Islam pertama kali berkembang di Mekkah dan Madinah serta wilayah Hijaz, semenanjung Arab. Jika dilihat dari sisi kebudayaan dan peradaban, daerah ini sebenarnya tidak terlalu istimewa, apalagi jika dibandingkan dengan peradaban Bizantium (Romawi Timur) dan Sassania (Persia) yang dominan pada awal kemunculan dan perkembangan Islam. Namun, dalam waktu yang relatif singkat, kedatangan dan penyebaran Islam telah mengangkat posisi Mekkah dan Madinah, serta jazirah Arab pada umumnya sebagai tempat bermula dan berkembangnya peradaban Islam.
Wilayah kekuasaan Islam berkembang pesat pada masa Bani Ummayah (41-133 H)/661-750 M), ekspansi wilayahnya sampai ke Spanyol. Sementara itu, peradaban Islam mengalami pucak kejayaan pada masa Bani Abbasiyah (132-656 H/750-1258 M). Masa pemerintahan yang lebih kurang 524 tahun, banyak melahirkan tokoh-tokoh ilmuwan dan para filsuf yang sangat disegani.
Perkembangan Islam selanjutnya ke pelosok penjuru dunia tidak dilakukan melalui penaklukan wilayah, seperti pada masa Bani Umayyah. Namun, ajaran Islam disebarkan melalui jalur dakwah yang halus, bijaksana dan menarik, yang disampaikan oleh para ulama ke berbagai belahan dunia. Penyebaran Islam melalui dakwah inii sesuai dengan firman Allah SWT dalam Q.S. An-Nahl(16) : 125 Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Rabbmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.
Dengan demikian, agama islam dibawa oleh Nabi Muhammad SAW beliau menyebarkan agama islam di Mekkah selama 13 tahun lalu hijrah ke Madinah dan disana beliau berdakwah selama 10 tahun, penyebaran islam hingga ke penjuru Arab dan seluruh dunia dilakukan oleh Nabi Muhammad, sahabat-sahabat Nabi dan juga kerajaan-kerajaan islam seperti Bani Umayyah, AAbbasiyah.