Iklan

Pertanyaan

Jelaskan aspek terpenting dalam strategi pemberdayaan komunitas menurut Totok Mardikanto!

Jelaskan aspek terpenting dalam strategi pemberdayaan komunitas menurut Totok Mardikanto! 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

06

:

06

:

18

Klaim

Iklan

F. Riskiyah

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Brawijaya

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Menurut Totok Mardikanto, yang terpenting dalamstrategi pemberdayaan komunitas adalah: Penyusunan strategi haruslah melibatkan komunitas, dengan melibatkan komunitas maka pemberdaya dapat mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh komunitas. Sehingga kegiatan pemberdayaan yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Memampukan warga untuk memecahkan masalahnya danmemenuhi kebutuhan mendasarnya, strategi ini juga tidak kalah penting untuk dilakukan karena berguna untuk melatih warga agar mampu mengidentifikasi permasalahan apa yang mereka alami dan membantu mereka untuk memecahkan masalah tersebut secara bersama-sama. Mendukung keterlibatan warga miskin, kaum perempuan,dan kelompok lemah lainnya , hal ini penting untuk dilakukan sebagaimana tujuan dari pemberdayaan yaitu membuat komunitas atau kelompok mampu untuk 'berdaya', sehingga diperlukan adanya partisipasi dari kelompok-kelompok yang terpinggirkan guna memberikan suara dan aspirasi mereka. Berupaya memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal , penting untuk dilakukan dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal, maka pemberdayaan yang dilakukan akan sesuai dengan kemampuan masyarakat serta nilai-nilai yang selama ini mereka anut, sehingga tidak terjadi bentrok antara tujuan pemberdaya dengan komunitas yang diberdayakan. Peka terhadap nilai-nilai budaya setempat, dengan kepekaan yang dimiliki oleh pemberdaya, maka akan membantu pemberdaya untuk memahami nilai-nilai budaya setempat dan mampu bersikap sebagaimana nilai-nilai setempat. Memperhatikan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan, perlu diperhatikan dengan seksama bahwa kegiatan pemberdayaan yang dilakukan haruslah memperhatikan dampak terhadap lingkungan. Apabila selama proses dari pemberdayaan tersebut dapat merusak aspek lingkungan, maka diperlukan strategi baru dalam menyusun kegiatan yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Tidak menciptakan ketergantungan , sebagaimana tujuan dari pemberdayaan yaitu menciptakan kemandirian masyarakat, maka pemberdaya harus memastikan masyarakat telah mampu untuk mandiri dan tidak lagi bergantung. Dilaksanakan secara berkelanjutan, pemberdayaan hendaklah dilaksanakan secara berkelanjutan dan dievaluasi secara terus-menerus.

Menurut Totok Mardikanto, yang terpenting dalam strategi pemberdayaan komunitas adalah:

  1. Penyusunan strategi haruslah melibatkan komunitas, dengan melibatkan komunitas maka pemberdaya dapat mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh komunitas. Sehingga kegiatan pemberdayaan yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
  2. Memampukan warga untuk memecahkan masalahnya dan memenuhi kebutuhan mendasarnya, strategi ini juga tidak kalah penting untuk dilakukan karena berguna untuk melatih warga agar mampu mengidentifikasi permasalahan apa yang mereka alami dan membantu mereka untuk memecahkan masalah tersebut secara bersama-sama.
  3. Mendukung keterlibatan warga miskin, kaum perempuan, dan kelompok lemah lainnya, hal ini penting untuk dilakukan sebagaimana tujuan dari pemberdayaan yaitu membuat komunitas atau kelompok mampu untuk 'berdaya', sehingga diperlukan adanya partisipasi dari kelompok-kelompok yang terpinggirkan guna memberikan suara dan aspirasi mereka.
  4. Berupaya memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal, penting untuk dilakukan dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal, maka pemberdayaan yang dilakukan akan sesuai dengan kemampuan masyarakat serta nilai-nilai yang selama ini mereka anut, sehingga tidak terjadi bentrok antara tujuan pemberdaya dengan komunitas yang diberdayakan.
  5. Peka terhadap nilai-nilai budaya setempat, dengan kepekaan yang dimiliki oleh pemberdaya, maka akan membantu pemberdaya untuk memahami nilai-nilai budaya setempat dan mampu bersikap sebagaimana nilai-nilai setempat.
  6. Memperhatikan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan, perlu diperhatikan dengan seksama bahwa kegiatan pemberdayaan yang dilakukan haruslah memperhatikan dampak terhadap lingkungan. Apabila selama proses dari pemberdayaan tersebut dapat merusak aspek lingkungan, maka diperlukan strategi baru dalam menyusun kegiatan yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan.
  7. Tidak menciptakan ketergantungan, sebagaimana tujuan dari pemberdayaan yaitu menciptakan kemandirian masyarakat, maka pemberdaya harus memastikan masyarakat telah mampu untuk mandiri dan tidak lagi bergantung.
  8. Dilaksanakan secara berkelanjutan, pemberdayaan hendaklah dilaksanakan secara berkelanjutan dan dievaluasi secara terus-menerus. 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Tantangan utama dalam mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal adalah....

17

4.8

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia