Iklan

Pertanyaan

Jelaskan tata tulis laporanpenelitian geografi!

Jelaskan tata tulis laporan penelitian geografi! space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

19

:

24

:

17

Klaim

Iklan

F. Seftiani

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Tata tulis dalam laporan penelitian geografi yaitu sebagai berikut. Huruf menggunakan tipe Times New Roman ukuran dua belas dan judul ukuran empat belas. Spasi antarbaris menggunakah jarak dua spasi. Satu paragraf minimal terdiri atas lima baris atau dua kalimat. Setiap alinea menjorok ke dalam sekira tujuh ketikan kosong. Menggunakan kertas HVS ukuran A4. Batas tepi kertas ( margin ) yaitu tepi atas dan kiri 4 cm, tepi kanan dan bawah 3 cm. Penomoran halaman pada laporan penelitian menggunakan angka Romawi dan angka Arab. Pada halaman judul tidak dicantumkan nomor halaman. Penulisan halaman pada bagian kata pengantar, daftar isi, dan halaman depan sebelum masuk ke bab menggunakan angka Romawi kecil, misalnya i, ii, dan iii. Penulisan halaman pada bab menggunakan angka Arab 1, 2, 3 dan seterusnya. Penomoran juga diberlakukan untuk gambar, tabel, dan grafik. Format penulisannya mengikuti urutan bab, misalnya gambar gunung pada Bab II di urutan pertama sehingga ditulis Gambar 2.1. Penulisan daftar pustaka menunjukkan daftar sumber bacaan yang digunakan dalam menyusun laporan penelitian. Bacaan tersebut menjadi rujukan teori yang digunakan. Sumber bacaan dapat berupa buku, jurnal, penelitian terdahulu, internet, serta berita media elektronik dan cetak. Kaidah penulisan daftar pustaka yaitu nama pengarang buku ditulis lengkap dan tanpa gelar pendidikan, mencantumkan tahun terbit buku setelah nama pengarang, judul buku atau artikel dicetak miring ( italic ) diikuti tanda titik, kota dan nama penerbit ditulis paling akhir, sumber yang berasal dari internet harus mencantumkan nama pengarang, judul artikel, alamat website, dan tanggal mengakses. Peta dibuat dengan software pemetaan. Penyajian peta dibuat berdasarkan pedoman layout peta. Layout peta terdiri atas atribut-atribut peta yang dapat dibaca (tingkat keterbacaan baik). Peta dapat dicetak tegak atau mendatar disesuaikan kondisi wilayah. Penulisan nama-nama dalam peta (toponimi) mengacu pada kaidah lettering misalnya penamaan tubuh perairan menggunakan huruf miring ( italic ) dan berwarna biru. Memuat bagian-bagian berikut: Judul penelitian, abstrak, kata pengantar, daftar isi, Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, serta daftar pustaka.

Tata tulis dalam laporan penelitian geografi yaitu sebagai berikut. 

  1. Huruf menggunakan tipe Times New Roman ukuran dua belas dan judul ukuran empat belas. Spasi antarbaris menggunakah jarak dua spasi. Satu paragraf minimal terdiri atas lima baris atau dua kalimat. Setiap alinea menjorok ke dalam sekira tujuh ketikan kosong. Menggunakan kertas HVS ukuran A4. Batas tepi kertas (margin) yaitu tepi atas dan kiri 4 cm,  tepi kanan dan bawah 3 cm. 
  2. Penomoran halaman pada laporan penelitian menggunakan angka Romawi dan angka Arab. Pada halaman judul tidak dicantumkan nomor halaman. Penulisan halaman pada bagian kata pengantar, daftar isi, dan halaman depan sebelum masuk ke bab menggunakan angka Romawi kecil, misalnya i, ii, dan iii. Penulisan halaman pada bab menggunakan angka Arab 1, 2, 3 dan seterusnya. Penomoran juga diberlakukan untuk gambar, tabel, dan grafik. Format penulisannya mengikuti urutan bab, misalnya gambar gunung pada Bab II di urutan pertama sehingga ditulis Gambar 2.1. 
  3. Penulisan daftar pustaka menunjukkan daftar sumber bacaan yang digunakan dalam menyusun laporan penelitian. Bacaan tersebut menjadi rujukan teori yang digunakan. Sumber bacaan dapat berupa buku, jurnal, penelitian terdahulu, internet, serta berita media elektronik dan cetak. Kaidah penulisan daftar pustaka yaitu nama pengarang buku ditulis lengkap dan tanpa gelar pendidikan, mencantumkan tahun terbit buku setelah nama pengarang, judul buku atau artikel dicetak miring (italic) diikuti tanda titik, kota dan nama penerbit ditulis paling akhir, sumber yang berasal dari internet harus mencantumkan nama pengarang, judul artikel, alamat website, dan tanggal mengakses. 
  4. Peta dibuat dengan software pemetaan. Penyajian peta dibuat berdasarkan pedoman layout peta. Layout peta terdiri atas atribut-atribut peta yang dapat dibaca (tingkat keterbacaan baik). Peta dapat dicetak tegak atau mendatar disesuaikan kondisi wilayah. Penulisan nama-nama dalam peta (toponimi) mengacu pada kaidah lettering misalnya penamaan tubuh perairan menggunakan huruf miring (italic) dan berwarna biru. 
  5. Memuat bagian-bagian berikut: Judul penelitian, abstrak, kata pengantar, daftar isi, Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, serta daftar pustaka.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Analisis data dan pembahasan saling berurutan. Mengapa demikian?

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia