Roboguru

Gas karbon monoksida tidak berbahaya bagi tubuh SEBAB Daya ikat hemoglobin terhadap oksigen lebih tinggi daripada daya ikatnya terhadap karbon monoksida.

Pertanyaan

Gas karbon monoksida tidak berbahaya bagi tubuh

SEBAB

Daya ikat hemoglobin terhadap oksigen lebih tinggi daripada daya ikatnya terhadap karbon monoksida.

  1. A. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.

  2. B. Jika pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.

  3. C. Jika pernyataan benar dan alasan salah.

  4. D. Jika pernyataan salah dan alasan benar

  5. E. Jika pernyataan dan alasan salah.

Pembahasan Soal:

Salah satu zat yang berbahaya adalah karbon monoksida. Karbon monoksida (CO) adalah gas beracun yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah mengikat oksigen. Sel darah merah tidak hanya mengikat oksigen melainkan juga gas lain. Kemampuan atau daya ikat ini berbeda untuk satu gas dengan gas lain. Sel darah merah mempunyai ikatan yang lebih kuat terhadap karbon monoksida dari pada oksigen. Sehingga, jika terdapat CO dan O2, sel darah merah akan cenderung berikatan dengan CO. Bila terhirup, karbon monoksida akan terbentuk dengan hemoglobin (Hb) dalam darah dan akan terbentuk karboksi hemoglobin sehingga oksigen tidak dapat terbawa. Jadi, pernyataan dan alasan salah. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah E.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

R. Ulfi

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 19 Desember 2020

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Ani menghembuskan napasnya ke permukaan cermin sehingga permukaan cermin menjadi buram. Buramnya permukaan cermin membuktikan bahwa ....

Pembahasan Soal:

Ketika menghembuskan napas ke permukaan cermin maka akan ada embun yang terbentuk diatas permukaan cermin tersebut, ini membuktikan bahwa udara pernapasan yang keluar dari tubuh mengandung uap air (H2O) dan karbondioksida (CO2).

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E.undefined 

0

Roboguru

Perhatikan pernyataan tentang pernapasan pada manusia Udara yang dihirup saat bernapas paling banyak mengandung gas oksigen  O2 yang dihirup jumlahnya lebih banyak dari pada O2 yang dihembus  CO2...

Pembahasan Soal:

Saat bernapas manusia menghirup udara melalui hidung. Udara yang dihirup ketika bernapas tidak 100% mengandung oksigen, tetapi juga mengandung gas-gas lainnya seperti nitrogen, argon, dan karbon dioksida. Udara yang dihembuskan pun tidak 100% karbon dioksida, namun juga mengandung gas-gas tersebut. Berikut adalah komposisi udara yang dihirup dan dihembuskan ketika bernapas.

Zat Dihirup (%) Dihembuskan (%)
Nitrogen 78 75
Oksigen 21 16
Argon 0,9 0,9
Karbon dioksida 0,03 4
Air 0 4

Dari komposisi tersebut dapat diketahui bahwa udara yang dihirup untuk pernapasan mengandung nitrogen sekitar 78%. Nitrogen tidak sereaktif oksigen dan dihembuskan dari paru-paru dalam bentuk yang tidak berubah. Oksigen adalah gas yang paling dibutuhkan manusia saat bernapas. Tanpa oksigen, manusia akan mati secara perlahan. 

Dengan demikian, pernyataan yang benar adalah:

  • O2 yang dihirup jumlahnya lebih banyak dari pada O2 yang dihembus.
  • Gas nitrogen yang dihirup jumlahnya relatif sama dengan yang dihembus karena nitrogen tidak sereaktif oksigen dan dihembuskan dari paru-paru dalam bentuk yang tidak berubah. Meskipun nitrogen penting untuk kehidupan dan merupakan bagian dari semua makhluk hidup, pada umumnya makhluk hidup baik hewan maupun tumbuhan mendapatkan nitrogen dari sumber mineral, bukan dari atmosfer.

Pernyataan yang benar adalah 2 dan 4.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.space 

0

Roboguru

Selain oksigen, di dalam udara juga terdapat gas-gas lain. Apakah yang terjadi dengan gas-gas tersebut pada saat kita menghirup napas?

Pembahasan Soal:

Pernapasan merupakan salah satu aktivitas vital yang terjadi pada tubuh dengan aktivitas menyalurkan oksigen dari luar tubuh ke seluruh tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida dari seluruh tubuh ke luar tubuh. Proses pernapasan terjadi diawali dengan udara akan masuk melalui mulut atau hidung saat inspirasi. Kemudian, udara akan masuk ke trakea kemudian ke bronkus. Batang bronkus yang ada di paru-paru terpecah menjadi beberapa cabang. Tiap cabang terhubung dengan gelembung-gelembung udara atau alveolus. Di dalam alveolus ini terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Udara yang kita hirup tidak hanya mengandung oksigen saja melainkan mengandung gas lain seperti nitrogen, karbon dioksida dan belerang. Namun, hanya oksigen saja yang dapat diikat oleh hemoglobin di dalam darah. Proses ini terjadi di dalam alvelous. Sementara itu, gas selain oksigen akan kembali keluar bersama karbon dioksida yang dilepas dari dalam tubuh. 

Jadi, hal yang terjadi dengan gas-gas selain oksigen pada saat kita menghirup napas adalah gas-gas tersebut akan kembali keluar bersama karbon dioksida yang dilepas dari dalam tubuh. 

0

Roboguru

Pada proses pernapasan O2​ dapat masuk ke dalam darah karena ....

Pembahasan Soal:

Difusi oksigen dari alveolus ke dalam kapiler darah adalah disebabkan karena ada perbedaan tekanan parsial oksigen. tekanan parsial oksigen pada alveolus yang tinggi menyebabkan oksigen dapat masuk ke kapiler darah yang memiliki tekanan parsial oksigen yang rendah.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A. perbedaan tekanan undefined pada alveolus dengan tekanan undefined di dalam darahundefined 

0

Roboguru

Lengkapilah pertanyaan berikut dengan memiliih jawaban yang ada di dalam tanda kurung! Oksihemoglobin menguraikan dan melepaskan (oksigen/karbon dioksida/keduanya).

Pembahasan Soal:

Darah merupakan jaringan ikat cair yang berfungsi untuk transportasi zat. Darah tersusun atas plasma darah dan sel darah. Sel darah terdiri sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Sel darah merah memiliki bentuk cakram melingkar (bikonkaf), tidak memiliki inti sel, dan memiliki pigmen merah bernama hemoglobin yang merupakan gabungan protein (globin) dengan besi (heme) dalam setiap molekulnya. Sel tersebut memiliki kemampuan bergabung dengan konsentrasi oksigen yang tinggi sehingga membentuk suatu senyawa yang tidak stabil disebut oksihemoglobin. Dalam kondisi konsentrasi rendah, oksihemologin akan mudah rusak dan melepaskan oksigen. Senyawa tersebut berperan dalam mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh yang memiliki konsentrasi oksigen lebih rendah.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah oksigen.space space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved