Iklan
Pertanyaan
Bacalah kutipan novel sejarah berikut!
Lalu datanglah menyusul beberapa ekor manyar itu, burung-burung yang di mana-mana sibuk membangun sarang-sarang berseni elok. Mereka menyambar dari udara dan puk~puk-puk. Tertawalah lagi Atik. Lucu burung-burung itu. Maka segeralah burung-burung tingkat rakyat jelata, si gereja dan di emprit dan burung "anak kampungan" ketilang, ikut pesta juga. Dan nah, tentu saja tak mau ketinggalan si gelatik cantik tapi pencuri-pencuri padi yang nakal itu, dengan pipinya putih dan pecinya biru hitam. Persis anak-anak lelaki di dalam sekolah dan di mana-mana, nakal dan perusak segala. [ … ] Anak lelaki itu perlu dididik, tetapi tidak pernah mau. Akan ke mana mereka itu, Atik tidak tahu.
Dikutip dari: Y.B. Mangunwijaya, Burung-Burung Manyar, Jakarta, Penerbit Buku Kompas, 2014
Kalimat yang sesuai untuk melengkapi kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
Lalu puk-puk-puk.
Lahaplah makannya.
Begitu Atik menilai mereka.
Dan apa itu? Tertawalah Atik geli.
Mata jalak itu dilingkari kulit berwarna oranye.
Iklan
N. Puspita
Master Teacher
1
5.0 (1 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia