Roboguru

Jelaskan secara singkat, sistem pemerintahan di Indonesia pasca VOC !

Pertanyaan

Jelaskan secara singkat, sistem pemerintahan di Indonesia pasca VOC !

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Sistem Pemerintahan kolonial Belanda diawali dengan dibentuknya lembaga dagang VOC yang memiliki pengurus terdiri atas tujuh belas orang yang disebut De Heeren Zeventien (Dewan Tujuh Belas). Lembaga ini berpusat di negeri Belanda. Sebagai pelaksana harian pemerintahan Kolonial Belanda di Indonesia, Dewan Tujuh Belas mengangkat gubernur jenderal yang didampingi Dewan Hindia. Dewan Hindia (Ideler) ini beranggotakan sembilan orang yang sebagian menjabat gubernur di daerah seperti Banten, Cirebon, dan Surabaya. Gubernur jenderal bersama Dewan Hindia mengemudikan pemerintahan VOC di Indonesia yang kekuasaannya tidak terbatas. Selain gubernur jenderal, diangkat pula seorang direktur jenderal yang bertugas mengurusi perniagaan serta mengurus perkapalan. Setelah VOC runtuh, Indonesia diperintah oleh Deandels, seorang yang pandai tetapi diktator. Ia membagi Pulau Jawa menjadi sembilan karisidenan yang dikepalai oleh seorang perfect. Ia juga mendirikan pengawas keuangan (Algemene Rekenkamer). Sikap otoriter Daendels menyebabkan banyak peperangan dengan raja-raja daerah serta keburukan pemerintahannya, sehingga ditarik kembali pulang ke negeri Belanda. Selanjutnya, Indonesia jatuh ke tangan Inggris di bawah Raffles yang memiliki kepribadian yang simpati dan liberalis. Dalam menjalankan pemerintahannya di Indonesia, Raffles didampingi oleh badan penasihat (advisory council). Adapun tindakan yang diambilnya adalah membagi Pulau Jawa menjadi 16 karesidenan, setiap karesidenan dibagi dalam distrik, setiap distrik terdapat divisi (kecamatan), mengubah sistem pemerintahan yang semula dilakukan oleh penguasa pribumi menjadi sistem pemerintahan kolonial yang bercorak Barat, para penguasa pribumi dan para bupati dijadikan pegawai kolonial dan digaji.
    

Dengan demikian, pada masa VOC, terjadi banyak monopoli perdagangan. Hal ini membuat bangsa Indonesia semakin terpuruk. Tetapi pada tanggal 31 Desember 1799, VOC resmi dibubarkan. Setelah resmi di bubarkan, kekuasaan dan hutang hutang VOC ditanggung oleh pemerintahan Belanda dan Indonesia resmi dijajah Belanda.

  1. Penjajahan Belanda I. Pada tanggal 1 Januari 1800 Belanda mengangkat gubernur jenderal pertama yakni Pieter Gerardus van Overstraten. Namun pemerintahannua tidak lama. Setelah itu digantikan oleh beberapa gubernur jenderal. Pada tanggal 5 Januar 1808, Gubernur Jenderal baru yakni Herman Williams Daendels diangkat. Ia adalah Gubernur Jenderal yang kejam. Ia memerintahkan rakyat Indonesia utk melakukan kerja paksa (Rodi). Setelah itu, ia memerintahkan untuk membuat jalan dari Anyer sampai Panurukan. Namun ia kemudian digantikan oleh Jan Willem Janssens. Pada masa pemerintahan Jan Williem Janssens, ia tidak berhasil menahan kekuatan Inggris yang ingin masuk ke Indonesia. Akhirnya, Belanda menyerahkan Indonesia ke Inggris melalui Kapitulasi Tuntang. Dengan adanya Kapitulasi Tuntang, Indonesia resmi dijajah oleh Inggris.
  2. Penjajahan Inggris. Inggris mengangkat Lord Minto menjadi Gubernur Jenderal di Indonesia. Kemudian, ia digantikan oleh Sir Stamford Raffles. Pada masa pemerintahan Raffles, kebijakannya sebagai berikut membagi Jawa menjadi 18 keresidenan, menemukan Rafflesia Arnoldi, mendirikan Kebun Raya Bogor, membuat buku History of Java. Kekuasaan Inggris tidak berlangsung lama di Indonesia. Hal ini dikarenakan diadakannya Perjanjian di London yang disebut Konvensi London. Salah satu isi perjanjiannya adalah Inggris mengembalikan Hindia Belanda ke tangan Belanda.
  3. Penjajahan Belanda II. Setelah diadakannya Perjanjian di London, Indonesia resmi dijajah kembali oleh Belanda. Salah satu gubernur jenderal terkenal di penjajahan Belanda II ini adalah Van Den Bosch. Di masa pemerintahannya, Ia menerapkan sistem tanam paksa (cultuurstelsel). Di masa tanam paksa ini, banyak terjadi penyelewengan dari perjanjian. Hal ini menyebabkan kelaparan di berbagai daerah. Penguasaan Belanda berlangsung sampai tahun 1942
  4. Akhir Penguasaan Belanda. Pada awal tabun 1942, Jepang mendarat di beberapa kota besar di Indonesia. Jepang yang kala itu terlibat peperangan dengan Belanda, mulai menguasai Asia Tenggara. Belanda pun terdesak. Pada tanggal 8 Maret 1942, Diadakan perjanjian Kalijati. Perjanjian ini membuat Belanda harus menyerahkan Indonesia ke Jepang. Dengan ditanda tangani perjanjian ini, berawal-lah penjajahan Jepang atas Indonesia

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pada awal abad XVII bangsa Inggris berusaha memperluas kekuasaan di Asia. Apa upaya yang dilakukan bangsa Inggris?

Pembahasan Soal:

Daendels merupakan penguasa yang disiplin, tegas, dan kejam, sehingga dikenal sebagai gubernur jenderal yang bertangan besi. Ia juga dijuluki Tuan Besar Guntur atau Jenderal Mas Galak. Tindakan Daendels ini di mata orang Belanda sendiri ternyata sangat dibenci. Daendels juga menjual tanah milik negara kepada pengusaha swasta asing, berarti ia telah melanggar undang-undang negara. Hal tersebut mengakibatkan ia dipanggil pulang ke negerinya dan diganti Jenderal Jassens pada tahun 1811. Jassens ternyata berbeda dengan Daendels, ia lemah dan kurang cakap. Pemerintah Jassens mewarisi situasi keamanan dan ekonomi yang sangat buruk dan dibayang-bayangi ancaman Inggris sewaktu-waktu. Pada bulan Agustus 1811 Inggris mendarat di Batavia dipimpin Lord Minto. Belanda melakukan perlawanan terhadap Inggris, tetapi tidak berhasil. Akibat serangan Inggris tersebut Belanda menyerah dan akhirnya menandatangani Kapitulasi Tuntang 11 September 1811.

Dengan demikian, Inggris telah memiliki jajahan di India dan terus berusaha mengembangkan pengaruhnya di Asia Tenggara, kahususnya di Indonesia. Kolonialisme Inggris di Hindia Belanda dimulai tahun 1604. menurut catatan sejarah, sejak pertama kali tiba di Indonesia tahun 1604, EIC mendirikan kantor-kantor dagangnya. Di antaranya di Ambon, Aceh, Jayakarta, Banjar, Japara, dan Makassar.Di bawah Gubernur Jenderal Lord Minto yang berkedudukan di Kalkuta dibentuk ekspedisi Inggris untuk merebut daerah-daerah kekuasaan Belanda yang ada di wilayah Indonesia. Pada tahun 1811, Thomas Stamford Raffes telah berhasil merebut seluruh wilayah kekuasaan Belanda di Indonesia.     pada tahun 1811, inggris mampu menguasai daerah jajahan belanda, maka belanda harus menandatangani kapitulasi tuntang tanggal 18 september 1811, yang isinya:-daerah jajahan belanda diserahkan kepada inggris-tentara belanda menjadi tawanan inggris-orang2 belanda dapat menjadi pegawai inggris

 

0

Roboguru

Kapankah Pemerintah Kolonial Inggris mulai datang ke Indonesia?

Pembahasan Soal:

Pda 4 Agustus 1811, 60 kapal Inggris muncul di pelabuhan Batavia, pusat kekuatan Hinda Belanda. Batavia dan daerah di sekitarnya jatuh ke tangan Inggris pada 26 Agustus 1811. Inggris di bawah pimpinan Thomas Stamford Raffles berhasil merebut seluruh kekuasaan Belanda di Indonesia yang ditandai dengan Perjanjian Tuntang. Perjanjian Tuntang dilakukan pada 18 September 1811 yang berisi sebagai berikut: Pemerintah Belanda menyerahkan Indonesia kepada Inggris di Kalkuta, India Semua tentara Belanda menjadi tawanan perang Inggris. Orang Belanda dipekerjakan dalam pemerintahan Inggris. Hutang Belanda tidak menjadi tanggungan Inggris. Raffles yang berhasil merebut seluruh kekuasaan Belanda, memberikan kesempatan rakyat Indonesia untuk melakukan perdagangan bebas. Meski keberadaan Inggris tetap menindas rakyat Indonesia.

Dengan demikian, Pemerintah Kolonial Inggris mulai datang ke Indonesia pada 26 Agustus 1811.

0

Roboguru

Di mana pertama kali Pemerintah Kolonial Inggris mendarat di Indonesia?

Pembahasan Soal:

Pada 4 Agustus 1811, 60 kapal Inggris muncul di pelabuhan Batavia, pusat kekuatan Hinda Belanda. Batavia dan daerah di sekitarnya jatuh ke tangan Inggris pada 26 Agustus 1811. Inggris di bawah pimpinan Thomas Stamford Raffles berhasil merebut seluruh kekuasaan Belanda di Indonesia yang ditandai dengan Perjanjian Tuntang. Perjanjian Tuntang dilakukan pada 18 September 1811 yang berisi sebagai berikut: Pemerintah Belanda menyerahkan Indonesia kepada Inggris di Kalkuta, India Semua tentara Belanda menjadi tawanan perang Inggris. Orang Belanda dipekerjakan dalam pemerintahan Inggris. Hutang Belanda tidak menjadi tanggungan Inggris. Raffles yang berhasil merebut seluruh kekuasaan Belanda, memberikan kesempatan rakyat Indonesia untuk melakukan perdagangan bebas. Meski keberadaan Inggris tetap menindas rakyat Indonesia.

Dengan demikian, pertama kali Pemerintah Kolonial Inggris mendarat di Indonesia di Batavia.

0

Roboguru

Kedatangan Bangsa Eropa Tokoh pengaruh terhadap bangsa Indonesia Inggris

Pembahasan Soal:

kedatangan bangsa Eropa tokoh pengaruh terhadap bangsa Indonesia
Inggris Thomas Stamford Raffles dikenalnya sistem sewa tanah, penghapusan perbudakan, dirintisnya Kebun Raya Bogor, penemuan kembali warisan budaya seperti candi Borobudur dan Prambanan, penemuan bunga Raflesia Arnoldy.

 

0

Roboguru

Pemimpin VOC pertama adalah Pieter Both dengan Markas besarnya di Ambon Maluku, kemudian Jan Pieterszoon Coen yang memimpin dari tahun 1619-1623 memindahkan markas besarnya ke Jayakarta. Sebelum VOC, ...

Pembahasan Soal:

EIC Atau East India Company merupakan sebuah perusahaan saham-gabungan dari para investor yang diberikan Royal Charter oleh Elizabeth I pada 31 Desember 1600, dengan tujuan untuk menolong hak perdagangan di India.Kedatangan awal EIC Di Indonesia membuat perdagangan antara Belanda dengan Indonesia mulai terdesak,sehingga Belanda membuat kesepakatan dengan EIC untuk keluar dari perdagangan Indonesia dengan syarat Indonesia memberikan kepada EIC sebagian dari hasil perdangangan.dengan kemudian EIC pergi dan mulai menanamkan saham di India. Royal Charter (Piagam Kerajaan) secara efektif memberikan perusahaan yang baru berdiri ini sebuah monopoli dalam seluruh perdagangan di Hindia Timur. Perusahaan berubah dari sebuah gabungan perdagangan komersial ke salah satu yang memerintah India ketika perusahaan ini mengambil fungsi pemerintahan dan militer tambahan, sampai pembubarannya pada 1858. Setelah Pemberontakan di India 1857, perusahaan ini mengalami kebangkrutan dan diambil alih oleh Kerajaan Inggris. Sedangkan wilayah Hindia Timur dibentuk Kemaharajaan Britania melalui Undang-undang untuk Pemerintahan di India tahun 1858.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved