Roboguru

Kebudayaan asing yang dibawa oleh pedagang India tidak menyebabkan kebudayaan asli masyarakat Indonesia hilang. Mengapa demikian ?

Pertanyaan

Kebudayaan asing yang dibawa oleh pedagang India tidak menyebabkan kebudayaan asli masyarakat Indonesia hilang. Mengapa demikian ?

Pembahasan Soal:

Penyebaran pengaruh kebudayaan India di Indonesia telah berlangsung sejak masa prasejarah. Istilah yang biasa dipakai para ahli adalah Hinduisasi atau Indianisasi untuk menyebut penyebaran kebudayaan di wilayah India dan Asia Tenggara. Pengaruh kebudayaan India di Indonesia semakin menguat ketika muncul kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha pada abad ke-4 hingga abad ke-15 Masehi, pengaruh kebudayaan India telah mengakar di semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia melalui proses asimilasi dan akulturasi. Salah satu contoh bentuk akulturasi atau asimilasi kebudayaan India di Indonesia adalah.

  1. Cerita Mahabarata dan Ramayana yang bisa diadaptasi dengan corak lokal pada pertunjukan wayang kulit dan wayang wong. Dalam adaptasi, cerita ini dirubah sehingga sesuai dengan nilai budaya daerah.
  2. Pengaruh bahasa Sansekerta, yang merupakan bahasa ritual agama Hindu, masa kini masih terlihat dari banyaknya kata serapan dari bahasa Sansekerta di bahasa-bahasa asli Nusantara, seperti kata “surga”, “neraka”, “agama”, “samudra” dan lainnya.

Dengan demikian, kebudayaan asing yang dibawa oleh pedagang India tidak menyebabkan kebudayaan asli masyarakat Indonesia hilang dikarenakan di Indonesia proses penyebaran pengaruh kebudayaan India berbentuk akulturasi atau asimilasi, sehingga tidak mengubah kebudayaan asli yang ada di masyarakat.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Agung

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 01 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Terjadinya alkulturasi antara kebudayan Indonesia dengan kebudayaan India adalah karena kebudayaan India  yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja oleh bangsa Indonesia, hal ini disebabkan ....

Pembahasan Soal:

Kebudayaan India yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja oleh bangsa Indonesia, karena budaya yang masuk disaring (dilakukan filtrasi) dan disesuaikan (dilakukan adaptasi) oleh bangsa Indonesia, sesuai dengan budaya yang sebelumnya sudah ada.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Upacara Vratyastoma sering dilakukan oleh orang Indonesia sebagai suatu bentuk upacara yang dimaksudkan untuk ....

Pembahasan Soal:

Upacara Vratyastoma merupakan upacara penyucian diri dalam agama hindu, sebelum seseorang masuk dalam agama hindu dan menjadi anggota suatu kasta. Upacara vratyastoma juga dilakukan ketika ada seseorang yang di keluarkan dari kasta. Melalui upacara yang cukup berat ini, segala macam kesalahan dan dosa yang pernah dilakukan oleh seorang anggota kasta dapat di hapus, dan orang yang telah di keluarkan dari kasta dapat di terima kembali menjadi anggota kasta.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.

2

Roboguru

Jelaskan pengaruh Hindu Buddha pada periode awal, tengah, dan akhir!

Pembahasan Soal:

Periode awal (pertumbuhan) terjadi ketika adanya hubungan atau kontak dengan para pedagang dari India, atau beberapa bangsa pendatang yang berkaitan dengan teori masuknya agama Hindu-Buddha ke Nusantara. Kontak inilah yang kemudian menyebabkan adanya perkenalan kebudayaan masyarakat Nusantara dengan agama dan kebudayaan India. Beberapa pengaruh yang ditimbulkan oleh kontak dengan bangsa pendatang ini dapat dilihat pada bidang arsitektur/seni bangunan, aksara, pemerintahan, agama dan kepercayaan, sistem penanggalan, dan sistem sosial. Hingga saat ini, bukti-bukti pengaruh kebudayaan dan agama Hindu Buddha di Nusantara masih banyak dijumpai.
Periode tengah (perkembangan) ditandai dengan muncul dan berkembangnya kerajaan tradisional bercorak Hindu-Buddha di Nusantara, diantaranya adalah kerajaan Kutai yang merupakan kerajaan Hindu tertua di Nusantara, Tarumanegara yang merupakan kerajaan Hindu tertua di Jawa, serta kerajaan kerajaan lain, seperti kerajaan Sriwijaya, Kalingga, Kediri, Singasari, Majapahit dan lain-lain. Periode perkembangan membuat kerajaan yang berdiri berlangsung cukup lama. Pada masa perkembangan, kerajaan menghasilkan banyak kebudayaan berupa seni bangunan, kesusastraan berupa kitab-kitab yang digubah oleh para pujangga pada masa klasik.
Periode akhir (kemunduran) identik dengan kemunduran/ keruntuhan kebudayaan Hindu Buddha di Nusantara. Keruntuhan dalam konteks ini bukan berarti sama sekali menghilangkan pengaruh Hindu Buddha di Nusantara, namun pengaruh tersebut tergeser oleh adanya dominasi agama dan kebudayaan Islam yang masuk ke Nusantara. Perkembangan Islam mencapai puncaknya pada abad ke-15 dan mulai mendominasi Nusantara. Namun, tidak berarti pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha hilang tergantikan oleh kebudayaan Islam. Agama Islam berakulturasi dengan kebudayaan Hindu-Buddha, seperti penggunaan wayang kulit sebagai media penyebaran Islam di Jawa dengan mengubah cerita Mahabarata dan Ramayana yang berkembang pada kepercayaan Hindu menjadi cerita-cerita islam.

Dengan demikian, pengaruh Hindu-Buddha pada periode awal merupakan masa bertumbuhnya Hindu-Buddha di Nusantara, ditandai dengan perkembangan kebudayaan yang mengadopsi gaya atau tradisinya. Periode tengah merupakan masa perkembangan Hindu-Buddha di Nusantara ditandai dengan kemunculan berbagai kerajaan tradisional beraliran Hindu-Buddha. Dan periode akhir merupakan masa keruntuhan kerajaan-kerajaan tradisional Hindu-Buddha ditandai dengan mulai mendominasinya Islam di Nusantara.

0

Roboguru

Apakah pembaharuan besar yang ditimbulkan oleh masuknya agama Hindu di Indonesia?

Pembahasan Soal:

Diketahui bahwa terdapat berbagai pengaruh yang dihasilkan dari masuknya agama Hindu ke Indonesia. Pengaruh kebudayaan Hindu dan Buddha di Indonesia antara lain dalam bentuk:

  1. seni bangunan,
  2. seni arca dan relief,
  3. bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa,
  4. seni sastra dan seni pertunjukan,
  5. sistem kalender,
  6. kehidupan masyarakat, dan
  7. sistem pemerintahan.

Salah satu pembaharuan besar yang timbul ketika masuknya agama Hindu dan Buddha di Indonesia yaitu dikenalnya tulisan seperti bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa yang dibawa dari India Selatan serta bahasa Pali dan huruf Dewanagari yang dibawa dari India Utara yang dibuktikan dengan ditemukannya tujuh buah Yupa di Kutai. Hal ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia pada abad IV sudah masuk ke zaman sejarah (mengenal tulisan). Selain itu yang paling mendasar masyarakat kita jadi mengenal agama Hindu dan Buddha, setelah sebelumnya masyarakat di Indonesia masih menganut sistem kepercayaan nenek moyang seperti animisme, dinamisme, tothemisme, samanisme, dan magiisme.

Dengan demikian, pembaharuan besar yang ditimbulkan oleh masuknya agama Hindu di Indonesia yaitu masyarakat jadi mengenal tulisan serta mengenal agama Hindu.

0

Roboguru

Berkaitan dengan sistem kepercayaan, nenek moyang bangsa Indonesia sudah mengenal simbol-simbol yang bermakna filosofis. Mereka juga sudah mengenal sistem kepercayaan yang akhirnya berkembang menjadi ...

Pembahasan Soal:

Sebelum masuk pengaruh Hindu-Budha ke Indonesia, bangsa Indonesia mengenal dan memiliki kepercayaan yaitu pemujaan terhadap roh nenek moyang (animisme dan dinamisme). Masuknya agama Hindu-Budha mendorong masyarakat Indonesia mulai menganut agama Hindu-Budha walaupun tidak meninggalkan kepercayaan asli seperti pemujaan terhadap arwah nenek moyang dan dewa-dewa alam. Telah terjadi semacam sinkritisme yaitu penyatuaan paham-paham lama seperti animisme, dinamisme, totemisme dalam keagamaan Hindu-Budha.

Dengan demikian bangsa Indonesia memiliki kepercayaan animisme dan dinamisme setelah masuknya agama Hindu-Budha masyarakat Indonesia mulai menganut agama Hindu-Budha.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved