Diferensiasi sosial adalah pengelompokan penduduk ke dalam kelas-kelas secara horizontal yang didasarkan atas unsur-unsur kehidupan sosial tertentu, salah satunya adalah profesi.
Kehidupan manusia, terutama yang telah memiliki pekerjaan dan menjalankan tugasnya sehari-hari, tidak lepas dari profesi atau kedudukan. Kedudukan yang dimiliki seseorang dilatarbelakangi peran yang berfungsi melaksanakan hak dan kewajiban dalam kegiatan sehari-hari. Profesi akan berdampingan dengan kedudukan. Walaupun setiap orang dapat saja memiliki kedudukan yang sama dengan orang lain, profesi dapat berbeda. Contohnya A bekerja sebagai guru, sedangkan B sebagai pedagang, keduanya berkedudukan yang sama sebagai pekerja (orang yang bekerja), namun memiliki jenis profesi yang berbeda yaitu guru dan pedagang.
Perbedaan antara suatu profesi dan profesi lain bersifat horizontal sebab tidak ada sesuatu jenis pekerjaan yang lebih baik daripada pekerjaan lain. Dalam hubungannya dengan diferensiasi sosial, setiap profesi jangan dinilai atau diukur secara ekonomis dan normatif sebab jika dinilai secara ekonomi hanya akan menggambarkan tinggi-rendah atau baik-buruknya.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa seseorang bisa memiliki kedudukan yang sama dengan orang lain, namun jenis profesi yang dijalankan berbeda, seperti yang dicontohkan adalah guru dan pedagang.