Iklan

Pertanyaan

Fakta-fakta dalam historiografi tradisional masih diragukan kebenarannya karena….

Fakta-fakta dalam historiografi tradisional masih diragukan kebenarannya karena….

  1. mengutamakan oral history

  2. telah bercampur dengan mitos

  3. tidak disusun secara kronologis

  4. tidak disertai sumber yang relevan

  5. silsilah raja menjadi fokus kajiannya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

22

:

28

Klaim

Iklan

M. Ifdlol

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Fakta-fakta dalam historiografi tradisional cenderung diabaikan dan masih diragukan kebenarannya karena telah bercampur dengan mitos serta sistem kepercayaan masyarakat lokal. Biasanya tokoh dalam cerita tersebut ditambahkan dengan unsur-unsur mistis masyarakat lokal. Tokoh dalam cerita tidak menonjol menjadi fakta, melainkan unsur mistis yang dimiliki tokoh tersebut yang menonjol.

Fakta-fakta dalam historiografi tradisional cenderung diabaikan dan masih diragukan kebenarannya karena telah bercampur dengan mitos serta sistem kepercayaan masyarakat lokal. Biasanya tokoh dalam cerita tersebut ditambahkan dengan unsur-unsur mistis masyarakat lokal. Tokoh dalam cerita tidak menonjol menjadi fakta, melainkan unsur mistis yang dimiliki tokoh tersebut yang menonjol.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Historiografi tradisional pada masa Islam sudah mengenal unsur kronologi yang dapat dilihat dari….

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia