Iklan

Pertanyaan

Isqim Oktaviani adalah siswa di salah satu SMA di Jakarta. Isqim mendapat tugas untuk membuat tema penelitian sejarah, setelah membaca beberapa buku, ia akhirnya memutuskan untuk membahas pertempuran Surabaya, berikut penjelasannya: 15 Agustus 1945 : Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu dan menugaskan Jepang untuk mempertahankan keadaan seperti adanya (status quo) sampai dengan kedatangan pasukan Sekutu ke Indonesia 17 Agustus 1945 : Indonesia melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 25 Oktober 1945 : Brigadir Jenderal A.W.S Mallaby mendarat di Surabaya 27 Oktober 1945 :pesawat terbang Inggris menyebarkan pamflet agar rakyat Surabaya dan Jawa Timur menyerahkan senjata yang dirampas dari Jepang 31 Oktober 1945 : Panglima AFNEI, Jenderal Christison memperingatkan kepada rakyat Surabaya agar menyerah 9 November 1945 : Gubernur Soeryo menolak ultimatum Inggris 10 November 1945 : pecahlah pertempuran Surabaya Berdasarkan cerita tersebut, cara berpikir sejarah yang digunakan oleh Isqim adalah….

  1. Isqim Oktaviani adalah siswa di salah satu SMA di Jakarta. Isqim mendapat tugas untuk membuat tema penelitian sejarah, setelah membaca beberapa buku, ia akhirnya memutuskan untuk membahas pertempuran Surabaya, berikut penjelasannya:

15 Agustus 1945               : Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu dan menugaskan

Jepang untuk mempertahankan keadaan seperti adanya (status quo) sampai dengan kedatangan pasukan Sekutu ke Indonesia

17 Agustus 1945               : Indonesia melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

25 Oktober 1945               : Brigadir Jenderal A.W.S Mallaby mendarat di Surabaya

     27 Oktober 1945                :pesawat terbang Inggris menyebarkan pamflet agar rakyat   Surabaya dan Jawa Timur menyerahkan senjata yang dirampas dari Jepang

31 Oktober 1945               : Panglima AFNEI, Jenderal Christison memperingatkan kepada  

                                            rakyat Surabaya agar menyerah

9 November 1945             : Gubernur Soeryo menolak ultimatum Inggris

10 November 1945           : pecahlah pertempuran Surabaya

Berdasarkan cerita tersebut, cara berpikir sejarah yang digunakan oleh Isqim adalah….

  1. sinkronik

  2. diakronik

  3. multidimensional

  4. deskriptif-naratif

  5. fokus pada metodologi penelitian

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

47

:

04

Klaim

Iklan

A. Acfreelance

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

kronologi adalah ilmu tentang waktu. Mengurutkan peristiwa sejarah sesuai dengan waktu terjadinya akan memudahkan penulis dalam melakukan rekonstruksi terhadap peristiwa sejarah . Kronologi juga membantu penulis agar dengan mudah membandingkan peristiwa sejarah yang terjadi di suatu tempat yang berbeda tetapi dalam waktu yang sama.

kronologi adalah ilmu tentang waktu. Mengurutkan peristiwa sejarah sesuai dengan waktu terjadinya akan memudahkan penulis dalam melakukan rekonstruksi terhadap peristiwa sejarah . Kronologi juga membantu penulis agar dengan mudah membandingkan peristiwa sejarah yang terjadi di suatu tempat yang berbeda tetapi dalam waktu yang sama.

Pembahasan

Cara berpikir sejarah yang digunakan oleh Isqim adalah diakronik, yaitu cara berpikir yang meluas dalam waktu dan sedikit memperhatikan keluasan ruang. Pengertian diakronik sering disamakan artinya dengan kronologi. Kata kronologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu cronoss yang artinya waktu, sedangkan logos adalah uraian atau ilmu. Jadi, kronologi adalah ilmu tentang waktu. Mengurutkan peristiwa sejarah sesuai dengan waktu terjadinya akan memudahkan penulis dalam melakukan rekonstruksi terhadap peristiwa sejarah . Kronologi juga membantu penulis agar dengan mudah membandingkan peristiwa sejarah yang terjadi di suatu tempat yang berbeda tetapi dalam waktu yang sama.

Cara berpikir sejarah yang digunakan oleh Isqim adalah diakronik, yaitu cara berpikir yang meluas dalam waktu dan sedikit memperhatikan keluasan ruang. Pengertian diakronik sering disamakan artinya dengan kronologi. Kata kronologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu cronoss yang artinya waktu, sedangkan logos adalah uraian atau ilmu. Jadi, kronologi adalah ilmu tentang waktu. Mengurutkan peristiwa sejarah sesuai dengan waktu terjadinya akan memudahkan penulis dalam melakukan rekonstruksi terhadap peristiwa sejarah . Kronologi juga membantu penulis agar dengan mudah membandingkan peristiwa sejarah yang terjadi di suatu tempat yang berbeda tetapi dalam waktu yang sama.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Cara berpikir diakronik digunakan dalam sejarah sebab….

14

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia