Iklan

Pertanyaan

Jelaskan pembagian majas atau gaya bahasa menurut Guntur Henry Tarigan!

Jelaskan pembagian majas atau gaya bahasa menurut Guntur Henry Tarigan! 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

01

:

24

:

46

Klaim

Iklan

R. Trihandayani

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

Henry Guntur Tarigan membagimajas menjadi empat bagian, yaitu majas perbandingan, majas sindiran, majas pertentangan, dan majas penegasan.

Henry Guntur Tarigan membagi majas menjadi empat bagian, yaitu majas perbandingan, majas sindiran, majas pertentangan, dan majas penegasan.undefined  

Pembahasan

Henry Guntur Tarigan, ahli bahasa Indonesia, mengemukakan majas dapat dibagi empat sebagai berikut. a. Majas Perbandingan 1) Personifikasi Personifikasi adalah majas yang melukiskan suatubenda dengan memberikan sifat-sifat manusia kepada benda-benda mati sehingga seolah-olah mempunyaisifat seperti manusia atau benda hidup. Contoh: Barutiga kilometer berjalan,mobilnya sudah batuk-batuk 2)Metafora Metafora adalah majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengarl perbandingan langsung dan tepat atas dasar sifat yang sama atau hampir sama Contoh: Raja siang telah pergi ke peraduannya. 3) Hiperbola Hiperbola adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan mengganti peristlwa atau tindakan sesungguhnya dengan kata-kata yang lebih hebat pengertiannya untukmenyangatkan Contoh: Kakak membanting tulang demi menghidupi keluarganya. b. MajasSindiran 1) Ironi lroni adalah majas sindiran yang melukiskan sesuatu yang menyatakan sebaliknya dari apa yang sebenarnya dengan maksud untukmenyindir orang. Contoh: Pandai sekali kamu, Bahasa Indonesiamu mendapat nilai 4. 2) Sinisme Sinisme adalah majas sindiran yang menggunakan kata-kata sebaliknya seperti ironi, tetapi kasar. Contoh: Itukah yang dinamakan bekerja? 3) Sarkasme Sarkasme adalah majas sindiran yang terkasar atau langsung menusuk perasaan. Contoh: Otakmu memang otak udang! c. Majas Penegasan 1) Pleonasme Pleonasme adalah majas penegasan yang menggunakan sepatah kata yang sebenarnya tidak perlu dikatakan lagi karena arti kata tersebut sudah terkandung dalam kata yang diterangkan. Contoh: Salju putih sudah mulai turun ke bawah. 2) Repetisi Repitisi adalah majas penegasan yang melukiskansesuatu dengan mengulang kata atau beberapakata berkali-kali yang biasanya dipergunakan dalam pidato. Contoh: Kita junjung dia sebagai pemimpin, kita junjung dia sebagai pelindung, kita junjungdia sebagai pembebas kita. d.Majas Pertentangan 1) Antitesis Antitesis adalah majas pertentangan yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kepaduan kata yang berlawanan arti. Contoh: Cantik atau tidak, kaya atau miskin, bukanlah suatu ukuran nilai seorang wanita. 2)Paradoks Paradoks adalah majas pertentangan yang melukiskan sesuatu seolah-olah bertentangan, padahal maksud sesungguhnya tidak karena objeknya berlainan. Contoh: Hatinya sunyi tinggal di Kota Jakarta yang ramai. Dengan demikian, Henry Guntur Tarigan membagimajas menjadi empat bagian, yaitu majas perbandingan, majas sindiran, majas pertentangan, dan majas penegasan.

Henry Guntur Tarigan, ahli bahasa Indonesia, mengemukakan majas dapat dibagi empat sebagai berikut.

a. Majas Perbandingan

1) Personifikasi

    Personifikasi adalah majas yang melukiskan suatu benda dengan memberikan sifat-sifat manusia kepada benda-benda mati sehingga seolah-olah mempunyai sifat seperti manusia atau benda hidup.

Contoh:

Baru tiga kilometer berjalan, mobilnya sudah batuk-batuk

2) Metafora

    Metafora adalah majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengarl perbandingan langsung dan tepat atas dasar sifat yang sama atau hampir sama

Contoh:

Raja siang telah pergi ke peraduannya.

3) Hiperbola

    Hiperbola adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan mengganti peristlwa atau tindakan sesungguhnya dengan kata-kata yang lebih hebat pengertiannya untuk menyangatkan

Contoh:

Kakak membanting tulang demi menghidupi keluarganya.

b. Majas Sindiran

1) Ironi

    lroni adalah majas sindiran yang melukiskan sesuatu yang menyatakan sebaliknya dari apa yang sebenarnya dengan maksud untuk menyindir orang.

Contoh:

Pandai sekali kamu, Bahasa Indonesiamu mendapat nilai 4.

2) Sinisme

    Sinisme adalah majas sindiran yang menggunakan kata-kata sebaliknya seperti ironi, tetapi kasar.

Contoh:

Itukah yang dinamakan bekerja?

3) Sarkasme

    Sarkasme adalah majas sindiran yang terkasar atau langsung menusuk perasaan.

Contoh:

Otakmu memang otak udang!

c. Majas Penegasan

1) Pleonasme

    Pleonasme adalah majas penegasan yang menggunakan sepatah kata yang sebenarnya tidak perlu dikatakan lagi karena arti kata tersebut sudah terkandung dalam kata yang diterangkan.

Contoh:

Salju putih sudah mulai turun ke bawah.

2) Repetisi

    Repitisi adalah majas penegasan yang melukiskan sesuatu dengan mengulang kata atau beberapa kata berkali-kali yang biasanya dipergunakan dalam pidato.

Contoh:

Kita junjung dia sebagai pemimpin, kita junjung dia sebagai pelindung, kita junjung dia sebagai pembebas kita.

d. Majas Pertentangan

1) Antitesis

    Antitesis adalah majas pertentangan yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kepaduan kata yang berlawanan arti.

Contoh:

Cantik atau tidak, kaya atau miskin, bukanlah suatu ukuran nilai seorang wanita.

2) Paradoks

    Paradoks adalah majas pertentangan yang melukiskan sesuatu seolah-olah bertentangan, padahal maksud sesungguhnya tidak karena objeknya berlainan.

Contoh:

Hatinya sunyi tinggal di Kota Jakarta yang ramai.

 

Dengan demikian, Henry Guntur Tarigan membagi majas menjadi empat bagian, yaitu majas perbandingan, majas sindiran, majas pertentangan, dan majas penegasan.undefined  

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Mobil ambulans meraung-raung mengantarkan jenazah korban kebakaran. Kalimat dibawah ini yang bermajas sama dengan kalimat tersebut adalah…..

2

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia