Setelah disetarakan, nilai koefisien a, b, c, dan d secara berurutan adalah 1, 2, 2, 7 (opsi A).
Hukum kekekalan massa menyatakan bahwa:
“Dalam reaksi kimia, massa zat-zat sebelum reaksi adalah sama dengan massa zat-zat setelah reaksi”. Pernyataan ini mengandung makna bahwa materi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, sehingga hukum ini berkaitan erat dengan penyetaraan suatu persamaan reaksi kimia.
Pada persamaan reaksi kimia, jumlah suatu unsur di reaktan harus sama dengan jumlah unsur tersebut di produk. Maka, untuk menyamakan masing-masing unsur di reaktan dan di produk diperlukan perubahan koefisien pada senyawa-senyawa di reaktan maupun di produk.
Pada reaksi:
aK2Cr2O7(aq)+14HCl(aq)→bKCl(aq)+cCrCl3(aq)+3Cl2(g)+dH2O(l)
Unsur K:jumlah unsur K di reaktan=jumlah unsur K di produk2a=bUnsur Cr:jumlah unsur Cr di reaktan=jumlah unsur Cr di produk2a=cUnsur O:jumlah unsur O di reaktan=jumlah unsur O di produk7a=dUnsur H:jumlah unsur H di reaktan=jumlah unsur H di produk14=2dUnsur Cl:jumlah unsur Cl di reaktan=jumlah unsur Cl di produk14=b+3c+6
Jika a=1, maka:
b = 2
c = 2
d = 7
Sehingga, setelah disetarakan nilai koefisien a, b, c, dan d secara berurutan adalah 1, 2, 2, 7 (opsi A).