Roboguru

Jelaskan latar belakang pergantian LBB menjadi PBB dan jelaskan tugas dan peran PBB di masa sekarang!

Jelaskan latar belakang pergantian LBB menjadi PBB dan jelaskan tugas dan peran PBB di masa sekarang!

Jawaban:

Perang Dunia I merupakan salah satu tragedi kemanusiaan terbesar yang menyebabkan lebih dari 50 juta jiwa melayang. Perang ini dilahirkan dari kerakusan proses industrialisme, imperialisme, dan rasa nasionalisme yang berlebihan antarnegara Eropa. Berawal dari keinginan menciptakan perdamaian dunia akibat Perang Dunia I, Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson memberikan usulan Peace without Victory. Usulan tersebut kemudian diimplementasikan ke dalam 14 pasal perdamaian bangsa (Wilson’s Fourteen Points) yang salah satunya berisi “Perlu dibentuknya Liga Bangsa-Bangsa (LBB)”. Akhirnya pada 10 Januari 1920 Liga Bangsa-Bangsa didirikan dengan tujuan:

  1. Menjamin perdamaian dunia
  2. Memelihara keamanan dan memajukan hubungan persahabatan serta mencegah peperangan antarbangsa atau negara.
  3. Menjunjung hukum dan perjanjian internasional
  4. Meningkatkan kerjasama internasional di segala bidang, seperti ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.

Selama masa tugasnya, LBB telah berhasil mensponsori beberapa perjanjian damai, yaitu Protokol Jenewa (1924), Perjanjian Locarno (1925), dan Perjanjian damai Kellogg-Briand (1928). Meskipun berhasil mensponsori beberapa perjanjian damai, LBB dinilai tidak mampu menciptakan perdamaian dunia. Hal ini terbukti dengan meletusnya Perang Dunia II pada 1939-1945. Setelah Perang Dunia II berakhir, LBB resmi dibubarkan. Atas dasar tersebut, pada 24 Oktober 1945 dibentuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB, bahasa Inggris: United Nations, disingkat UN) di San Fransisco, Amerika Serikat sebagai pengganti LBB.

Karena saat Perang Dunia bukan hanya terjadi peperangan di mana-mana, perpecahan antarbangsa, serta perebutan kekuasaan yang mengakibatkan terganggunya perdamaian dunia. Tetapi juga lebih dari lima puluh juta jiwa melayang. Perang Dunia tidak hanya membuat rakyat yang menderita. Bahkan tentara, pemerintah, serta semua yang terlibat dan terdampak juga merasakan penderitaannya. Semangat seperti Desmond Doss untuk menghentikan berbagai penderitaan tak terhingga akibat Perang Dunia II ini melahirkan suatu organisasi internasional pengganti Liga Bangsa-Bangsa (LBB), yaitu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB, bahasa Inggris: United Nations disingkat UN) yang resmi didirikan pada 26 Juni 1945. PBB memiliki tujuan diantaranya:

  1. Menjaga perdamaian dan keamanan internasional
  2. Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan penghormatan terhadap prinsip persamaan hak dan penentuan nasib sendiri, dan untuk mengambil langkah-langkah tepat lainnya untuk memperkuat perdamaian universal.
  3. Melakukan kerjasama internasional untuk menyelesaikan permasalahan internasional dalam bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, atau kemanusiaan, dan mendorong penghormatan Hak Asasi Manusia (HAM) dan kebebasan dasar bagi semua tanpa membedakan ras, jenis kelamin, bahasa, atau agama.
  4. Menjadi pusat untuk menyelaraskan tindakan antarbangsa dalam menciptakan tujuan-tujuan bersama ini.

Peran dan tugas PBB dibagi dalam 7 fungsi utama, yaitu:

  1. Proteksi: perlindungan terhadap negara anggota
  2. Integrasi: wadah pembina persahabatan
  3. Sosialisasi: tempat menyampaikan nilai dan norma
  4. Pengendali konflik: mengendalikan knflik antara negara anggota
  5. Kooperatif: membina atau mendorong kerjasama di segala bidang
  6. Negoisasi: memfasilitasi perundingan antar negara-negara
  7. Abitrase: membantu menyelesaikan permasalahan hukum antar negara anggota

Dengan demikian berdasarkan penjelasan di atas, latar belakang pergantian LBB menjadi PBB adalah karena LBB dinilai tidak mampu menciptakan perdamaian dunia yang terbukti dengan meletusnya Perang Dunia II. Setelah Perang Dunia II berakhir LBB resmi dibubarkan kemudian dibentuk PBB yang resmi didirikan pada 26 Juni 1945. Tugas dan peran PBB di masa sekarang dibagi dalam 7 fungsi utama meliputi fungsi proteksi, integrasi, sosialisasi, pengendalian konflik, kooperatif, negoisasi, dan abitrase.

0

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved