Iklan

Pertanyaan

Hallobacterium halobium disebut sebagai bakteri halofilik karena ....

Hallobacterium halobium disebut sebagai bakteri halofilik karena ....space 

  1. mampu bertahan hidup pada lingkungan dengan kadar garam tinggispace 

  2. mampu hidup di lingkungan yang ekstremspace 

  3. dapat hidup di suhu yang sanagt panasspace 

  4. tubuhnya mampu menangkap energi cahaya matahari secara langsungspace 

  5. tidak memerlukan gas oksigenspace 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

01

:

38

:

00

Klaim

Iklan

E. Roa

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Sriwijaya

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pilihan jawaban yang tepat adalah A.

pilihan jawaban yang tepat adalah A.space 

Pembahasan

Berdasarkan tempat hidupnya, Archaebacteria diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu termofilik, halofilik, dan metanogenik. Archaebacteria termofilik, hidup pada lingkungan yang suhunya sangat panas. Sebagian besar Archaebacteria tersebut menggunakan hidrogen sulfida sebagai sumber energinya. Misalnya Sulfolobus sp. yang hidup pada lingkungan yang asam dan panas, sehingga sering disebut thermoacidofil. Jenis lainnya adalah Pyrolobus fumarii , yang dapat hidup pada lingkungan ekstrem termofil laut dalam pada lubang hidrotermal di Atlantik tengah dengan suhu mencapai l l 3°C. Archaebacteria halofilik merupakan Archaebacteria yang menyukai lingkungan dengan kadar garam tinggi,misalnya lingkungan di Danau Great Salt dan Laut Mati. Contoh: Halobacterium halobium , yaitu memiliki kemampuan membentuk buih berwarna ungu, disebut bacteriorhodopsin yang berfungsi untuk menangkap energi cahaya matahari. Archaebacteria metanogenik menggunakan CO 2 untuk mengoksidasi H 2 , kemudian membebaskan metan sebagai sisa metabolisme. Archaebacteria metanogen hidup di lumpur yang berada di dasar danau dan rawa-rawa, dimana mikroorganisme lain hidup menghabiskan oksigen. Salah satu contoh Archaebacteria jenis ini antara lain Methanococcus jannaschii . Oleh sebab itu, pilihan jawaban yang tepat adalah A.

Berdasarkan tempat hidupnya, Archaebacteria diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu termofilik, halofilik, dan metanogenik.

  1. Archaebacteria termofilik, hidup pada lingkungan yang suhunya sangat panas. Sebagian besar Archaebacteria tersebut menggunakan hidrogen sulfida sebagai sumber energinya. Misalnya Sulfolobus sp. yang hidup pada lingkungan yang asam dan panas, sehingga sering disebut thermoacidofil. Jenis lainnya adalah Pyrolobus fumarii, yang dapat hidup pada lingkungan ekstrem termofil laut dalam pada lubang hidrotermal di Atlantik tengah dengan suhu mencapai l l 3°C.
  2. Archaebacteria halofilik merupakan Archaebacteria yang menyukai lingkungan dengan kadar garam tinggi, misalnya lingkungan di Danau Great Salt dan Laut Mati. Contoh: Halobacterium halobium, yaitu memiliki kemampuan membentuk buih berwarna ungu, disebut bacteriorhodopsin yang berfungsi untuk menangkap energi cahaya matahari.
  3. Archaebacteria metanogenik menggunakan CO2 untuk mengoksidasi H2, kemudian membebaskan metan sebagai sisa metabolisme. Archaebacteria metanogen hidup di lumpur yang berada di dasar danau dan rawa-rawa, dimana mikroorganisme lain hidup menghabiskan oksigen. Salah satu contoh Archaebacteria jenis ini antara lain Methanococcus jannaschii

Oleh sebab itu, pilihan jawaban yang tepat adalah A.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Kelompok Archaebacteria yang hidup di lingkungan yang salinitasnya cukup ekstrem adalah ....

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia