Iklan

Pertanyaan

Bacalah puisi berikut.


Percakapan Selat Pantai berkabut di sini, makin berkisah dalam tatapan
Sepi yanq selalu dingin gumam terbantun di buritan
Juluran lidah ombak di bawah kerjap mata, menggoda
Dimana-mana, dimana-mana menghadang cakrawala
Laut bersuara di sisi makin berbenturan dalam kenangan
Rusuh yang sampai, gemas resah terhempas di haluan
Pusaran angin di atas geladak, bersabung menderu
Dimana-mana, dimana-mana mengepung dendam rindu Menggaris batas laga dan mimpikah cakrawala itu
Mengarungi perialanan rahasia cintakah penumpang itu 
Namun membujuk jua langkah, pantai, mega lalu burung-burung
Mungkin sedia yang masuk dalam sarang dendam rindu Saat langit luputkan cuaca dan laut siap pasang

(Umbu Landu Paranggi) 

Identifikasilah unsur pembangun, puisi (tema, amanat, suasana, dan nada) pada puisi tersebut ....

Identifikasilah unsur pembangun, puisi (tema, amanat, suasana, dan nada) pada puisi tersebut ....  
 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

31

:

36

Klaim

Iklan

N. Hayati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

tema dalam puisi tersebut adalah rindu, suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah suasana penuh kerinduan, nada puisi tersebut tenang, amanat yang ingin disampaikan adalah bersikap sabar dalam menghadapi sesuatu.

tema dalam puisi tersebut adalah rindu, suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah suasana penuh kerinduan, nada puisi tersebut tenang, amanat yang ingin disampaikan adalah bersikap sabar dalam menghadapi sesuatu.undefined   

Pembahasan

Puisi merupakan ungkapan hati atau pemikiran penyair mengenai berbagai hal dalam kehidupan ke dalam susunan kata-kata yang padat dan penuh makna. Puisi terdiri dari dua struktur, yaitu struktur fisik dan struktur batin. Struktur batin puisi terdiri dari: Tema/makna (sense) , media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan. Rasa (feeling) , yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya. Nada (tone) , yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dan lain-lain. Amanat / tujuan / maksud (intention) , yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca. Dalam puisi tersebut, tampak bahwa sang penyair menjelaskan beberapa hal sebagai berikut. Tema. Tema puisi di atas adalah rindu. Hal ini terungkap dari larik Dimana-mana, dimana-mana mengepung dendam rindu Menggaris batas laga dan mimpikah cakrawala itu Suasana. Suasana penuh kerinduan tergambardalam puisi tersebut, hal ini dapat dibuktikan pada semua larik puisi yang bercerita tentang kerinduan. Nada Penyair menampilkan nada tenang dalam puisi tersebut. Tidak ada kemarahan, Tidak ada perlawanan. Amanat Pesan kesabaran tersirat disampaikan oleh sang penyair. Bahwa memang ada dua hal yang terpisahkan, namun menyimpan keinginan untuk bertemu dan hanya pasrah menunggu alam yang mengarahkan. Dengan demikian, tema dalam puisi tersebut adalah rindu, suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah suasana penuh kerinduan, nada puisi tersebut tenang, amanat yang ingin disampaikan adalah bersikap sabar dalam menghadapi sesuatu.

Puisi merupakan ungkapan hati atau pemikiran penyair mengenai berbagai hal dalam kehidupan ke dalam susunan kata-kata yang padat dan penuh makna. Puisi terdiri dari dua struktur, yaitu struktur fisik dan struktur batin. 

Struktur batin puisi terdiri dari:

  1. Tema/makna (sense), media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan.
  2. Rasa (feeling), yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya.
  3. Nada (tone), yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dan lain-lain.
  4. Amanat / tujuan / maksud (intention), yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca.

Dalam puisi tersebut, tampak bahwa sang penyair menjelaskan beberapa hal sebagai berikut.

  1. Tema. Tema puisi di atas adalah rindu. Hal ini terungkap dari larik Dimana-mana, dimana-mana mengepung dendam rindu Menggaris batas laga dan mimpikah cakrawala itu
  2. Suasana. Suasana penuh kerinduan tergambar dalam puisi tersebut, hal ini dapat dibuktikan pada semua larik puisi yang bercerita tentang kerinduan.
  3. Nada
    Penyair menampilkan nada tenang dalam puisi tersebut. Tidak ada kemarahan, Tidak ada perlawanan.
  4. Amanat
    Pesan kesabaran tersirat disampaikan oleh sang penyair. Bahwa memang ada dua hal yang terpisahkan, namun menyimpan keinginan untuk bertemu dan hanya pasrah menunggu alam yang mengarahkan.undefined 

Dengan demikian, tema dalam puisi tersebut adalah rindu, suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah suasana penuh kerinduan, nada puisi tersebut tenang, amanat yang ingin disampaikan adalah bersikap sabar dalam menghadapi sesuatu.undefined   

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Bintang Alfaridji

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Pertanyaan serupa

Suasana puisi tersebut menggambarkan …

1

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia