Iklan

Iklan

Pertanyaan

Jelaskan Hukum Ke-Nol Termodinamika dan berikan contoh implikasinya!

Jelaskan Hukum Ke-Nol Termodinamika dan berikan contoh implikasinya!undefined 

  1. ...space space 

  2. ...undefined 

Iklan

P. Data

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Pembahasan
lock

Bunyi Hukum Ke-Nol Termodinamika, “Jika ada dua sistem yang masing-masing berada dalam kesetimbangan termal dengan suatu sistem ketiga, kedua sistem tersebut berada dalam kesetimbangan termal antara satu sama lain.” Hukum Ke-Nol Termodinamika memberi jalan bagi penggunaan suhu/temperatur sebagai indikator kesetimbangan termal. (Sumber: Cutnell, et.al., 2012) Misalkan ada dua wadah termos A dan B yang masing-masing terisi cairan. Keduanya memiliki dinding yang adiabatik (memerangkap panas di dalam wadah) dan menunjukkan suhu yang sama ketika masing-masing isinya diukur dengan termometer. Ketika isi termos A dan B dicampur (di dalam salah satu termos), tidak ada perubahan suhu yang teramati setelah percampuran. Artinya, baik isi wadah (sistem) A maupun B berada dalam kesetimbangan termal. Sebelum dicampur, sistem (dalam wadah) A sudah berada dalam kesetimbangan termal dengan termometer, begitu pun dengan sistem B. Dalam hal ini, termometer menunjukkan suhu yang sama sehingga kedua sistem memiliki derajat kalor yang sama pula. Sebagai akibatnya, sistem A dan B berada dalam kesetimbangan termal di antara keduanya, dengan termometer berperan sebagai sistem ketiga sesuai dengan Hukum Ke-Nol Termodinamika.

Bunyi Hukum Ke-Nol Termodinamika, “Jika ada dua sistem yang masing-masing berada dalam kesetimbangan termal dengan suatu sistem ketiga, kedua sistem tersebut berada dalam kesetimbangan termal antara satu sama lain.” Hukum Ke-Nol Termodinamika memberi jalan bagi penggunaan suhu/temperatur sebagai indikator kesetimbangan termal.

(Sumber: Cutnell, et.al., 2012)

Misalkan ada dua wadah termos A dan B yang masing-masing terisi cairan. Keduanya memiliki dinding yang adiabatik (memerangkap panas di dalam wadah) dan menunjukkan suhu yang sama ketika masing-masing isinya diukur dengan termometer. Ketika isi termos A dan B dicampur (di dalam salah satu termos), tidak ada perubahan suhu yang teramati setelah percampuran. Artinya, baik isi wadah (sistem) A maupun B berada dalam kesetimbangan termal.

Sebelum dicampur, sistem (dalam wadah) A sudah berada dalam kesetimbangan termal dengan termometer, begitu pun dengan sistem B. Dalam hal ini, termometer menunjukkan suhu yang sama sehingga kedua sistem memiliki derajat kalor yang sama pula. Sebagai akibatnya, sistem A dan B berada dalam kesetimbangan termal di antara keduanya, dengan termometer berperan sebagai sistem ketiga sesuai dengan Hukum Ke-Nol Termodinamika.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

54

Rayhan Muhammad Ramdan

Pembahasan lengkap banget

Arif Ramlan

Makasih ❤️

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Jelaskan proses termodinamika dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dunia jurusan yang anda pilih!

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia