Iklan

Pertanyaan

Kebijakan Orde Baru untuk mengurangi jumlah partai adalah dengan cara...

Kebijakan Orde Baru untuk mengurangi jumlah partai adalah dengan cara...

  1. kebijakan jumlah

  2. penentuan ketua

  3. pelaksanaan pemilu

  4. penggabungan partai

  5. pembubaran partai

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

39

:

44

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah D

jawaban yang tepat adalah D

Pembahasan

Pembahasan
lock

Kebijakan Orde Baru untuk mengurangi jumlah partai adalah dengan cara penggabungan partai menjadi 3 partai yaitu : Kelompok pertama melakukan fusi adalah partai-partai politik berideologi Islam, yakni Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam PERTI yang melebur menjadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terhitung sejak 5 Januari 1973. Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) serta Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Partai Katolik. Hasil fusinya menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Fusi partai politik selanjutnya adalah membentuk partai Golkar atau Golongan Karya. Partai Golkar atau Golongan Karya ini adalah satu-satunya partai pada masa itu yang tidak melebur atau menggabungkan diri. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D

Kebijakan Orde Baru untuk mengurangi jumlah partai adalah dengan cara penggabungan partai menjadi 3 partai yaitu :

  1. Kelompok pertama melakukan fusi adalah partai-partai politik berideologi Islam, yakni Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam PERTI yang melebur menjadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terhitung sejak 5 Januari 1973.
  2. Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) serta Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Partai Katolik. Hasil fusinya menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI).
  3. Fusi partai politik selanjutnya adalah membentuk partai Golkar atau Golongan Karya. Partai Golkar atau Golongan Karya ini adalah satu-satunya partai pada masa itu yang tidak melebur atau menggabungkan diri.

Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan fusi dari partai Islam, diantaranya ….

24

4.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2025 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia