Roboguru

Jumlah elektron maksimum yang dapat menempati orbital d adalah … .

Pertanyaan

Jumlah elektron maksimum yang dapat menempati orbital d adalah  .

  1. 2 

  2. 6 

  3. 10 

  4. 14 

  5. 18 

Pembahasan Soal:

Wolfgang Pauli, ilmuwan Austria mengemukakan prinsip bahwa “Dalam suatu orbital atom, tidak ada elektron yang memiliki 4 bilangan kuantum yang sama”. Sehingga dengan larangan Pauli hanya akan terdapat dua elektron dalam suatu orbital, dengan bilangan kuantum spin (ms) yang membedakan keduanya, yaitu + ½ (elektron berputar searah jarum jam) dan - ½. (elektron berputar berlawanan arah jarum jam). 

  • Orbital s memiliki 1 orientasi orbital sehingga terdapat maksimum 2 elektron.
  • Orbital p memiliki 3 orientasi orbital sehingga terdapat maksimum 6 elektron.
  • Orbital d memiliki 5 orientasi orbital sehingga terdapat maksimum 10 elektron.
  • Orbital f memiliki 7 orientasi orbital sehingga terdapat maksimum 14 elektron. 

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah C.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Budi

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Dua unsur memiliki diagram orbital sebagai berikut : Nomor atom unsur X adalah ....

Pembahasan Soal:

Dari diagram orbital di atas, kita dapat menentukan nomor atom unsur X. Caranya adalah dengan menghitung jumlah elektron yang dimiliki oleh unsur X, yaitu elektron unsur Ar ditambah elektron pada diagram orbital. Unsur Ar memiliki jumlah elektron sebanyak 18. Dengan demikian jumlah elektron unsur X adalah : 

JlheX===eAr+esubkulits+esubkulitd18+2+121 

Jadi, jumlah nomor atom unsur X adalah 21 dan pilihan jawaban yang tepat adalah C.

 

0

Roboguru

Diketahui atom besi yang memiliki nomor atom 26. Tentukan: a. konfigurasi elektron dari atom besi, b. jumlah orbital yang terisi elektron, c. jumlah orbital yang terisi elektron tidak berpasangan, ...

Pembahasan Soal:

Pada penentuan konfigurasi elektron, jumlah orbital yang terisi elektron dan yang tidak, serta penentuan keempat bilangan kuantum, diperlukan untuk mengetahui jumlah elektron dari atom tersebut.

a. konfigurasi elektron dari atom besi

jumlah elektron besi adalah sama dengan nomor atomnya yaitu 26, sehingga konfigurasi elektron besi adalah:

26Fe=1s22s22p63s23p64s23d6 atau penulisannya dapat disingkat dengan menggunakan gas mulia menjadi:

26Fe=[Ar]4s23d6

b. jumlah orbital yang terisi elektron

untuk menentukan jumlah orbital yang terisi elektron, dapat dengan menggunakan diagram orbital.


Ar memiliki 18 elektron= 9 orbital terisi penuh, subkulit 4s memiliki 1 orbital terisi penuh, dan subkulit 3d memiliki 1 orbital terisi penuh dan 4 orbital yang tidak terisi penuh. Sehingga jumlah orbital yang terisi elektron adalah 15 orbital dengan 11 orbital terisi penuh dan 4 orbital tidak.

c. jumlah orbital yang terisi elektron tidak berpasangan

Berdasarkan gambar diagram orbital, jumlah orbital yang terisi elektron tidak berpasangan adalah 4 orbital pada subkulit 3d.

d. keempat bilangan kuantum dari elektron terakhir

Bilangan kuantum adalah bilangan yang digunakan sebagai penentu kedudukan elektron dalam atom, terdapat 4 jenis bilangan kuantum yaitu bilangan kuantum utama, azimuth, magnetik, dan spin.

Elektron terakhir 26Fe adalah 3d6, maka

bilangan kuantum utamanya adalah 3,

bilangan kuantum azimuthnya adalah 2 (karena terletak pada subkulit d)

bilangan kuantum magnetik dan spinnya berdasarkan pada diagram orbital elektron terakhirnya:


Elektron terakhir  ada pada orbital -2 dan mengarah ke bawah maka nilai spinnya 21.


Jadi, konfigurasi elektron 26Fe adalah 26Fe=1s22s22p63s23p64s23d6 atau penulisannya dapat disingkat menggunakan unsur gas mulia 26Fe=[Ar]4s23d6 dengan 15 orbital terisi elektron (11 terisi penuh dan 4 terisi elektron tidak berpasangan), dan bilangan kuantum utama 26Fe adalah 3, bilangan kuantum azimuthnya adalah 2, bilangan kuantum magnetiknya adalah -2 dan bilangan kuantum spinnya adalah 21.

0

Roboguru

Semakin jauh dari inti atom, nilai bilangan kuantum semakin besar. Bagaimana dengan keadaan orbital-orbitalnya?

Pembahasan Soal:

Orbital adalah ruang dalam atom dengan kebolehjadian ditemukannya elektron. Kedudukan elektron dalam orbital dinyatakan dengan bilangan kuantum. Semakin jauh dari inti atom, nilai bilangan kuantum semakin besar karena nomor kulit semakin besar dan tingkat energinya meningkat.

Dari segi ukuran, semakin besar bilangan kuantumnya, ukuran orbital akan semakin besar pula.  Oleh karena itu, semakin jauh dari inti atom, jarak antarorbital akan semakin rapat. Selain itu, jumlah elektron yang menempati orbital juga semakin banyak. Misalnya, pada kulit ke-1 (n = 1) dapat ditempati maksimal 2 elektron, kulit ke-2 (n = 2), maksimal 8 elelktron, kulit ke-3 (n = 3) maksimal 18 elektron, dan seterusnya. Hal ini juga menjadi penyebab semakin besar kulit, energi semakin tinggi karena adanya tolakan antarelektron.


Jadi, semakin jauh dari inti atom, ukuran orbital semakin besar dan jarak antarorbital menjadi lebih rapat, yang mengakibatkan semakin tinggi bilangan kuantum utama, tingkat energi meningkat.

0

Roboguru

Jelaskan arti dari istilah berikut. a. Orbital b. Orbital penuh c. Orbital setengah penuh d. Spin elektron

Pembahasan Soal:

a. Orbital adalah wilayah atau daerah dalam ruang di sekitar inti atom yang memiliki kemungkinan tertinggi untuk bisa menemukan elektron. Orbital digambarkan sebagai persegi dan berisi garis setengah panah yang mewakili elektron. Subkulit s punya 1 orbital, p punya 3 orbital, d punya 5 orbital, dan f 7 orbital.

b. Orbital penuh adalah orbital yang ditempati elektron secara maksimal. Orbital penuh pada orbital s adalah 2 elektron, orbital p adalah 6 elektron, orbital d adalah 10 elektron, orbital f adalah 14 elektron.

c. Orbital setengah penuh adalah orbital yang ditempati elektron sebanyak setengah dari jumlah maksimum. Orbital setengah penuh pada orbital s adalah 1 elektron, orbital p adalah 3 elektron, orbital d adalah 5 elektron, orbital f adalah 7 elektron.

d. Spin elektron adalah momentum sudut intrinsik yang berhubungan dengan partikel dan partikel yang di maksud adalah partikel bermuatan negatif (elektron). Spin elektron dilambangkan dengan s (s=+1/2 apabila spin elektron searah putaran jarum jam dan s=-1/2 apabila spin elektron berlawanan arah  putaran jarum jam).

Jadi, jawaban sesuai dengan uraian di atas.

0

Roboguru

Gambar orbital berikut yang paling cocok untuk orbital pz adalah … .

Pembahasan Soal:

Bilangan kuantum magnetik disimbolkan dengan ml, bilangan bulat ini merupakan bilangan yang bergantung pada l, karena bilangannya dari -l melalui 0 hingga +l. Bilangan kuantum azimuth p bernilai 1, sehingga bilangan kuantum magnetiknya adalah -1, 0 dan +1. Bilangan ini menunjukkan orientasi orbital. Orbital p dapat berorientasi dengan tiga kemungkinan yaitu berorientasi sumbu x (px) bernilai -1, berorientasi sumbu y (py) bernilai 0 dan berorientasi sumbu z (pz) bernilai +1.  

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved