillas berisi pembagian belahan bumi barat di antara Spanyol dan Portugal.

Dengan demikian, penyebabnya yaitu orang Spanyol senang berdagang di Maluku sehingga jumlahnya semakin banyak. Bagi Portugis, kehadiran Spanyol merupakan pelanggaran atas hal monopolinya. Akibatnya, timbul persaingan antara Portugis dan pedagang Spanyol. Persaingan tersebut sejalan dengan pertentantangan antara Ternate bersekutu dengan Portugis, sedangkan sultan Tidore bersekutu dengan Spanyol. Puncak Portugis dan Spanyol menempuh jalan perundingan yg dilaksakan di Saragosa (Spanyol) tahun 1529.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bangsa Indonesia menderita ketika Daendles (1808-1811) berkuasa. Upaya kerja paksa guna membangun jalan sepanjang Jawa membuat rakyat makin menderita. Penderitaan berlanjut karena Belanda kemudian men...

Pembahasan Soal:

Tanam paksa atau Cultuurstelsel sendiri merupakan praktik eksploitatif yang mewajibkan setiap rakyat Hindia Belanda untuk menyisihan 20 persen tanah milik mereka guna ditanami komoditas seperti kopi, lada dan tebu untuk di ekspor. Dimana harga jual dan hasil komoditi ekspor tadi akan diatur oleh pemerintah Belanda.  Peraturan tanam paksa yang dikeluarkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830 silam ini kerap dianggap sebagai aturan yang sangat tidak manusiawi. Pasalnya dalam aturan tersebut, rakyat Indonesia juga diwajibkan untuk bekerja dan memberikan hasil taninya kepada pihak Belanda. 

Dengan demikian, sistem tanam paksa mewajibkan rakyat untuk menyisihan 20 persen tanah milik mereka guna ditanami komoditas seperti kopi, lada dan tebu untuk di ekspor. Selain itu, rakyat pun diwajibkan untuk bekerja dan memberikan hasil taninya kepada pihak Belanda.

Roboguru

Lengkapi tabel di bawah ini !

Pembahasan Soal:

Dengan demikian, Sultan Hasanudin merupakan tokoh perlawanan rakyat Makasar terhadap VOC.

Roboguru

Pelayaran bangsa Belanda pada tahun 1596 dipimpin oleh....

Pembahasan Soal:

Pada tahun 1596, armada kapal Belanda yang dipimpin Cornelis de Houtman tiba di Banten. Pada awalnya, penduduk Banten memberikan sambutan hangat atas kedatangan Bangsa Belanda. Namun karena tabiat buruk yang ditunjukkan awak kapal, Kesultanan Banten bersama orang-orang Portugal di Banten mengusir Cornelis de Houtman beserta seluruh awak kapalnya.


Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

Roboguru

Semangat Gospel adalah semangat bangsa Barat menduduki Indonesia adalah untuk...

Pembahasan Soal:

Diketahui penjelajahan Samudera oleh bangsa Eropa dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah semangat 3G (Gold, Glory dan Gospel). Dalam semangat 3G ini dikenal keinginan untuk menyebarkan agama Nasrani (Kristen) ke seluruh dunia atau disebut dengan Gospel. Portugis dan Spanyol adalah negara yang dilandasi agama Katolik. Raja-rajanya sangat taat terhadap Paus, pemimpin Gereja Katolik seluruh dunia.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C. 

Roboguru

Lengkapi tabel di bawah ini !

Pembahasan Soal:

Dengan demikian, Sultan Agung merupakan tokoh pemimpin perlawanan Mataram terhadap VOC. 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved