Iklan

Pertanyaan

Hati merupakan salah satu alat ekskresi yang menghasilkan zat sisa berupa?

Hati merupakan salah satu alat ekskresi yang menghasilkan zat sisa berupa? 

  1. . . . .undefined 

  2. . . . .undefined 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

44

:

30

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

Hati sebagai alat ekskresi berperan dalam membentuk zat warna empedu sebagai hasil perombakan sel darah merah (eritrosit). Eritrosit yang sudah tua dan rusak akan dipecah membentuk hemoglobin, hemoglobin akan dipecah kembali menjadi zat besi, globin, dan hemin. Zat besi dan globin akan digunakan kembali untuk pembentukan eritrosit baru, sedangkan hemin akan diubah menjadi zat warna empedu, yaitu bilirubin dan biliverdin. Zat warna ini kemudian akan mewarnai urine dan feses. Hati juga menjadi pusat pengubahan amonia menjadi urea terkait fungsi hati sebagai tempat menetralkan racun. Amonia merupakan hasil degradasi dari asam amino, amonia bersifat racun sehingga dapat membahayakan apabila menumpuk di dalam tubuh. Tubuh manusia tidak dapat membuang amonia dengan cepat jadi perlu diubah menjadi urea yang bersifat kurang beracun. Urea yang dihasilkan di dalam hati akan dilepaskan ke peredaran darah. Kemudian oleh ginjal urea akan dibuang bersama sampah-sampah lain dalam urin Jadi, hati mengeluarkan zat sisa berupa zat warna empedu dan urea .

Hati sebagai alat ekskresi berperan dalam membentuk zat warna empedu sebagai hasil perombakan sel darah merah (eritrosit). Eritrosit yang sudah tua dan rusak akan dipecah membentuk hemoglobin, hemoglobin akan dipecah kembali menjadi zat besi, globin, dan hemin. Zat besi dan globin akan digunakan kembali untuk pembentukan eritrosit baru, sedangkan hemin akan diubah menjadi zat warna empedu, yaitu bilirubin dan biliverdin. Zat warna ini kemudian akan mewarnai urine dan feses. Hati juga menjadi pusat pengubahan amonia menjadi urea terkait fungsi hati sebagai tempat menetralkan racun. Amonia merupakan hasil degradasi dari asam amino, amonia bersifat racun sehingga dapat membahayakan apabila menumpuk di dalam tubuh. Tubuh manusia tidak dapat membuang amonia dengan cepat jadi perlu diubah menjadi urea yang bersifat kurang beracun. Urea yang dihasilkan di dalam hati akan dilepaskan ke peredaran darah. Kemudian oleh ginjal urea akan dibuang bersama sampah-sampah lain dalam urin

Jadi, hati mengeluarkan zat sisa berupa zat warna empedu dan urea.undefined 

 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Ariyani Dewi

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Setiap hari urine yang dikeluarkan oleh seseorang berwarna bening dan tak kekuningan, hal itu memperlihatkan terjadinya kelainan pada ....

1

4.4

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia