Iklan

Pertanyaan

Gambar berikut menunjukkan seorang pengendara sepeda sedang menuruni sebuah bukit yang panjang. Pengendara sepeda mulai bergerak dari keadaan diam di P, kemudian menuruni bukit di Q melalui jarak vertikal 50 m. Ia tidak mengerem atau menggerakkan pedal. Kecepatan pengendara di Q adalah 11 m/s. Massa total pengendara dan sepedanya adalah 80 kg. Percepatan gravitasi adalah 10 m/s 2 .Usulkan mengapa pengurangan energi potensial dan peningkatan energi kinetik adalah berbeda? Jelaskan hukum kekekalan energi berlaku terhadap situasi ini.

Gambar berikut menunjukkan seorang pengendara sepeda sedang menuruni sebuah bukit yang panjang.

 

Pengendara sepeda mulai bergerak dari keadaan diam di P, kemudian menuruni bukit di Q melalui jarak vertikal 50 m. Ia tidak mengerem atau menggerakkan pedal. Kecepatan pengendara di Q adalah 11 m/s. Massa total pengendara dan sepedanya adalah 80 kg. Percepatan gravitasi adalah 10 m/s2. Usulkan mengapa pengurangan energi potensial dan peningkatan energi kinetik adalah berbeda? Jelaskan hukum kekekalan energi berlaku terhadap situasi ini.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

19

:

16

:

04

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

diperoleh informasi bahwa energi potensial pengendara berkurang sebesar 40000 J, sementara itu energi kinetiknya bertambah sebesar 4840 J. Pengurangan energi potensial dan peningkatan energi kinetik pengendara berbeda karena terdapat energi yang hilang atau berubah menjadi bentuk energi lain seperti energi panas atau bunyi.

diperoleh informasi bahwa energi potensial pengendara berkurang sebesar 40000 J, sementara itu energi kinetiknya bertambah sebesar 4840 J. Pengurangan energi potensial dan peningkatan energi kinetik pengendara berbeda karena terdapat energi yang hilang atau berubah menjadi bentuk energi lain seperti energi panas atau bunyi.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Diketahui: h P = 50 m v P = 0 v Q = 11 m/s m = 80 kg g = 10 m/s2. Ditanya: = ? Pembahasan: Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda akibat kedudukannya. Energi potensial ini dapat dihitung dengan persamaan: Semakin tinggi posisi suatu benda maka akan semakin besar pula nilai energi potensial yang ia miliki. Karena pengendara sepeda bergerak menuruni sebuah bukit, maka energi potensialnya akan berkurang, dengan besar pengurangan: Sementara itu, energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda akibat geraknya, secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut: Semakin tinggi kecepatan benda maka akan semakin besar pula energi kinetik yang ia miliki. Karena ketika menuruni bukit pengendara sepeda mengalami pertambahan kecepatan, maka energi kinetik pengendara sepeda juga akan mengalami peningkatan sebesar: Sehingga diperoleh informasi bahwa energi potensial pengendara berkurang sebesar 40000 J, sementara itu energi kinetiknya bertambah sebesar 4840 J. Pengurangan energi potensial dan peningkatan energi kinetik pengendara berbeda karena terdapat energi yang hilang atau berubah menjadi bentuk energi lain seperti energi panas atau bunyi.

Diketahui:

hP = 50 m

vP = 0

vQ = 11 m/s

m = 80 kg

g = 10 m/s2.

Ditanya: increment E P = ?

Pembahasan:

Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda akibat kedudukannya. Energi potensial ini dapat dihitung dengan persamaan:

E P equals m g h 

Semakin tinggi posisi suatu benda maka akan semakin besar pula nilai energi potensial yang ia miliki. Karena pengendara sepeda bergerak menuruni sebuah bukit, maka energi potensialnya akan berkurang, dengan besar pengurangan:

increment E P equals E P subscript Q minus E P subscript P increment E P equals m g h subscript Q minus m g h subscript P increment E P equals 0 minus 80 times 10 times 50 increment E P equals negative 40000 space straight J 

Sementara itu, energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda akibat geraknya, secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut:

E K equals 1 half m v squared  

Semakin tinggi kecepatan benda maka akan semakin besar pula energi kinetik yang ia miliki. Karena ketika menuruni bukit pengendara sepeda mengalami pertambahan kecepatan, maka energi kinetik pengendara sepeda juga akan mengalami peningkatan sebesar:

increment E K equals E K subscript Q minus E K subscript P increment E K equals 1 half m v subscript Q squared minus 1 half m v subscript P squared increment E K equals 1 half 80 times 11 squared minus 0 increment E K equals 4840 space straight J   

Sehingga diperoleh informasi bahwa energi potensial pengendara berkurang sebesar 40000 J, sementara itu energi kinetiknya bertambah sebesar 4840 J. Pengurangan energi potensial dan peningkatan energi kinetik pengendara berbeda karena terdapat energi yang hilang atau berubah menjadi bentuk energi lain seperti energi panas atau bunyi.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

16

Iklan

Pertanyaan serupa

Beban digantungkan pada ujung tali, sedangkan ujung tali lainnya dipakukan ke titik P. Beban mulai dari posisi 1 mengayun ke posisi terjauh di sisi berlawanan pada posisi 2, kemudian beban bergetar be...

2

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia