Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan. Aturan-aturan dalam puisi lama adalah jumlah kata dalam 1 baris, jumlah baris dalam 1 bait, persajakan (rima), banyak suku kata tiap baris, dan irama. Puisi baru adalah puisi yang sudah tidak terikat oleh aturan-aturan baku puisi lama. Puisi baru memiliki bentuk tipografi yang lebih luas dan bebas jika dibandingkan dengan puisi lama baik dalam baris, rima, atau suku kata.
Karakteristik Puisi Lama
1. Ciri puisi lama:
a) Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya
b) Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi sastra lisan
c) Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata
d) bersifat istana sentris menceritakan kerajaan
Karakteristik Puisi Baru
a) Pengarangnya diketahui
b) Tidak terikat jumlah baris, rima, dan irama
c) Berkembang secara lisan dan tertulis
d) Gaya bahasanya dinamis (berubah-ubah)
e) Isinya tentang kehidupan pada umumnya
Dengan demikian, tipografi pada puisi sangat terikat dan harus disesuaikan dengan suasana, sedangkan tipografi pada puisi baru tidak terikat oleh aturan, dan penggunaan tipografi pun luas atau bebas.