Iklan

Pertanyaan

Gerakan DI/TII di Kebumen yang semula lemah menjadi kuat karena …

Gerakan DI/TII di Kebumen yang semula lemah menjadi kuat karena … 

  1. Mendapat bantuan dari Belanda

  2. Mendapat gabungan dari batalyon 426 yang  memberontak

  3. Kekuatan TNI telah tercerai berai

  4. Dibantu oleh DI/TII Kalimantan Selatan dan Aceh

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

01

:

30

:

36

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah B.

jawaban yang tepat adalah B.undefined

Pembahasan

Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat oleh Kartosuwiryokemudian diikuti oleh berbagai kelompok lain di daerah. Di Jawa Tengah, pemberontakan dipimpin oleh Amir Fatah, tepatnya di daerah Tegal dan Brebes. Kemudian, di Kebumen muncul pemberontakan DI/TII yang dilancarkan oleh Angkatan Umat Islam (AUI) yang dipimpin oleh Kyai Somalangu. Dalam menangani pemberontakan ini, pemerintah menggelar operasi Gerakan Banteng Negara dengan mengirim pasukan TNI untuk mengepung dan mengalahkan pemberontak. Awalnya, pemberontakan ini bisa dikalahkan dan dipukul mundur. Namun,kemudian pemberontakan DI/TII sempat melawan balik. Hal ini terjadi saat Batalyon 426 di daerah Kudus dan Magelang memberontak dan menggabungkan diri menjadi DI/TII. Dengan demikian, DI/TII di Kebumen menjadi semakin kuat karena mendapat dukungan dariBatalyon 426 di daerah Kudus dan Magelang memberontak dan menggabungkan diri menjadi DI/TII. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat oleh Kartosuwiryo kemudian diikuti oleh berbagai kelompok lain di daerah. Di Jawa Tengah, pemberontakan dipimpin oleh Amir Fatah, tepatnya di daerah Tegal dan Brebes. Kemudian, di Kebumen muncul pemberontakan DI/TII yang dilancarkan oleh Angkatan Umat Islam (AUI) yang dipimpin oleh Kyai Somalangu. Dalam menangani pemberontakan ini, pemerintah menggelar operasi Gerakan Banteng Negara dengan mengirim pasukan TNI untuk mengepung dan mengalahkan pemberontak. Awalnya, pemberontakan ini bisa dikalahkan dan dipukul mundur. Namun, kemudian pemberontakan DI/TII sempat melawan balik. Hal ini terjadi saat Batalyon 426 di daerah Kudus dan Magelang memberontak dan menggabungkan diri menjadi DI/TII.undefined

Dengan demikian, DI/TII di Kebumen menjadi semakin kuat karena mendapat dukungan dari Batalyon 426 di daerah Kudus dan Magelang memberontak dan menggabungkan diri menjadi DI/TII.undefined

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.undefined

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Adrian Ramadhan

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Sebutkan kekuatan-kekuatan yang memperkuat Pemberontakan DI/TII Jawa Tengah!

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia