Iklan

Pertanyaan

Jelaskan apa makna dan pelajaran yang kita peroleh tentang Perjanjian Bongaya di Sulawesi!

Jelaskan apa makna dan pelajaran yang kita peroleh tentang Perjanjian Bongaya di Sulawesi!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

19

:

10

:

22

Klaim

Iklan

C. Susilo

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

Perjanjian Bungaya (sering juga disebut Bongaya atau Bongaja, bahasa Belanda: Bongaaisch Contract) adalah perjanjian perdamaian yang ditandatangani pada tanggal 18 November 1667 di Bungaya antara Kesultanan Gowa yang diwakili oleh Sultan Hasanuddin dan pihak VOC yang diwakili oleh Laksamana Cornelis Speelman. Pada tahun 1666, di bawah pimpinan Laksamana Cornelis Speelman, VOC berusaha menundukkan kerajaan-kerajaan kecil, tetapi belum berhasil menundukkan Gowa. VOC menambah kekuatan pasukannya hingga pada akhirnya Gowa terdesak dan semakin lemah sehingga bersedia mengadakan Perjanjian Bongaya. Perjanjian Bongaya disebut perjanjian perdamaian, namun isi sebenarnya adalah deklarasi kekalahan Gowa dari VOC, serta pengesahan monopoli oleh VOC untuk perdagangan sejumlah barang di pelabuhan Makassar (yang dikuasai Gowa). Perjanjian Bongaya ditandatangani oleh Sultan Hasanudin secara terpaksa untuk menghentikan atau mengurangi jumlah korban yang terus berjatuhan dalam perselisihan antara pihak VOC dan Kerajaaan Gowa. Keputusan Sultan Hasanudin ini dipikirkan secara matang dengan mengambil risiko terkecil. Dengan demikian makna dan pelajaran yang dapat diperoleh dari Perjanjian Bongaya hendaknya kita memikirkan secara matang setiap keputusan yang kita ambil, baik dan buruknya. Meski dihadapkan pada pilihan yang berat, yang tidak menguntungkan bagi kita. Tetapi kita tetap harus mengambil keputusan yang memiliki risiko terkecil.

Perjanjian Bungaya (sering juga disebut Bongaya atau Bongaja, bahasa Belanda: Bongaaisch Contract) adalah perjanjian perdamaian yang ditandatangani pada tanggal 18 November 1667 di Bungaya antara Kesultanan Gowa yang diwakili oleh Sultan Hasanuddin dan pihak VOC yang diwakili oleh Laksamana Cornelis Speelman. Pada tahun 1666, di bawah pimpinan Laksamana Cornelis Speelman, VOC berusaha menundukkan kerajaan-kerajaan kecil, tetapi belum berhasil menundukkan Gowa. VOC menambah kekuatan pasukannya hingga pada akhirnya Gowa terdesak dan semakin lemah sehingga bersedia mengadakan Perjanjian Bongaya. Perjanjian Bongaya disebut perjanjian perdamaian,  namun isi sebenarnya adalah deklarasi kekalahan Gowa dari VOC, serta pengesahan monopoli oleh VOC untuk perdagangan sejumlah barang di pelabuhan Makassar (yang dikuasai Gowa). Perjanjian Bongaya ditandatangani oleh Sultan Hasanudin secara terpaksa untuk menghentikan atau mengurangi jumlah korban yang terus berjatuhan dalam perselisihan antara pihak VOC dan Kerajaaan Gowa. Keputusan Sultan Hasanudin ini dipikirkan secara matang dengan mengambil risiko terkecil.

 

Dengan demikian makna dan pelajaran yang dapat diperoleh dari Perjanjian Bongaya hendaknya kita memikirkan secara matang setiap keputusan yang kita ambil, baik dan buruknya. Meski dihadapkan pada pilihan yang berat, yang tidak menguntungkan bagi kita. Tetapi kita tetap harus mengambil keputusan yang memiliki risiko terkecil.space space

 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Putrinrazr

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️

Anisa Ramadhani

Pembahasan lengkap banget

Suria Merkuri Sinaga

Makasih ❤️

Alya Nayla putri

Bantu banget

Nurul Qomariah

Mudah dimengerti

Iklan

Pertanyaan serupa

Dalam upaya menaklukkan perlawanan rakyat Makassar pada 1666, VOC dibantu oleh seorang Pangeran Bugis bernama Aru Palaka. Tujuan Aru Palaka membantu VOC dalam perang tersebut adalah ...

8

4.9

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia