Roboguru

Jelaskan 3 cara agar atom stabil sehingga memiliki konfigurasi elektron seperti gas mulia!

Pertanyaan

Jelaskan 3 cara agar atom stabil sehingga memiliki konfigurasi elektron seperti gas mulia!space 
 

Pembahasan Soal:

Untuk mencapai keadaan stabil yaitu keadaan konfigurasi gas mulia, suatu atom dapat melakukan 3 cara yaitu:

  • Pelepasan elektron, contohnya
    Na open parentheses open square brackets Ne close square brackets 3 s to the power of 1 close parentheses yields Na to the power of plus sign open parentheses open square brackets Ne close square brackets close parentheses plus e to the power of minus sign 
  • Penerimaan elektron, contohnya
    Cl open parentheses open square brackets Ne close square brackets 3 s squared 3 p to the power of 5 close parentheses plus e to the power of minus sign yields Cl to the power of minus sign open parentheses open square brackets Ar close square brackets close parentheses 
  • Pemakaian bersama elektron, contohnya
    H middle dot left parenthesis 1 s to the power of 1 right parenthesis plus H middle dot open parentheses 1 s to the power of 1 close parentheses yields H colon H open parentheses open square brackets He close square brackets close parentheses

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah sesuai penjelasan di atas. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Budi

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 30 April 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Setiap unsur mampu membentuk ikatan kimia karena memiliki ....

Pembahasan Soal:

Pada suhu dan tekanan ruang, umumnya unsur-unsur tidak dapat berada dalam keadaan bebas (stabil) kecuali unsur-unsur gas mulia karena susunan elektronnya tidak dalam keadaan stabil (dapat melepas elektron atau menangkap elektron) pada kulit terluarnya (elektron valensi). Kecenderungan untuk melepas atau menangkap elektron ini dilakukan dalam berikatan kimia.

Menurut G. N. Lewis dan W. Kossel, kestabilan unsur gas mulia disebabkan oleh elektron valensinya yang berjumah delapan (oktet), keculi He yang hanya memiliki dua elektron (duplet). Atom-atom suatu unsur berusaha mencapai konfigurasi oktet atau duplet dengan cara berikatan dengan atom-atom lain.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa setiap unsur mampu membentuk ikatan kimia karena memiliki kecenderungan membentuk konfigurasi elektron gas mulia.

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

Roboguru

Suatu unsur mempunyai harga empat bilangan kuantum elektron terakhir  dan  Untuk mencapai konfigurasi elektron stabik seperti gas mulia, unsur tersebut cenderung. . . .

Pembahasan Soal:

Ada 4 jenis bilangan kuantum, bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimuth (l), bilangan kuantum magnetik (m) dan bilangan kuantum spin (s). Keempat bilangan kuantum ini dapat menggambarkan jumlah elektron valensi suatu atom.

Jika :

n = 4 → Terdapat pada kulit ke - 4 ; l = 1 → Terdapat pada subkulit "p"  ; untuk menentukan banyaknya elektron pada subkulit maka dari nilai m = -1 dan s = +½ perlu digambarkan orbital seperti yang di bawah :

 

Terdapat elektron sebanyak 1 maka konfigurasi subkulit terakhir untuk unsur tersebut adalah begin mathsize 14px style 4 p to the power of 1 space end style namun sebelum begin mathsize 14px style 4 p to the power of 1 space end styleterdapat begin mathsize 14px style 4 s squared end style yang jika dijumlahkan maka jumlah elektron terluarnya adalah 3. Jika terdapat 3 elektron terluar maka kecenderungannya adalah dilepas.

Jadi, dapat disimpulkan jawaban yang tepat adalah B.


 

Roboguru

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengantepat! Apa yang dimaksud dengan ikatankovalen?

Pembahasan Soal:

Ikatan kovalen adalah ikatan antara atom non logam dengan non logam dengan pemakaian pasangan elektron bersama-sama. Ikatan kovalen berdasarkan jenis ikatannya terbagi menjadi 4, yaitu:

  • Ikatan kovalen tunggal, contoh: begin mathsize 14px style C H subscript 4 end style.
  • Ikatan kovalen rangkap dua, contoh: begin mathsize 14px style O subscript 2 end style.
  • Ikatan kovalen rangkap tiga, contoh: begin mathsize 14px style N subscript 2 end style.
  • Ikatan kovalen koordinasi, contoh: begin mathsize 14px style H N O subscript 3 end style.

Jadi, ikatan kovalen merupakan ikatan antar atom non logam dengan pemakaian elektronundefinedbersama.

Roboguru

Tentukan dan jelaskan senyawa berikut termasuk jenis ikatan apa : HCl

Pembahasan Soal:

Ikatan kovalen adalah Ikatan antaratom nonlogam yang terjadi melalui pemakaian pasangan elektron bersama. Pemakaian pasangan elektron bersama terjadi pada atom-atom nonlogam.

Senyawa HCl terdiri dari:

unsur H : unsur nonlogam golongan IA, elektron valensi 1 cenderung melepaskan 1 elektron untuk mencapai keadaan stabil.

Unsur Cl: unsur nonlogam golongan VIIA, elektron valensi 7 sehingga cenderung menyerap 1 elektron untuk mencapai keadaan stabil.

begin mathsize 14px style H Cl yields H to the power of plus sign and Cl to the power of minus sign end style 

  

Jadi, senyawa HCl memiliki jenis ikatan kovalen yang bersifat polar karena terjadi pemakaian bersama pasangan elektron dan memiliki perbedaan keeletronegatifan antara atom H dan Cl.

Roboguru

Perhatikan 5 senyawa kovalen berikut! (1)  (2)  (3)  (4)  (5)  Senyawa yang menyimpang dari aturan oktet adalah .... (Ar H=1; S=16; F=9; C=6; O=8; P=15; Cl=17)

Pembahasan Soal:

Beberapa senyawa bersifat stabil meskipun tidak memenuhi kaidah oktet. Penyimpangan kaidah oktet artinya atom-atom dalam senyawa tersebut tidak memiliki delapan elektron di kulit terluarnya setelah berikatan. Hal ini menyebabkan konfigurasi elektron yang didapat tidak akan sama dengan gas mulia.

Berdasarkan struktur lewis ikatan senyawa tersebut adalah sebagai berikut

Senyawa yang menyimpang dari aturan oktet adalah begin mathsize 14px style S F subscript 6 end style karena atom S memiliki elektron valensi lebih dari 8 setelah berikatan dengan 6 atom F. Elektron valensi yang dimiliki atom S menjadi 12.


Jadi, jawaban yang benar adalah begin mathsize 14px style S F subscript 6 end style.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved