Roboguru

Dinasti Syailendra yang berkuasa di bagian selatan Kerajaan Mataram memeluk agama…

Pertanyaan

Dinasti Syailendra yang berkuasa di bagian selatan Kerajaan Mataram memeluk agama…

  1. Hindu

  2. Budha

  3. Dinamisme

  4. Islam

  5. Animisme

Pembahasan Soal:

Rakai Panangkaran memerintah Kerajaan Mataram Kuno sekitar tahun 770-an yang menandai pendirian Dinasti Syeilendra yanng bercorak Budha. Periode pemerintahannya menandai dimulainya kegairahan mengadakan beragam candi beraliran Buddha Mahayana di Mataram Kuno; diantaranya Tarabhavanam, Abhayagirivihara, dan Manjusrigrha. 

Dalam prasasti Kalasan, Rakai Panangkaran dipuji sebagai Sailendrawangsatilaka atau “permata Wangsa Sailendra” yang melahirkan istilah Dinasti Syailendra. Dinasti Syailendra memerintah Kerajaan Mataram Kuno bercorak Buddha di Jawa Tengah bagian selatan. Dengan hasil kebudayaan terbesarnya adalah Candi Borobudur yang selesai pada masa Samaratungga.

Dengan demikian jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 12 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Dalam salah satu Yupa pada prasasti Kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan Kutai. Berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri kerajaan Kutai adalah ....

Pembahasan Soal:

Salah satu batu prasasti di Kerajaan Kutai adalah Prasasti Mulawarman, atau disebut juga Prasasti Kutai, adalah sebuah prasasti yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Kutai. Terdapat tujuh buah yupa yang memuat prasasti, namun baru 4 yang berhasil dibaca dan diterjemahkan. Prasasti ini menggunakan huruf Pallawa Pra-Nagari dan dalam bahasa Sanskerta, yang diperkirakan dari bentuk dan jenisnya berasal dari sekitar 400 Masehi. Prasasti ini ditulis dalam bentuk puisi anustub. Isinya menceritakan Raja Mulawarman yang memberikan sumbangan kepada para kaum Brahmana berupa sapi yang banyak. Mulawarman disebutkan sebagai cucu dari Kudungga, dan anak dari Aswawarman. Prasasti ini merupakan bukti peninggalan tertua dari kerajaan yang beragama Hindu di Indonesia. Nama Kutai umumnya digunakan sebagai nama kerajaan ini meskipun tidak disebutkan dalam prasasti, sebab prasasti ditemukan di Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu Sungai Mahakam.

Dengan demikian pendiri kerajaan Kutai adalah Kudungga.

0

Roboguru

Bangsa Indonesia di masa lalu telah memiliki peradaban yang tinggi. Salah satunya terlihat dari sistem pemerintahan yang dilaksanakan pada waktu itu. Ketika kebudayaan Hindu-Buddha datang, maka terjad...

Pembahasan Soal:

Pengaruh kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia mengubah sistem pemerintahan yang ada di nusantara. Awalnya, sistem pemerintahan bercorak kesukuan dan kerakyatan menjadi monarki dengan hirarki (tingkatan) yang jelas. Struktur pemerintahan monarki berlaku umum disemua kerajaan Hindu-Budha yang pernah muncul di Indonesia mulai dari Kutai sampai Majapahit, artinya pemimpin tertinggi pemerintahan adalah raja. Dimana, raja dipilih berdasarkan faktor keturunan dari dinasti yang berkuasa dan dikukuhkan oleh kasta Brahmana yakni kasta yang paling disegani dalam masyarakat Hindu.

Dengan demikian pengaruh kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia mengubah sistem pemerintahan yang ada di nusantara. Awalnya, sistem pemerintahan bercorak kesukuan dan kerakyatan menjadi monarki dengan hirarki (tingkatan) yang jelas.

0

Roboguru

Jelaskan alasan Airlangga memerintahkan Mpu Bharada untuk membagi kerajaannya menjadi Kediri dan Janggala!

Pembahasan Soal:

Airlangga merupakan salah satu raja yang besar dari Kerajaan Medang Kamulan. Ia memerintah periode tahun 1009-1042 dengan gelar abhiseka Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramatunggadewa. Ia menggantikan posisi Dharmawangsa dan membangun kembali kerajaan yang telah hancur akibat serangan dari Wurawuri. Pada akhir pemerintahannya, Ia memilih untuk mengasingkan diri dan menjadi petapa. Kemudian, Ia memerintahkan Mpu Barada untuk membagi kerajaannya menjadi dua yakni Jenggala dan Panjalu untuk kedua anaknya. Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik. Namun, perebutan kekuasaan tetap tidak dapat dihindarkan. Dengan demikian, alasan Airlangga membagi kerajaannya adalah menghindari konflik diantara kedua putranya sebagai pewaris tahta.

0

Roboguru

Berikut yang bukan merupakan faktor pendorong berkembangnya Kerajaan Mataram Kuno adalah…

Pembahasan Soal:

Penyebab kemunduran Kerajaan Mataram Kuno yaitu:

  1. Wafatnya Raja Sanna sehingga kerajaan Mataram menjadi pecah dan kebingungan.
  2. Pernikahan Raja Pramodhawardhani dengan Rakai Pikatan yang beragama Hindu yang kontroversial sehingga menimbulkan berbagai pemberontakan.
  3. Serangan dari Raja Wurawari yang bekerja sama dengan Sriwijaya saat Raja Airlangga berada di Jawa meminang putri Dharmawangsa.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Upaya Raja Purnawarman dalam memperhatikan aspek pertanian dan perdagangan rakyat kerajaan Tarumanagara dengan membuat saluran untuk mengairi sawah dapat diketahui dari isi prasasti ...

Pembahasan Soal:

   Kerajaan Tarumanegara berdiri sekitar abad ke 4-5 M yang terletak tidak jauh dari  pantai Utara Jawa bagian Barat. Salah satu raja yang terkenal dari kerajaan Tarumanegara ini bernama Purnawarman. Hal ini disebabkan oleh penemuan prasasti Tugu yang menjelaskan mengenai pengendalian banjir dan usaha pertanian. Prasasti Tugu ditemukan di Desa Tugu, dekat Tanjung Priok, Jakarta dan merupakan prasasti terpanjang yang ditemukan sebagai sumber sejarah kerajaan Tarumanegara. 

   Prasasti ini berisi mengenai Purnawarman dalam tahun pemerintahannya yang ke-22 menggali sebuah sungai yang diketahui merupakan sungai Gomati, yang panjangnya 6.122 busur (12 km) dalam waktu 21 hari disamping sungai yang sudah ada yakni sungai Candrabhaga (Kali Bekasi). Pekerjaan ini ditutup dengan pemberian 1.000 ekor lembu kepada para brahmana. Sungai yang digali ini kemungkinan merupakan terusan untuk membantu pengaliran air sungai Bekasi pada musim hujan, sehingga tidak ada banjir yang dapat merusak daerah sekitarnya.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved