Roboguru

Jenis manusia purba yang diduga sebagai nenek moyang Bangsa Indonesia yaitu

Pertanyaan

Jenis manusia purba yang diduga sebagai nenek moyang Bangsa Indonesia yaitu

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Daerah penemuan manusia purba di Indonesia tersebar di beberapa tempat, khususnya di Jawa.

  1. Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Pithecanthropus Erectus). Penemuan fosil manusia purba di Indonesia terdapat pada lapisan pleistosen. Salah satu jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia hampir memiliki kesamaan dengan yang ditemukan di Peking Cina, yaitu jenis Pithecanthropus Erectus.
  2. Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Meganthropus Paleojavanicus). Meganthropus Paleojavanicus. Pada tahun 1941, von Koeningwald di dekat Sangiran Lembah Sungai Solo juga, menemukan sebagian tulang rahang bawah yang jauh lebih besar dan kuat dari rahang Pithecanthropus. Geraham-gerahamnya menunjukkan corak-corak kemanusiaan, tetapi banyak pula sifat keranya. Tidak ada dagunya. Von Koeningwald menganggap makhluk ini lebih tua daripada Pithecanthropus. Makhluk ini ia beri nama Meganthropus Paleojavanicus (mega = besar), karena bentuk tubuhnya yang lebih besar. Diperkirakan asal usul nenek moyang bangsa Indonesia hidup pada 2 juta sampai satu juta tahun yang lalu.
  3. Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Homo Soloensis). Von Koenigswald dan Wedenreich kembali menemukan sebelas fosil tengkorak pada tahun 1931-1934 di dekat Desa Ngandong Lembah Bengawan Solo. Sebagian dari jumlah itu telah hancur, tetapi ada beberapa yang dapat memberikan informasi bagi penelitiannya. Pada semua tengkorak itu, tidak ada lagi tulang rahang dan giginya. Von Koeningswald menilai hasil temuannya ini merupakan fosil dari makhluk yang lebih tinggi tingkatannya daripada Pithecanthropus Erectus, bahkan sudah dapat dikatakan sebagai manusia. Makhluk ini oleh von Koeningswald disebut Homo Soloensis (manusia dari Solo).
  4. Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Homo Wajakensis). Menurut von Koenigswald, Homo Wajakensis seperti juga Homo Solensis berasal dari lapisan bumi pleistosin atas dan mungkin sekali sudah termasuk jenis Homo Sapiens, yaitu manusia purba yang sudah sempurna mirip dengan manusia. Mereka telah mengenal penguburan pada saat meninggal.

Dengan demikian, jenis manusia purba yang diduga sebagai nenek moyang Bangsa Indonesia yaitu Pithecanthropus Erectus yang diperkirakan hidup di Indonesia pada satu hingga dua juta tahun yang lalu. Fosil pertamanya ditemukan pada fosil bagian geraham di daerah Lembah Bengawan Solo, daerah Trinil. Penemunya ialah Eugene Dubois tahun 1890.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Ahli yang mengategorikan Homo wajakensis dalam jenis Homo sapiens karena sudah mengenal upacara penguburan adalah...

Pembahasan Soal:

Homo wajakensis pertama ditemukan pada tahun 1889 di dekat Wajak, sebuah desa tak jauh dari Tulungagung, Kediri. Menurut von Koenigswald manusia purba jenis Homo wajakensis sama seperti juga Homo soloensis, karena keduanya berasal dari lapisan Plestosen atas, dan memungkinkan sekali sudah dapat dikategorikan kedalam jenis Homo sapiens. 
Adapun ciri-ciri dari Homo wajakensis adalah sebagai berikut :

  1. volume otak antara 1.000-1.200 cc,
  2. tinggi badan antara 130-210 cm,
  3. otot tengkuk mengalami penyusutan,
  4. muka tidak menonjol ke depan,
  5. berdiri tegak dan berjalan lebih sempurna,
  6. sudah mengenal upacara penguburan.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Corak kehidupan Homo sapiens berbeda dari manusia purba jenis lain. Salah satu ciri kehidupan Homo sapiens adalah....

Pembahasan Soal:

Jenis manusia purba di Indonesia terbagi menjadi 3 yakni, Meganthropus, Pithecanthropus dan Homo. Fosil jenis Homo yang ditemukan antara lain Homo soloensis, Homo wajakensis, dan Homo floresiensis. Ketiga fosil tersebut berdasarkan karakteristik termasuk kepada jenis Homo sapines. Homo sapiens diperkirakan mendekati bentuk manusia modern. Sejarah Homo sapiens di Indonesia sudah cukup banyak diketahui. Homo sapiens mempunyai kemampuan lebih maju dibandingkan manusia purba jenis Meganthropus dan Pithecanthropus. Homo sapiens berasal dari dua kata, yaitu homo yang berarti manusia dan sapiens yang berarti cerdas.  Meskipun memiliki kemampuan lebih maju tetapi kehidupannya masih sederhana. Perbedaan yang terlihat dengan manusia purba lainnya terutama mengenai kemampuan bertahan hidup di mana Homo sapiens sudah mengenal teknik mengembangkan tanaman secara sederhana. Hal tersebut merupakan corak kehidupan yang tidak dilakukan baik oleh jenis manusia purba Meganthropus dan Pithecanthropus. Para ahli menduga bahwa Homo sapiens hidup pada masa Pleistosen. Ciri kehidupan sosial dari Homo Sapiens di antaranya adalah.

  1. Mulai mengenal bercocok tanam (Food Producing) untuk bertahan hidup.
  2. Mulai mengenal sedenter (hidup menetap) secara sementara.
  3. Mampu membuat peralatan sederhana dari batu dan tulang yang sudah diruncingkan bahkan dihaluskan.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah D.space space 

0

Roboguru

Perhatikan nama-nama ahli berikut! 1) Eugene Dubois 2) Duifjes 3) Ter Haar 4) Oppenoorth 5) G. H. R. von Koenigswald Tiga peneliti yang mengadakan penelitian di daerah Ngandong dan berhasil menemukan...

Pembahasan Soal:

Fosil Homo soloensis ditemukan di Ngandong, Blora, di Sangiran, Sambungmacan, Sragen, oleh Ter Haar, W. F. F. Oppenoorth, dan von. Koenigswald pada tahun 1931-1933. Hasil temuannya berupa  14 tengkorak, 2 tulang kering dan tulang panggul. Saat pertama kali ditemukan, fosil manusia purba ini digolongkan sebagai Homo sapiens karena ditemukan pada lapisan Plestosen atas. Selain itu alasan Homo soloensis dikategorikan kedalam Homo sapiens karena menurut von Koenigswald, makhluk ini lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan Pithecanthropus erectus.
Adapun ciri-ciri dari Homo soloensis adalah sebagai berikut :

  • volume otak antara 1.000-1.200 cc,
  • tinggi badan antara 130-210 cm,
  • otot tengkuk mengalami penyusutan,
  • muka tidak menonjol ke depan,
  • berdiri tegak dan berjalan lebih sempurna.
  • hasil kebudayaan berupa  alat-alat dari batu dan tulang

Berdasarkan penjelasan diatas, maka jawabang yang tepat iyalah yang E

0

Roboguru

Sebutkan manusia purba yang ada di indonesia

Pembahasan Soal:

Manusia purba adalah manusia yang hidup pada masa Praaksara. Manusia purba muncul pada zaman Kwarter yang termasuk pada zaman Neozoikum. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis manusia purba yang ditemukan, di antaranya adalah.

  1. Meganthropus Paleojavanicus
  2. Pithecanthropus Mojokertensis
  3. Pithecanthropus Erectus
  4. Pithecanthropus Soloensis
  5. Homo Wajakensis
  6. Homo Floriensis
  7. Homo Sapiens

Dengan demikian, di Indonesia ada 7 jenis manusia purba seperti: Meganthropus Paleojavanicus, Pithecanthropus Mojokertensis, Pithecanthropus Erectus, Pithecanthropus Soloensis, Homo Wajakensis, Homo Floriensis dan Homo Sapiens.

0

Roboguru

Berikut ini yang termasuk dari ragam Homo sapiens yang ada di Indonesia adalah...

Pembahasan Soal:

Homo Sapiens adalah sebuah spesies manusia yang dianggap sebagai golongan manusia modern. Sebutan lain untuk Homo Sapiens adalah "manusia cerdas". Diantara fosil yang berhasil ditemukan di Indonesia adalah 

  • Homo Wajakensis yang artinya manusia dari Wajak. Ini karena fosilnya ditemukan di Desa Wajak, Jawa Timur oleh van Rietschoten  pada tahun 1889.  -
  • Homo Floresiensis yang artinya manusia dari Flores. Ini karena fosilnya ditemukan di Pulau Flores, Nusa Tenggara oleh Peter Brown pada tahun 2002
  • Homo Soloensis, yang artinya manusia dari Solo. ditemukan oleh von Koenigswald pada tahun 1931 di Sangiran, Jawa Tengah

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved